Persiapan Pemberian Pupuk Perangsang Buah Kelengkeng

Persiapan Pemberian Pupuk Perangsang Buah Kelengkeng

Urbanina.com – Pemberian pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng dapat memberikan dampak positif yang disenangi oleh setiap petani kelengkeng/lengkeng dataran rendah. Manfaat utama yang paling dinantikan oleh para petani bukan lain adalah khasiatnya yang dapat membuahkan tanaman kelengkeng/lengkeng yang tadinya tidak dapat berbuah sama sekali, menjadi dapat berbuah sehingga dapat dipanen. Bahkan tidak hanya petani saja, setiap orang yang memiliki tanaman kelengkeng/lengkeng didepan rumahnya tentu juga menginginkan agar tanaman tersebut dapat segera berbuah. Dan pupuk perangsang buah inilah yang menjadi salah satu solusi yang tepat untuk membuahkan tanaman kelengkeng/lengkeng. Namun, untuk dapat berhasil berbuah, diperlukan beberapa langkah persiapan pemberian pupuk perangsang buah kelengkeng agar didapatkan hasil atau panen yang maksimal.

persiapan pemberian pupuk perangsang buah kelengkeng

Berbagai langkah persiapan pemberian pupuk perangsang buah kelengkeng ini dilakukan bukan lain adalah untuk mengantisipasi adanya potensi kegagalan tanaman dalam berbuah. Karena, meskipun pemberian pupuk tersebut dapat dilakukan dengan cukup mudah, tetapi karena persiapan pemberian pupuk perangsang buah kelengkeng yang kurang maksimal, maka tanaman kelengkeng/lengkeng tetap tidak dapat berbuah. Maka dari itu, harus ada langkah prosedur yang matang pada persiapan pemberian pupuk perangsang buah kelengkeng, agar pemberian pupuk tersebut dapat menghasilkan hasil yang maksimal. Dan pada artikel ini, Urbanina akan membahas mengenai apa saja persiapan matang yang perlu dilakukan sebelum memberikan pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng terhadap tanaman.

Tanpa basa-basi, berikut ini adalah beberapa persiapan yang perlu dilakukan :

  1. Memastikan kesiapan umur tanaman

Persiapan yang pertama adalah memastikan kesiapan umur tanaman. Ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan sebelum memberikan pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng, dan langkah yang pertama adalah dengan memastikan kesiapan umur tanaman. Hal ini penting dilakukan karena tanaman kelengkeng/lengkeng hanya akan mampu menyerap pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng apabila umurnya memang sudah cukup. Apabila umur belum cukup tetapi sudah diberi pupuk perangsang buah, maka hal ini hanya akan sia-sia saja karena tanaman tersebut akan tetap tidak dapat berbuah. Untuk tanaman kelengkeng/lengkeng jenis itoh, umur yang cukup siap untuk dilakukan pembuahan adalah ketika tanaman sudah berumur 2,5 tahun.

  1. Memastikan kesiapan pucuk daun

Hal yang kedua yang perlu dipersiapkan juga adalah memastikan kesiapan pucuk daun. Sebelum diberi pupuk perangsang buah, tanaman juga harus memiliki pucuk daun yang siap untuk diberi pupuk perangsang buah. Secara garis besar, pucuk daun yang siap diberi pupuk perangsang buah adalah ketika pucuk daun tersebut telah berumur setengah tua. Adapun umur setengah tua tersebut bisa ditandai dengan banyaknya pucuk daun muda yang jumlahnya kira-kira 10% lebih sedikit dibanding pucuk daun tua.

  1. Memastian kesiapan lingkungan

Hal yang terakhir yang perlu diperhatikan adalah untuk memastikan kesiapan lingkungan. Kekhawatiran akan terjadinya kegagalan dalam pemberian pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng tetap ada dibenak setiap petani yang melakukannya. Oleh karena itu, kesiapan lingkungan harus dipastikan tersebih dahulu agar dapat berhasil membuahkan tanaman kelengkeng/lengkeng yang ditanam.

Salah satu kesiapan lingkungan yang perlu diperhatikan adalah untuk memastikan bahwa setelah selesai pemberian pupuk perangsang pembuahan, tidak akan terjadi hujan di lingkungan tanaman kelengkeng/lengkeng tersebut. Karena, apabila hujan turun sesaat setelah pemberian pupuk tersebut, maka air hujan yang meresap ke tanah berpotensi menggeser larutan pupuk perangsang buah yang telah diberikan sebelumnya. Sehingga, sebelum nutrisi pada pupuk perangsang buah tersebut diserap dengan baik oleh tanaman, sudah terlebih dahulu hilang tergeser oleh air hujan yang meresap kedalam tanah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *