Menghilangkan Belatung Dari Pupuk Kompos

Menghilangkan Belatung Dari Pupuk Kompos

Urbanina.com – Pupuk kompos adalah salah satu jenis pupuk organik yang biasa digunakan dalam suatu budidaya tanaman. Pupuk kompos sebagai pupuk organik memiliki kelebihan dibandingkan pupuk kimia yang saat ini banyak digunakan dalam metode pertanian modern. Salah satu kelebihan pupuk organik adalah ramah lingungan dan bisa meningkatkan kesuburan tanah. Tidak hanya itu, pupuk kompos juga lebih ekonomis karena bisa dibuat sendiri di rumah dengan menggunakan sampah atau limbah rumah tangga atau limbah pertanian maupun peternakan. Cara membuat kompospun relative mudah, meskipun tentunya memerlukan waktu. Namun, bagaimana cara menghilangkan belatung agar pupuk kompos dapat bersih?

menghilangkan belatung

Proses pembuatan kompos dengan menggunakan sampah rumah tangga cukup mudah. Anda hanya perlu menyiapkan wadah pupuk, sampah organik, tanah dan juga bioaktivator jika diperlukan. Namun terkadang masalah bisa muncul saat proses pengubahan sampah menjadi kompos, yaitu munculnya belatung atau larva lalat pada pupuk kompos tersebut. Lalu apakah larva lalat tersebut akan berdampak buruk pada pupuk kompos yang dihasilkan dan bagaimana cara menghilangkan belatung yang ada? Simak penjelasan berikut ini.

Kenapa Belatung Muncul Pada Kompos?

Belatung, mungkin bagi sebagian orang organisme ini sangat menjijikkan. Sebenarnya belatung adalah larva yang menetas dari telur lalat dan biasanya muncul pada proses pembuatan pupuk kompos karena pada dasarnya lalat akan tertarik untuk bertelur ditempat yang memiliki banyak sampah organik, jadi jangan heran jika lalat ditemui ditempat kotor atau tempat penampungan sampah rumah tangga. Tapi apakah Anda tahu apakah penyebab sebenarnya dari munculnya belatung dalam pupuk kompos anda? Jawabannya ada dua alasan, yakni sebagai berikut.

  • Komposisi sampah sebagai bahan pembuatan pupuk organik tidaklah sama. Biasanya belatung akan muncul jika sampah hijau atau sampah basah proporsinya lebih banyak dibandingkan sampah coklat atau sampah kering. Lalat sangat suka sampah yang masih basah atau hijau sehingga jika Anda memberikan terlalu banyak sampah hijau, hal itu akan menarik perhatian lalat. Sebaiknya gunakan perbandingan yang tepat saat meletakkan sampah dalam wadah kompos yang digunakan.
  • Wadah tempat pembuatan kompos tidak tertutup rapat. Meskipun saat proses pembuatan pupuk kompos diperlukan udara atau oksigen Anda tidak boleh membiarkan wadahnya terbuka lebar atau membuat lubang sirkulasi yang terlalu besar sehingga lalat bisa masuk dengan mudah. Untuk itu saat membuat lubang, buatlah kecil saja disekeliling tepian wadah dan bagian bawahnya. Selain itu, Anda juga bisa menutup bagian atas wadah dengan menggunakan karung goni.

 

Cara Menghilangkan Belatung Dari Pupuk Kompos

Belatung yang ada pada kompos sebenarnya bukan masalah besar dan tidak mengapa jika dibiarkan, akan tetapi hasil pupuk kompos yang didiami belatung kualitasnya tentu tidak sama dengan pupuk kompos yang tidak diganggu kemunculan belatung. Jadi kalau Anda ingin memperoleh pupuk kompos yang berkualitas, atasi masalah belatung tersebut. Jika usaha pencegahan tidak berhasil dan Anda sudah menutup wadah pupuk kompos rapat-rapat maka ada beberapa cara untuk mengatasi masalah belatung diantaranya sebagai berikut

  • Tambahkan sampah coklat atau sampah kering pada kompos, hal ini akan membuat belatung lebih sulit menemukan makanan dan akhirnya mati.
  • Menambahkan bubuk kapur pada kompos, tetapi jangan tambahkan terlalu banyak karena bisa meningkatkan pH kompos.
  • Meletakkan sampah atau kulit jeruk pada wadah pupuk kompos juga akan membantu menghilangkan belatung didalamnya.

Itulah beberapa cara untuk mengatasi masalah belatung pada proses pembuatan pupuk kompos. Selalu pastikan komposisi sampah dengan benar, tutup wadahnya dan berikan sirkulasi yang cukup.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *