Menanam Melon Dalam Polybag

Urbanina.com – Melon atau kalangan ilmuwan menyebutnya Cucumis melo yang termasuk dalam keluarga timun-timunan seperti timun, semangka dan blewah serta yang lainnya. Saat ini banyak orang menanam melon dalam polybag. Apakah Anda tahu cara menanam melon dalam polybag? Namun di sini urbanina akan menguraikan cara menanam melon dalam polybag dilihat dari sisi lahan sempit.

Berikut merupakan langkah-langkah cara menanam melon dalam polybag. Budidaya melon merupakan tanaman semusim yang dari ketiak daun tumbuh tunas-tunas baru dan bila dibiarkan membentuk banyak cabang.

Menanam Melon dalam Polybag []

Alat dan bahan-bahan yang mesti disiapkan untuk menanam melon dalam polybag, antara lain:

  • Polybag berukuran 37 x 40 cm
  • Lahan
  • Benih melon
  • Gunting/pisau untuk memotong
  • Insektisida, Fungsisida, Herbisida
  • Kapur
  • Pupuk Urea, NPK, Pupuk Kandang
  • Selang plastik ukuran 0,5 inci panjang 10 m
  • Tali plastik
  • Paku berukuran 2 inci
  • Ajir/lanjaran bambu (reng kayu) berukuran 2 x 4 cm

Pengolahan Tanah

Komposisi media tanah di dalam polybag berupa campuran pupuk kandang, abu sekam, pasir, tanah dengan proporsi 1:1:1.

Persemaian

Penyemaian benih melon pada media persemaian dilakukan bersamaan dengan mengisi polybag dengan media tanah supaya lebih cepat saat penanamannya nanti.

Penanaman

Setelah benih di pesemaian berusia kira-kira 14 hari segera lakukan penanaman di polyabg. Tanamkan 1 batang dalam tiap-tiap polybag  dengan jarak penempatan antar polybag-nya kira-kira 50 x 75 cm.

Pemeliharaan

  • Ketika tanaman mulai merambat (kira-kira berumur 5-8 hari setelah tanam) dilakukan pengajiran untuk mengatur arah rambatan pada batang melon.
  • Pemangkasan mesti dilakukan setiap hari supaya pertumbuhan cabangnya belum demikian panjang. Potonglah cabang yang tumbuh di ketiak daun pertama hingga daun kedelapan dan dari daun kesembilan hingga daun ketigabelas maka cabang yang muncul dipelihara yang bermanfaat untuk pembuahan. Sesudah daun ketigabelas tidak usah lagi terdapat daun cabang yang dipelihara sampai daun ketujuh belas datang mesti dipotong.
  • Berikan pupuk dasar (pupuk Mutiara) 15 gram/polybag pada waktu mengisi polybag dan untuk pemupukan lanjutan tiap-tiap batang sebesar 10 gr/polybag tiap-tiap dua minggu sekali.
  • Lakukan seleksi buah, buah yang dipelihara di setiap pohon paling banyak 2 biji yang diambil dari cabang ke 9 – 13 untuk memperoleh buah baik dan bermutu tinggi.
  • Seandainya terdapat gulma di sekitar polybag maka untuk mencegah pangambilan nutrisi melon yang dimakan leh gulma liar.
  • Pengendalian hama dan penyakit, hama yang menyerang diantaranya adalah ulat pucuk dan kunang-kunang. Pengendalian lebih banyak dilakukan dengan cara fisik mekanis.
  • Melon akan menghasilkan buah sejak usia 20 hari setelah tanam. Buah yang telah dipilih dipelihara sampai kira-kira 60 hari. Setelah itu buah siap dipanen. Adapun ciri-ciri buah melon siap panen diantaranya tercium aroma khas buah melon, pada tangkai buah terbentuk lingkaran retak-retak/cincin dan warna kulit buahnya mulai putih kekuning-kuningan.

Jika Anda mau memulai urban farming, menanam sayuran hidroponik, sayuran organik, mau menanam sistem akuaponik, sebaiknya Anda berkunjung ke www.store.urbanina.com di sini tersedia berbagai starterkit dan juga alat serta bahan untuk Anda yang mau mulai menanam. Atau bisa konsultasi ke 082227639118.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *