Menanam Lobak Dengan SistemHidroponik

Menanam Lobak Dengan SistemHidroponik

Urbanina.com – Lobak, jenis sayuran ini mungkin kurang familiar bagi sebagian orang. Faktanya lobak yang biasa dikonsumsi oleh masyarakat Asia Timur seperti  Jepang, Korea dan China adalah salah satu sayuran yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Tidak hanya itu, lobak juga merupakan jenis sayuran yang mudah ditanam baik secara konvensional maupun secara hidroponik. Sistem hidroponik adalah suatu sistem tanam yang tidak menggunakan media tanam berupa tanah atau dikenal dengan soilless growing system. Mungkin sebagian orang menyangsikan jika lobak yang merupakan jenis sayuran umbi dapat ditanam dengan metode hidroponik mengingat umbi tanaman ini tumbuh didalam tanah. Sama seperti wortel yang juga merupakan sayuran umbi-umbian, lobak juga dapat tumbuh dalam sistem hidroponik dengan cara yang benar tentunya. untuk mengetahui apa saja hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menanam lobak secara hidroponik, berikut uraiannya.

menanam lobak

Fakta Tentang Tanaman Lobak

Ada beberapa hal yang perlu diketahu sebelum menanam tanaman lobak, diantaranya adalah terkait suhu, pH dan nutrisi yang dibutuhkan tanaman lobak agar dapat tumbuh secara optimal.

  • pH untuk menanam lobak adalah sekitar 6.0 hingga 7.0. pH yang terlalu tinggi atau terlalu rendah dapat mengganggu pertumbuhan tanaman lobak dan mengganggu penyerapan nutrisi.
  • Suhu yang tepat untuk menanam lobak adalah 15 – 18 derajat celcius oleh karena itu lobak tidak dapat tumbuh didaerah bercuaca panas, meskipun beberapa jenis lobak misalnya lobak dengan umbi yang panjang dapat tumbuh dan bertahan didaerah dengan suhu yang cukup panas.
  • Pencahayaan yang diperlukan lobak adalah 8 hingga 10 jam atau minimal 6 jam dalam sehari. Tanpa adanya cahaya, daun tanaman lobak tidak dapat melakukan fotosintesis dengan baik dan umbi tidak akan terbentuk.
  • Konsentrasi larutan nutrisi untuk menanam lobak adalah sekitar 840 hingga 1540 ppm. Kadar nutrisi yang etrlalu rendah atau terlalu tinggi dapat mengganggu pertumbuhan tanaman sehingga ada baiknya lakukan pengecekan sebelum dan selama masa tanam.

Penyemaian Benih Lobak

Lobak dapat disemai dari benih atau bibitnya dan dapat disemai dengan menggunakan grow cubes seperti rockwool, oasis cubes dan media lainnya. Setelah tumbuh akar dan daunnya benih lobak dapat dipindahkan pada media tanam hidroponik yang telah disiapkan. Benih lobak yang disemai akan tumbuh dan siap dipindahkan dalam waktu beberapa hari atau satu minggu. Pastikan sebelum dipindahkan ke media tanam hidroponik, akar lobak telah dibersihkan dari kotoran yang menempel dan berasal dari media semai yang digunakan. Meskipun demikian, sebenarnya benih lobak dapat langsung ditanam dalam media hidroponik dengan cara meletakkan atau menyebarkannya langsung pada media tanam dengan interval jarak yang tidak terlalu jauh. Namun, lobak yang ditanam tanpa proses semai hasilnya tidak semaksimal lobak yang melewati masa persemaian terlebih dahulu.

Pemilihan Media Tanam dan Pemberian Nutrisi

Beberapa jenis media tanam yang cocok digunakan untuk menanam lobak secara hidroponik adalah media pasir, arang sekam, maupun cocopeat tapi berdasarkan pengalaman para pembudidaya lobak secara hidroponik, media terbaik untuk menanam lobak adalah campuran perlite dan vermiculite. Isilah wadah media tanam atau netpot dengan media tanam tersebut tapi pastikan sisakan beberapa ruang dibagian atas wadah media tanam atau dengan kata lain jangan mengisinya hingga penuh. Berikan nutrisi khusus hidroponik secara teratur tergantung sistem atau model hidroponik yang digunakan baik menggunakan sistem wick, dutch bucket atau sistem hidroponik lain yang kompatibel untuk menanam lobak.

Jika ditanam dan dirawat dengan cara yang benar maka lobak dapat dipanen setelah satu bulan dan berita baiknya lagi, tanaman ini bisa ditanam dan dipanen kapan saja sepanjang tahun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *