Menanam Jamur Dengan Sistem Hidroponik

Menanam Jamur Dengan Sistem Hidroponik

Urbanina.com – Jamur adalah salah satu bahan makanan nabati yang saat ini banyak digemari masyarakat. Kandungan protein dan serat yang dimiliki jamur membuatnya menjadi salah satu alternatif sumber protein terutama bagi mereka yang merupakan kaum vegetarian atau yang tidak mengkonsumsi produk hewani. Meskipun bukan tergolong dalam jenis tanaman, jamur adalah salah satu organisme yang bisa dibudidayakan dengan metode hidroponik sebagaimana budidaya pada tanaman. Jamur memang tidak memiliki akar seperti tanaman tapi jamur dapat bertahan hidup dan tumbuh dimedia tanpa tanah seperti hidroponik. Selain itu, menanam jamur yang dibudidayakan dengan metode hidroponik dapat tumbuh dan berkembang lebih cepat dibandingkan jika ditanam dengan metode konvensional.

menanam jamur

Jamur atau yang tergolong dalam kingdom organism Fungi, tidak memiliki klorofil dan daun seperti tanaman sehingga tentu saja tidak melakukan aktifitas fotosintesis untuk menghasilkan gula atau buah. Oleh karena itu kebutuhan cahaya jamur tidaklah sama dengan tanaman pada umumnya. Sebagai gantinya, jamur memerlukan nutrisi organik yang berasal dari media tanam dimana ia tumbuh.  Beberapa jenis jamur yang dapat dibudidayakan dengan metode hidroponik antara lain jenis jamur tiram yang berwarna putih dan jamur merang, shiitake dan lain sebagainya. Pelajari terlebih dahulu karakteristik jamur dan cara hidupnya sebelum menanam jamur tersebut pada perangkat media hidroponik.

Media Tanam Jamur

Media tanam yang digunakan untuk menumbuhkan jamur haruslah mengandung nutrisi yang cukup dan dapat memenuhi kebutuhan untuk tumbuh kembang jamur. Dalam sistem tanam hidroponik, ada banyak jenis media tanam yang bisa digunakan dan media tanam yang cocok untuk menanam jamur adalah campuran perlite dan vermiculite dengan perbandingan 50 : 50, selain itu jamur juga dapat ditanam pada media cocopeat, clay balls atau hidroton atau campuran vermiculite dan cocopeat. Media tanam tersebut nantinya akan dicampur dengan tepung khusus biasanya brown rice flour atau tepung beras merah kemudian diberi air sehingga terbentuk padatan seperti tekstur cake atau adonan kue.

Perangkat Hidroponik Jamur

Perangkat  hidroponik jamur dapat dibuat dengan menggunakan sebhuah wadah yang diisi dengan media tanam dan dilengkapi dengan penghangat suhu air atau water heater dan juga air stone yang digunakan untuk mengatur aliran udara. Perangkat hidroponik yang digunakan untuk menanam jamur biasanya sudah tersedia di toko yang menjual peralatan hidroponik atau anda juga bisa mebangun perangkat hidroponik anda sendiri dengan beberapa alat dan bahan yang mudah ditemui.

Suhu dan Cahaya

Suhu dan cahaya adalah faktor yang mempengaruhi pertumbuhan jamur. Suhu yang tepat untuk menyemai spora jamur adalah 20 hingga 25 derajat Celcius sementara suhu yang baik untuk pertumbuhan jamur adalah 25 hingga 27 derajat celcius dengan kelembaban 90%. Karena jamur tidak memerlukan banyak cahaya maka sebaiknya jamur dapat diberi paparan cahaya atau diletakkan dalam ruangan bercahaya setalh miselium atau batang jamurnya tumbuh. Cahaya dapat diberikan selama 6 jam setiap hari.

Jamur dapat tumbuh lebih baik didalam ruangan atau dalam indoor garden karena dapat melindunginya dari sengatan cahaya berlebih. Pemberian nutrisi pada jamur juga harus diperhatikan mengingat jamur hanya dapat tumbuh jika nutrisinya terpenuhi. Jika ditanam dan dirawat dengan baik maka jamur dapat tumbuh dengan cepat dan dapat dipanen kurang dari jangka waktu sebulan. Tidak hanya bisa dibudidayakan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi keluarga, budidaya jamur juga bisa mendatangkan keuntungan jika dibudidayakan dalam skala besar untuk tujuan komersil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *