Cara Menanam Bawang Merah Di Rumah

Cara Menanam Bawang Merah Di Rumah

Urbanina.com – Menanam bawang merah mungkin belum pernah anda coba. Karena, selain merupakan tanaman yang menghasilkan buah di umbi, tanaman ini lebih populer sebagai bumbu masakan dari pada menjadi tanaman di kebun. Jadi, wajar saja bila anda belum pernah menanam tanaman yang satu ini. Akan tetapi, tidak ada salahnya juga bila anda mulai bereksperimen atau coba-coba sendiri di rumah dengan menanam tanaman sayuran bumbu masakan ini. Kali ini, kami akan membagikan cara yang bisa anda lakukan jika anda berminat untuk melakukan percobaan seperti yang kami sebutkan diatas.

1

Menanam bawang merah bukanlah sesuatu yang sulit untuk dilakukan, dan tidak pula membutuhkan alat bahan yang sulit untuk ditemukan. Untuk bisa memulai penanaman, anda cukup menyiapkan beberapa peralatan tanam pada umumnya seperti tanah, pupuk, tempat yang cukup, pot juga bisa kalau mau menanam didalam pot, air secukupnya, dan juga benih bawang merah itu sendri. Semua alat dan bahan tersebut bisa ditemukan di sekitar rumah kita, kecuali benih. Nah, kalau anda ingin praktis dalam mendapatkan benih, anda cukup membelinya secara online di toko benih online disini, klik store.urbanina.com. Sedangkan untuk pupuk kandang sendiri, anda bisa meminta tetangga anda yang paling dekat, atau juga bisa beli di toko online di alamat yang kami tulis tadi.

Setelah semua alat dan bahan dipersiapkan dengan baik, kita bisa segera memulai menanam bawang merah di rumah kita sesuai yang kita inginkan diawal tadi. Ada beberapa langkah mudah untuk bisa menanam bawang merah ini dengan baik. Beberapa langkah tersebut dapat anda simak di penjelasan kami berikut ini :

  • Pembuatan media tanam

Untuk membuat media tanam di rumah, kita cukup membuat media tanam dari campuran tanah dengan pupuk kandang saja. Tidak perlu repot-repot, kedua bahan tersebut sudah cukup untuk menanam bawang merah. Langkah pembuatan media tanamnya pun tidaklah terlalu sulit, cukup dengan mencampurkan kedua bahan yaitu tanah dan pupuk kandang hingga tercampur merata. Gunakan cetok atau alat semacamnya agar lebih mudah bagi anda untuk mencampur kedua bahan tersebut.

  • Penanaman benih

Setelah media tanam siap, langkah selanjutnya adalah menanam benih. Lakukan pembuatan lubang tanam terlebih dahulu, kemudian baru kita masukan benih ke dalam tanah. Adapun jarak antar lubang yang ideal adalah antara 15-20 cm. Hal ini dikarenakan ketika dewasa nanti, setiap satu benih yang tumbuh akan membutuhkan luas yang agak lebar untuk membuahkan bawang merah itu sendiri. Kalau anda membeli benihnya di store.urbanina.com usahakan untuk menyimpan sisa benih yang tidak terpakai di tempat yang sejuk. Karena, benih tersebut masih bisa digunakan kembali hingga 3 bulan kedepan.

  • Perawatan awal

Perawatan awal merupakan perawatan yang perlu anda lakukan secara teliti dan secara hati-hati agar tanaman bisa tetap hidup. Yang paling utama, jangan lupa untuk melakukan penyiraman setiap pagi dan sore. Dengan perawatan yang intensif, tanaman tidak akan kekurangan air yang ia gunakan untuk proses pertumbuhan.

  • Perawatan akhir

Perawatan akhir dilakukan setelah tanaman berumur leibh dari 10 hari. Biasanya tanaman sudah bisa mencari air sendiri, sehingga perawatannya juga lebih mudah. Pada tahap ini, anda cukup melakukan penyiraman sekali dalam sehari. Anda bisa memilih waktu pagi atau sore hari.

  • Panen

Dan langkah yang terakhir adalah panen. 70 hari adalah masa panen tanaman bawang merah yang ideal. Anda bisa mengira-ira kapan waktunya panen dengan mencatat kapan dimulainya tanaman untuk mendapatkan 70 hari tersebut. Atau juga bisa dengan menandai ciri fisik daun pada tanamannya untuk mengetahui waktu panen. Yaitu, apabila 70% daunnya sudah rebah ke tanah, berarti masa panen telah tiba.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *