Kiat Tepat Merawat Vertical Garden Di Rumah Anda

Urbanina.com  - Menampilkan sebuah taman di rumah adalah satu hal yang harus dilakukan untuk orang yang menyenangi tanaman. Namun, rumah-rumah masa kini tidak memiliki lahan lusa sehingga hal tersebut bisa jadi hambatan untuk merealisasikan keinginannya itu. Nah, salah satu solusi untuk menampilkan sebuah taman di rumah ialah dengan membangun vertical garden. Taman tegak ini bisa menjadi alternatif dalam menghadirkan area hijau di rumah dengan lahan yang sempit sebab perawatannya yang termasuk praktis. Lantas, bagaimana kiat tepat merawat vertical garden agar selalu sedap dipandang mata? Dengan memilih vertical garden maka Anda tidak usah repot-repot membongkar teras hanya untuk menampilkan taman di rumah. Vertical garden dapat mengirit tempat dan konstruksinya yang memanjang ke atas bisa menjadikan dinding Anda tampil cantik dengan beragam tanaman hias. Kiat Tepat Merawat Vertical Garden [ ] Perawatan/pemeliharaan vertical garden ini tergolong mudah dan praktis. Teknik penyiramannya yang telah otomatis menyebabkan Anda tidak usah sibuk untuk menyiraminya. Disamping itu, tanaman pada taman vertikal pula tidak memerlukan pemupukan  yang rutin karena tanaman sudah menyerap nutrisi dari udara di sekelilingnya. Selain perlu mengetahui kiat tepat merawat vertical garden, Anda juga perlu memperhatikan pemilihan jenis tanaman yang sesuai. Pastikanlah tanaman itu memenuhi syarat dan kondisi di tempat penanaman. Perhatikanlah faktor keperluan air dan cahaya pada tanaman itu. Bila penerapannya tepat, maka vertical garden Anda akan terlihat cantik dan hijau. Seperti halnya tanaman yang lainnya, vertical garden perlu mendapatkan perawatan supaya tampil sempurna. Perawatan itu mencakup penanganan hama dan penyakit, pemangkasan, penyiraman, dan pemupukan. Berikut ini kiat tepat merawat vertical garden di halaman rumah Anda. Penyiraman    Penyiraman pada vertical garden bersistem pot/multipot bisa dilakukan 1-2 kali sehari. Sedangkan penyiraman pada sistem pocket karpet dilakukan dengan cara membasahi area karpet sebanyak 4-5 kali sehari supaya kelembabannya tetap terpelihara. Pengairan bisa dijalankan secara otomatis memakai alat khusus bernama time controller sehingga waktu penyiraman bisa diatur sesuai akan keperluan tanaman. Dalam menyirami tanaman sebaiknya memperhatikan arah dan aliran airnya supaya air siraman tidak mengotori tembok, lantai, atau bagian rumah yang lainnya. Alangkah baiknya lagi bila air bekas siraman bisa ditampung, disaring, serta dialirkan kembali pada tanaman supaya penyiraman jadi lebih efektif. Pemupukan Anda harus memupuk tanaman dengan pupuk AB Mix seminggu dua kalin supaya tanaman selalu memperoleh nutrisi yang diperlukan buat pertumbuhannya. Pupuk AB Mix memiliki kandungan nyaris seluruh unsur mikro dan makro yang dibutuhkan oleh tanaman. Caranya yakni pupuk itu dicairkan dalam sebuah tandon drainase. Pemangkasan Pemangkasan dilakukan maksimal 1-2 kali setahun untuk mengendalikan pertumbuhan tanaman. Pemangkasan tidak cuma berguna untuk mengurangi ukuran tanaman, namun untuk memancing daun membuat tunas baru supaya tanaman terlihat lebih lebat. Disamping itu harus ingat untuk membersihkan daun yang telah tua, menata akar-akar, dan menyingkirkan tanaman yang busuk/mati. Pengendalian Hama dan Penyakit Pengendalian hama dan penyakit dapat dilakukan dengan cara memberikan pestisida/insektisida sesuai untuk keperluan tanaman lewat penyemprotan atau bisa juga dicampurkan bersama-sama saat  penyiraman. Demikianlah kiat tepat merawat vertical garden yang dapat disampaikan kali ini. Jika Anda mau memulai urban farming, menanam sayuran hidroponik, sayuran organik, mau menanam sistem akuaponik, sebaiknya Anda berkunjung ke www.store.urbanina.com di sini tersedia berbagai starterkit dan juga alat serta bahan untuk Anda yang mau mulai menanam. Atau bisa konsultasi ke 082227639118.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *