Cara Sukses Budidaya Jambu Madu di Dalam Pot

Cara Sukses Budidaya Jambu Madu di Dalam Pot

Urbanina.com – Sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kini telah banyak dikembangkan  varietas jambu air jenis baru, salah satu diantaranya ialah jambu madu hijau. Anda mesti konsisten dan sungguh-sungguh bila ingin berhasil dalam membudidayakan jambu madu. Saat ini harga jambu madu terhitung mahal karena pasokan buah ini massih terbatas hingga menyebabkan meningkatnya angka permintaan. Lalu, bagaimana cara sukses budidaya jambu madu dengan hasil optimal?

Jambu madu adalah jenis baru dari budidaya jambu air di Indonesia. Jambu ini mempunyai rasa yang begitu manis seperti madu plus menyegarkan tenggorokan. Apabila Anda tertarik ingin bertanam jambu madu dengan sukses sebaiknya Anda ikuti tips cara sukses budidaya jambu madu yang akan disajikan urbanina buat Anda sekalian.

Inilah Cara Sukses Budidaya Jambu Madu di Dalam Pot

Berikut ini cara sukses budidaya jambu madu untuk Anda jadikan panduan.

Persiapan Bibit

Cara memilih bibit jambu madu yang tepat diantaranya:

  • Pilih bibit jambu yang berasal dari pohon induk berkualitas dan pernah menghasilkan buah.
  • Pilih bibit jambu yang asalnya dari hasil suatu pencangkokan atau stek batang dari pohon induk yang pernah memproduksi buah dan berkualitas.

Pemilihan Media Tanam

Anda dapat menanam tanaman jambu madu pada media tanam pot (tabulampot), polybag, atau langsung menanamnya di halaman/pekarangan rumah.

Tahap Penanaman

Apabila Anda ingin melakukan budidaya jambu madu di dalam pot (tabulampot), caranya adalah sebagai berikut.

  • Pilihlah pot yang memiliki ukuran besar berdiameter sekitar 50 cm. Anda pun dapat mempergunakan drum bekas yang telah dibelah menjadi 2 bagian.
  • Setelah itu isi pot yang sudah Anda pilih dengan campuran yang berisi pupuk kandang (kotoran kambing), sekam padi dan tanah dengan proporsi 1:1:1 sampai setengahnya dari isi (volume) pot.
  • Lepaskan plastik polybag dari bibit jambu dan masukkanlah bibit jambu tersebut ke dalam pot yang telah diisi setengahnya dengan campuran berisi pupuk kandang, sekam padi dan tanah tadi.
  • Selanjutnya isi pot sampai penuh dengan campuran bahan masih tersisa.

Penyiraman

Penyiraman dilakukan secara rutin pada pagi hari dan sore hari. Khusus untuk musim kemarau maka penyiraman bisa ditambah samapi tiga kali sehari.

Pemupukan

Pemupukan bisa Anda lakukan dua kali dalam seminggu dengan mempergunakan pupuk NPK dan pupuk  kandang.

Pengendalian Hama dan Penyakit

Lakukanlah penyemprotan hama dan penyakit guna menanggulangi serangan hama dan penyakit dengan pestisida organik. Anda pun bisa membungkus atau memasangi kelambu saat jambu madu mulai mengeluarkan bunga supaya tidak terserang hama.

Pemangkasan

Lakukan pemangkasan saat mulai tumbuh tunas-tunas yang baru supaya tunas semakin banyak dan menambah banyak cabangnya.

Panen

Pemanenan bisa dilakukan umumnya setelah berumur 2-3 tahun, bergantung pada varietasnya. Ciri-ciri jambu siap dipanen yakni warna buah jambunya kehijauan dan kemerahan di salah satu sisinya.

grosir bibit murah

Demikian beberapa tips cara sukses budidaya jambu madu di dalam pot. Jika Anda mau memulai urban farming, menanam sayuran hidroponik, sayuran organik, mau menanam sistem akuaponik, sebaiknya Anda berkunjung ke www.store.urbanina.com di sini tersedia berbagai starterkit dan juga alat serta bahan untuk Anda yang mau mulai menanam. Atau bisa konsultasi ke 082227639118. untuk order jambu madu deli anda bisa klik pada foto diatas..

 

3 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *