Cara Merangsang Buah Kelengkeng Dalam Pot

Cara Merangsang Buah Kelengkeng Dalam Pot

Urbanina.com – Dengan perkembangan teknologi sekarang, masalah terbatasnya lahan tidak menghalangi impian untuk mempunyai tanaman buah. Salah satu caranya ialah dengan membudidayakan tanaman di dalam pot (tabulampot). Salah satu diantara beberapa jenis tanaman buah yang dapat digunakan untuk mempercantik pekarangan/halaman rumah dan hasilnya bisa meningkatkan gizi keluarga ialah lengkeng. Terkadang penggemar tanaman ini tidak senang sebab tanaman kelengkeng dalam pot tidak cepat berbuah. Lantas, bagaimanakah cara merangsang buah kelengkeng dalam pot?

Disamping mempelajari teknik budidaya, yakni bagaimana tanaman ini bisa tumbuh subur para pembudidaya/masyarakat pun mesti mempelajari bagaimana cara merangsang buah kelengkeng dalam pot supaya bisa cepat menghasilkan buah sesuai keinginan. Ada dua cara merangsang buah kelengkeng dalam pot yang mesti dicermati guna mempercepat tanaman kelengkeng mengeluarkan buah, yakni perlakuan fisik dan non fisik.

Cara Merangsang Buah Kelengkeng Dalam Pot [ ]

Berikut ini dua cara merangsang buah kelengkeng dalam pot agar cepat berbuah melalui perlakukan fisik dan non fisik.

Perlakuan Fisik

Tindakan fisik untuk mempercepat kelengkeng mengeluarkan bunga dan memproduksi buah mencakup :

Pemangkasan. Pemangkasan merupakan salah satu cara tindakan fisik untuk memicu keluarnya bunga. Ranting dan cabang yang tumbuh rapat harus dipangkas karena membuat sinar matahari tidak bisa masuk ke bagian terdalam dari tajuk tanaman. Usahakan sinar matahari bisa masuk sampai ke seluruh bagian cabang dan daun. Pemangkasan ini umumnya dilakukan dengan pemupukan, seperti pupuk kandang dan pupuk kimia yang banyak mengandung unsur K dan P. Kelak dari bekas pangkasan tersebut diharapkan bisa tumbuh tunas baru yang mengeluarkan bunga.

Penggelangan batang. Kemunculan bunga pun bisa dirangsang dengan jalan mengikat pangkal batang dengan kawat selama dua hari supaya mau mengeluarkan bunga. Tetapi tanaman kelengkeng lebih menyenangi menstimulir terjadinya pembungaan dengan pemupukan, stresing air atau pemberian hormon sebab tidak mengganggu fisik tanaman.

Perlakuan Non Fisik

Percepatan buah melalui perlakukan non fisik diantaranya stresing air, pemberian pupuk, dan pemberian hormon perangsang bunga serta buah.

Stresing air. Pengaturan penyiraman bisa merangsang munculnya bunga. Caranya yakni pada awalnya setiap hari tanaman disiram secara rutin, lalu penyiraman dihentikan hingga daunnya kelihatan layu, lamanya penghentian bergantung pada keadaan cuaca. Waktu keadaan terik, stresing air cukup selama 2-3 hari saja. Sesudah tanaman kelihatan layu segera disiram kembali secara teratur seperti semula. Setelah tanaman sehat stresing air dilakukan lagi. Ulangilah perlakuan ini sebanyak dua hingga tiga kali. Kelengkeng pasti akan berbunga sebulan sesudah perlakuan terakhir.

Pemberian Pupuk Tambahan

Saat menjelang fase generatif lakukan pemupukan dengan pupuk majemuk NPK yang mengandung kadar P atau K tinggi. Pemberian pupuk organik yang berasal dari ikan atau hewan laut pun bisa mempercepat pembungaan. Pemberian pupuk dilakukan sebulan sekali.

Pemberian Hormon

Hormon pertumbuhan yang ada di toko-toko pertanian bisa digunakan untuk mengontrol dan merangsang tanaman mengeluarkan bunga.

Pengendalian Hama dan Penyakit

Keberhasilan membuahkan tanaman dalam pot sering mengalami kegagalan akibat Adanya hama dan penyakit mengakibatkan keberhasilan membuahkan kelengkeng di dalam pot kerap menderita kegagalan karena produktivitas buahnya rendah. Lakukanlah pengendalian hama dan penyakit tanaman secara efektif dengan pestisida organik. Selain itu jaga kelembaban tajuk dan akar agar tidak terlampau lembab serta memelihara kebersihan tanaman dan lingkungan di sekeliling tanaman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *