Cara Merangsang Buah Jambu Dalam Pot

Urbanina.com –  Jambu merupakan tumbuhan yang termasuk ke dalam suku Myrtaceae (jambu-jambuan) yang aslnya dari Asia Tenggara. Jambu air dan jambu biji tidak sulit untuk ditanam/dibudidayakan, salah satu diantaranya dapat ditanam di dalam pot atau yang lebih dikenal dengan istilah tabulampot. Namun bagaimana cara merangsang buah jambu dalam pot tersebut?

Buah jambu di dalam pot dapat tetap terasa manis jika dirawat/dipelihara secara baik dan benar (tepat). Dengan perawatan yang tepat maka tanaman jambu pun dapat rajin menghasilkan buah dengan melimpah dan tidak mudah rontok. Bila menanam buah jambu di dalam pot dilakukan dengan prosedur yang benar alhasil hasilnya tentu akan lebih optimal dan memuaskan. Akan tetapi perawatan awal pun perlu ditunjang oleh perawatan berikutnya. Cara merangsang buah jambu dalam pot ini pastinya penting diketahui oleh para pembudidaya tanaman buah agar hasil panennya memuaskan. 

Cara Merangsang Buah Jambu dalam Pot

Bagaimana sih cara merangsang buah jambu dalam pot? Ternyata ada cara tersendiri untuk merangsang (menstimulasi) tanaman buah pot (tabulampot) seperti halnya buah jambur supaya mudah berbuah. Adapun cara atau teknik agar buah jambu dalam pot mudah mengeluarkan buah dengan lebat dan manis yakni dengan melakukan pemberian pupuk, pemangkasan batang tanaman jambu itu atau mempergunakan teknik stres air.

Apabila ingin mempunyai tabulampot jambu tumbuh dengan maksimal, maka tabulampot jambu tersebut mesti dirawat dengan baik dan benar. Pemeliharaan yang mesti dilakukan tidak jauh berbeda dengan pemeliharaan pada tanaman buah yang lainnya, yakni melakukan pemangkasan, pemupukan dan penyiraman.

Penyiraman mesti dilakukan secara teratur sebab setiap tanaman apapun tentu memerlukan air yang memadai. Tanaman jambu memerlukan banyak air supaya buah yang dihasilkannya nanti mempunyai kadar air yang cukup hingga menimbulkan rasa manis. Penyiraman diadakan sedikitnya 2 kali sehari, namun bila musim hujan penyiraman cuma diadakan sehari 1 kali saja.

Pemangkasan mesti dilakukan supaya tanaman jambu bisa membuat tajuk baru dan tanaman menjadi rendah serta gampang dijangkau pada waktu memanennya. Pemangkasan pada  tabulampot buah jambu ini cuma dilakukan kira-kira 3 bulan sekali. Pemangkasan mesti dilakukan sepanjang 5 cm per batang.

Pemangkasan mesti dikerjakan secara hati-hati supaya tidak membuat bekas luka sebab bila bekas lukanya masih ada umumnya tanaman itu akan gampang terserang hama dan penyakit. Maka dari itu bila telah kadung terkena luka maka mesti segera mengobatinya.

Pemupukan adalah hal yang amat diwajibkan sebab pemupukan berpengaruh sekali pada taraf kesuburan dari tabulampot buah jambu tersebut. Pemberian pupuk yang baik, yakni pemberian pupuk dengan memakai pupuk yang terbebas dari bahan kimia seperti pupuk kandang. Pasalnya bila kita menggunakan pupuk yang memiliki kandungan bahan kimia. alhasil tanaman itu tak akan tumbuh dengan kuat, malahan tanaman itu akan mudah mengalami penuaan.

Hama

Hama yang ada pada tanaman jambu, yakni ulat pagoda. Ulat pagoda memang tidak terlampau demikian berbahaya namun pula mesti dimusnahkan sebab ulat pagoda bisa merusak daun hingga daun akan menjadi kering dan keropos. Upaya memusnahkannya sangatlah gampang, cuma dengan menyemprotkan cairan pestisida pada bagian daun yang terkena hama.

Hama lainnya yang ada pada tanaman jambu yakni benalu. Benalu adalah tumbuhan perusak sebab bila didiamkan kelamaan benalu bisa mengakibatkan batang jadi keropos dan menimbulkan kematian. Adapapun solusi mengatasinya adalah dengan membuang benalu yang menempel.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *