Cara Mengatasi Burik Pada Buah Jeruk Secara Mudah

Cara Mengatasi Burik Pada Buah Jeruk Secara Mudah

Urbanina.com - Saat musim pancaroba seperti sekarang ini, tubuh mesti diperkuat dengan asupan vitamin C supaya daya tahan tubuh sanggup menghadapi beragam penyakit. Asupan vitamin C banyak terdapat didalam buah-buahan, salah satu diantaranya adalah jeruk. Sayangnya buah jeruk suka mengalami burik. Lalu, bagaimana cara mengatasi burik pada buah jeruk? Buah jeruk yang terkena burik atau kusam harga jualnya menjadi rendah. Bagaimanakah cara mengatasi burik pada buah jeruk? Berdasarkan hasil survei yang diselenggarakan Balitbang Pertanian Departemen Pertanian nyatanya buah jeruk yang burik dikarenakan oleh adanya  serangan tungau karat jeruk dari keluarga Eriophyidae. Cara Mengatasi Burik Pada Buah Jeruk Secara Mudah Organisme yang bernama tungau karat jeruk ini ialah memiliki warna kuning transparan. Usia hidup tungau karat jeruk tergantung musim dan sebentar. Hasil riset memperlihatkan untuk satu siklus hidup tungau karat jeruk di musim kemarau 7-10 hari dan di musim hujan 14 hari. Banyaknya telur yang disimpan seekor tungau betina dewasa sejumlah 20 butir. Serangan tungau karat jeruk terasa amat merugikan. Serangan terhadap buah muda berumur 2-3 bulan, terhitung sejak waktu berbunga, adalah tahap kritis ketika kerusakan. Serangan awal terhadap buah mengakibatkan gejala warna buah menjadi keperakan sampai kecoklatan, berdasarkan jenis jeruknya. Gejala Serangan Tungau Karat Jeruk Perubahan warna kulit jeruk akibat terserang tungau karat jeruk menyebabkan jaringan tanaman mengalami kerusakan pada lapisan sel epidermisnya. Bersamaan dengan perkembangan buah maka akan kelihatan tanda-tanda bekas tusukan di permukaan kulit buahnya. Tidak cuma itu kerugiannnya, serangan tungau karat jeruk pun berdampak pada kandungan nutrisi buah, pertumbuhan bobot dan diameter serta bisa menyebabkan gugur buah lebih cepat. Tanda-tanda serangan tungau karat jeruk terhadap bermacam-macam jenis buah jeruk nyatanya beragam. Serangan tungau ini terhadap buah lemon mengakibatkan kulit buahnya memiliki warna keperakan, sedangkan pada jeruk manis (orange) dan grape fruit buahnya mempunyai warna russet atau cokelat kekuningan/cokelat kemerahan. Tanda-tanda lainnya ialah kulit buah menjadi lebih tebal ketimbang kulit buah yang tak terkena. Selain itu buah yang terkena serangan ukurannya menjadi lebih kecil. Pengendalian Tungau Karat Jeruk Populasi tungau karat jeruk di lahan-lahan dapat dikendalikan dengan cara alami dengan memanfaatkan musuh alaminya seperti predator Chrysopidae dan Phytoseidae. Untuk mengendalikannya dapat dilakukan pengendalian secara kimiawi dan hayati. Pengendalian secara hayati bisa dijalankan dengan memakai entomopatogen, yakni Hirsutella sp. Sedang secara kimiawi tungau karat jeruk bisa dikontrol dengan akarisida yang memiliki bahan aktif dikofol, propagit, dan abamektin sesuai dosis yang dianjurkan. Pengendalian tungau karat jeruk ada baiknya dilakukan menurut hasil pemantauan pada fase kritis tanaman. Dari hasil riset diperoleh kesimpulan kalau dengan pengendalian menggunakan akarisida sebanyak 2-3 kali saat tanaman mendekati berbunga dan pada waktu pembentukan buah amat efisien mengontrol hama tungau karat jeruk. Penggunaan akradisida dianjurkan berselang-seling guna mencegah atau menghambat berlangsungnya resistensi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *