Cara Menanam Wortel dengang Sistem Hidroponik

Cara Menanam Wortel dengang Sistem Hidroponik

Urbanina.com – Mungkin kita sering bertanya-tanya apakah tanaman sayur yang memiliki umbi seperti wortel dan kentang dapat ditanam dengan metode hidroponik, jawabannya adalah Ya. Wortel sebagai salah satu tanaman umbi dapat ditanam dengan metode hidroponik, tentunya dengan perlakuan yang sedikit berbeda. Meskipun cukup rumit bukan berarti tidak mungkin menanam wortel dengan menggunakan metode hidroponik.  Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat menanam yakni penyemaian benih, penanaman, perawatan serta pemanenan.

menanam wortel

Persiapan perangkat tanam

Menanam wortel dengan metode hidroponik membutuhkan perangkat hidroponik yang hampir sama dengan perangkat untuk menanam tanaman lain, hanya saja beberapa model hidroponik tidak akan sesuai jika digunakan untuk menanam wortel. Jika ingin menanam wortel dengan cara hidroponik sebaiknya gunakan sistem Dutch Bucket atau sistem wick dimana wadah media tanam tidak langsung terendam air. Pastikan perangkat mendapatkan cahaya  minimal enam jam dalam sehari dan ruang untuk menanam wortel haruslah berhawa sejuk karena wortel hanya dapat tumbuh dengan suhu ruang 18 derajat celcius. Selain memperhatikan suhu dan intensitas cahaya, perhatikan juga pH yang dibutuhkan tanaman. pH yang cocok untuk menanam wortel adalah sekitar  6 hingga 6,5.

Penyemaian benih atau seeding

Sebelum menanam tanaman wortel dengan metode hidroponik, dapatkan benih wortel yang berkualitas. Wortel yang ditanam bisa varietas apa saja dan sebaiknya pilih jenis wortel yang biasa dibudidayakan di Indonesia. Benih wortel dapat disemai pada media pasir halus tapi jangan lupa untuk mensterilkan pasir dengan cara mengukusnya dan mengeringkannya terlebih dahulu. Benih dapat disemai pada pasir halus yang di letakkan dalam baki plastic atau wadah lainnya. Letakkan benih tersebut di tempat yang terlindung dari cahaya matahari. Pastikan pasir yang digunakan untuk menyemai benih wortel tetap hangat dan basah. Benih wortel akan tumbuh setelah 6 hingga 10 hari. Setelah benih memiliki daun maka bibit wortel tersebut dapat dipindahkan pada perangkat tanam hidroponik.

Penanaman wortel

Media wortel dapat ditanam dibeberapa jenis media tanam seperti cocopeat, pasir halus, perlite dan vermiculite, akan tetapi campuran perlite dan vermiculite adalah media tanam terbaik untuk menanam wortel. Kombinasi perlite dan vermiculite akan memberikan tingkat aerasi atau sirkulasi oksigen yang baik yang dibutuhkan untuk tumbuh kembang tanaman. Selain itu campuran kedua media tanam ini dapat menjaga lingkungan tanam wortel agar tetap lembab. Benih yang telah tumbuh menjadi bibit dapat dipindahkan pada perangkat hidroponik yang telah dipersiapkan. Bersihkan akar wortel dari pasir yang menempel tapi lakukan hal ini dengan hati-hati. Tidak semua bibit yang tumbuh dapat dipindahkan pada media tanam hidroponi sebaiknya pilih bibit yang memiliki perakaran yang kuat dan tinggalkan sisanya.

Perawatan tanaman

Wortel yang telah ditanam pada media hidroponik, cukup disemprotkan nutrisi sebanyak dua hingga tiga kali dalam seminggu. Ukur pH larutan nutrisi sebelum digunakan, pH nutrisi yang cocok untuk menanam wortel adaalh 6 hingga 6,5. Selain itu, itu ukur juga konsentrasi nutrisi yang terlarut. Pastikan rentang nutrisi yang diberikan pada tanaman adalah 1150 hingga 1350 ppm. Jika ada hama yang menyerabng tanaman segera tangani masalah tersebut dengan menggunakan pestisida organik.

Jika semua berjalan dengan lancar maka tanaman wortel dapat dipanen setelah 2 hingga 3 bulan, tergantung jenis wortel yang ditanam dan model hidroponik yang digunakan. Sebaiknya jangan memindahkan tanaman wortel yang ditanam diluar sistem hidroponik karena dapat membawa hama masuk dalam perangkat hidroponik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *