Cara Menanam Tomat Secara Organik Di Kebun

Urbanina.com – Tomat (Solanum lycopersicum) adalah jenis tanaman dari marga Solanaceae dan dikenal sebagai salah satu jenis sayuran. Tanaman yang berasal dari Amerika Tengah dan Selatan ini dapat tumbuh hingga mencapai tinggi 3 meter, namun jika dibudidayakan, tinggi tanaman tomat hanya mencapai sekitar 2 meter.  Ada lebih dari 13 varietas tomat yang dikenal saat ini dan masing-masing varietas memiliki cirri-ciri buahnya tersendiri mulai dari tomat buah, tomat sayur, tomat cherry dan lain sebagainya. Tanaman tomat juga mudah tumbuh didaerah beriklim tropis dan dapat bertahan hidup didaerah yang panas seperti kota besar. Jika Anda memiliki lahan kosong diarea rumah, Anda bisa memanfaatkannya untuk menanam tomat dengan teknik organik. Selain sehat, tomat organik juga memiliki nilai ekonomis yang tinggi sehingga layak untuk dibudidayakan. Penasaran ingin tahu bagaimana cara menanam tomat secara organik dikebun atau halaman rumah? Simak caranya berikut ini.

menanam tomat secara organik

Alat Dan Bahan Yang Diperlukan

Untuk menanam tanaman tomat secara organik di pekarangan atau dikebun, alat dan bahan yang diperlukan antara lain sebagai berikut.

  • Benih tanaman tomat yang diperoleh ditoko pertanian dengan kualitas yang baik. Sebaiknya hindari membeli benih dalam kemasan repackage atau yang sudah terpisah dari kemasan aslinya. Benih unggul yang dibeli ditoko pertanian dan telah terpercaya hasilnya lebih baik digunakan daripada benih yang diambil langsung dari biji tomat yang dikeringkan sendiri.
  • Pupuk kompos maupun pupuk kandang yang terbuat dari bahan-bahan organik sisa sampah atau pupuk organik lainnya seperti Bokashi yang dapat diperoleh ditoko pertanian.
  • Plastik yang digunakan untuk menaungi benih tanaman ketika ditanam dibedengan kebun. Ukuran plastik disesuaikan dengan ukuran luas bedeng atau tegalan yang akan dinaungi.
  • Alat-alat standar perkebunan lainnya seperti cangkul, sekop, selang air dan lain sebagainya.

Proses Menanam Tomat Secara Organik Di Kebun

Jenis tanaman tomat yang biasa dibudidayakan adalah jenis tomat yang tumbuh tinggi karena jenis tanaman tomat tersebut dapat menghasilkan buah tomat dengan kualitas yang baik. Selain itu, tanaman tomat dapat tumbuh didataran rendah dan tinggi dalam musim penghujan dengan curah hujan antara 100 hingga 200 ml/hujan. Untuk menanam tomat secara organik di kebun, ikuti langkah-langkah berikut ini.

  1. Tahap pertama dalam penanaman tomat adalah pengolahan tanah. Tanah kebun atau pekaranagn dicangkul hingga gembur dan buatlah bedengan atau tegalan dengan tinggi sekitar 30 cm. selain itu, buatlah parit atau saluran air disekitar bedengan untuk menampung air. Sebarkan pupuk organik diatas tanah setelah dicangkul dan biarkan selama dua hari dua malam sebelum tahap selanjutnya.
  2. Tahap selanjutnya adalah penyemaian benih. Benih tanaman tomat yang telah direndam dengan air hangat semalaman bisa ditebar dengan jarak yang tidak terlalu rapat yakni sekitar 60 cm. Tutupi benih yang ditebar dengan tanah tipis kemudian tutupi atau naungi dengan plastik dengan jarak 20 cm dari permukaan tanah agar terlindung dari paparan sinar matahari langsung dan angin. Plastik dapat dibuka saat akan melakukan penyiraman.
  3. Setelah benih tumbuh dan memiliki empat buah daun atau sekitar 3 hingga 4 minggu setelah benih disebar, naungan plastik bisa dibuka dan tanaman tomat dibiarkan tumbuh dengan sendirinya. Tambahkan pupuk organik setiap minggunya dan berikan penyangga pada batang terung yang terbuat dari bambu atau kayu agar tanaman terung tidak merunduk kebawah saat buahnya mulai tumbuh.
  4. Hindarkan tanaman tomat dari hama dan rumput liar yang tumbuh disekitarnya. Siangi rumput atau tumbuhan liar yang tumbuh disekitar tanaman dan buanglah bagian tanaman yang kering atau terserang penyakit agar tidak menjalar pada tanaman lainnya.
  5. Setelah tiga atau empat bulan, tanaman tomat akan mulai berbuah dan dapat dipanen saat buahnya telah merah atau masak.

Demikian cara mudah menanam tomat secara organik dikebun atau dihalaman rumah. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CLOSE
CLOSE