Cara Menanam Tomat Organik Dalam Polybag

Urbanina.com – Meskipun sebenarnya tomat adalah salah satu jenis buah, kebanyakan masyarakat menganggapnya sebagai sayuran. Tomat telah menjadi bagian dari berbagai macam masakan dan termasuk jenis sayuran yang dikonsumsi sehari-hari bagi masyarakat Indonesia. Tomat juga mengandung berbagai jenis zat gizi dan antioksidan seperti likopen yang dapat mencegah terbentuknya sel kanker.  Tanaman tomat yang memiliki banyak varietas dapat tumbuh dengan baik disegala kondisi termasuk didaerah beriklim panas. Selain itu, berbagai teknik tanam juga bisa diterapkan untuk menanam tomat termasuk sistem tanam organik, hidroponik, vertikultur dan lain sebagainya. Jika Anda ingin menanam tanaman tomat yang lebih sehat saat dikonsumsi, maka Anda dapat mencoba menanam tomat organik. Adapun cara-caranya bisa disimak dalam ulasan berikut.

menanam tomat organik

Alat Dan Bahan Yang Diperlukan

Tomat adalah salah satu tanaman yang mudah dibudidayakan dengan sistem organik. Untuk menanamnya dalam polybag, diperlukan alat dan bahan berikut

  • Benih tanaman tomat dari varietas yang diinginkan misalnya tomat sayur, tomat buah atau tomat cherri. Pilih benih berkualitas baik yang masih tersegel dalam kemasan alumunium foil. Perhatikan juga tanggal kadaluarsa yang tertera pada kemasan karena hal tersebut dapat mempengaruhi hasil tanaman tomat.
  • Polybag berdiameter minimal 15-20 cm yang dapat diperoleh dengan mudah ditoko yang menyediakan alat-alat pertanian.
  • Pupuk organik misalnya pupuk kompos atau pupuk kandang yang dibuat sendiri dengan menggunakan sisa sampah atau pupuk organik seperti bokashi yang bisa dibeli ditoko pertanian yang menyediakan pupuk organik.
  • Media tanam berupa tanah atau arang sekam yang nantinya akan dicampur dengan pupuk organik.
  • Alat-alat kebun lain seperti sekop mini dan alat kebun standar lainnya.

Proses Menanam Tomat Organik Dalam Polybag

Setelah alat dan bahan telah siap, kita bisa mulai menanam tomat organik dengan mengikuti langkah-langkah berikut ini

  1. Tahap pertama yang dilakukan dalam menanam tomat secara organik adalah penyemaian benihnya. Benih tanaman tomat dapat disemai pada polybag yang telah diisi dengan arang sekam atau tanah yang dicampur pupuk dengan perbandingan 1 : 1. Buatlah lubang seukuran jari pada bagian tengah polybag kemudian masukkan satu hingga dua benih atau biji tomat pada setiap lubang. Sirami benih setiap hari hingga benih tumbuh menjadi tunas dan jika sudah memiliki empat buah daun atau sekitar 2 hingga 3 minggu, bibit tanaman tomat sudah bisa dipindahkan ke polybag.
  2. Memindahkan bibit tanaman tomat dari media semai caranya hampir sama seperti saat menyemai benihnya. Akar tanaman tomat yang akan dipindahkan dibersihkan terlebih dahulu dengan air dan kemudian diletakkan pada polybag yang telah diisi media tanam tanah atau sekam dan pupuk dengan perbandingan yang sama. Biarkan tanaman tomat dalam polybag dan letakkan ditempat yang terkena cahaya matahari. Untuk merawatnya, kita bisa menambahkan pupuk organik secukupnya atau sekitar 300 gram setiap seminggu atau dua minggu sekali.
  3. Tanaman tomat dirawat dengan baik dengan cara disiram setiap pagi dan sore. Selain itu, jika tanaman tomat terserang hama atau penyakit segera pangkas bagian yang terkena serangan hama atau penyakit. Jika hama tak kunjung hilang, gunakan pestisida alami yang terbuat dari bahan-bahan organik dan aman bagi lingkungan.
  4. Setelah tiga hingga empat bulan, tanaman tomat akan berbuah dan dapat dipanen sesuai dengan masa tumbuh varietas tomat yang ditanam. Sebaiknya panen tomat saat buahnya sudah masak dan berwarna merah.

Demikian cara menanam tomat organik dalam polybag dengan cara yang benar dan  mudah. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *