Cara Menanam Tomat Cherry Hidroponik DBS Sederhana

Urbanina.com – Bagi Anda yang gemar bercocok tanam dan penghobi budidaya tanaman pasti sudah tidak asing lagi dengan teknik budidaya tanaman yang satu ini. Ya, sistem DBS atau Dutch Bucket System adalah salah satu teknik tanam hidroponik yang paling populer di dunia. Sesuai namanya teknik ini diciptakan oleh bangsa Belanda yang sangat menghargai penggunaan air bersih sehingga dalam sistem ini, air yang digunakan untuk mengairi tanaman akan terus disirkulasikan dalam sistem tanpa membuang air sehingga sistem ini lebih hemat air serta ramah lingkungan. Berbagai macam tanaman dapat dibudidayakan dengan sistem ini diantaranya tanaman sayur seperti selada, sawi, kangkung hingga tanaman buah seperti tomat, melon, semangka dan lain sebagainya. Kali ini Urbanina akan membahas cara menanam tomat cherry hidroponik DBS sederhana. Untuk mengetahuinya dengan lebih jelas, simak penjelasannya berikut ini.

menanam tomat cherry hidroponik DBS

Alat Dan Bahan Yang Diperlukan

Untuk menanam tanaman tomat cherry dengan teknik DBS sederhana, alat dan bahan yang dibutuhkan antara lain.

  • Ember atau wadah lainnya yang bisa dimanfaatkan seperti kaleng bekas cat yang digunakan untuk menampung nutrisi sekaligus untuk meletakkan pot tanaman dibagian atasnya.
  • Pot bunga sebagai wadah tanam dengan diameter lebih kecil dibandingkan dengan wadah nutrisi.
  • Dudukan wadah tanam yang diletakkan diatas bak penampung nutrisi, agar nutrisi yang masuk dapat keluar kembali dari wadah tanam. Dudukan pot bisa terbuat dari kayu atau besi yang ukurannya disesuaikan dengan kebutuhan tanam.
  • Pipa paralon atau PVC dengan diameter sekitar 3 – 4 cm untuk menyalurkan larutan nutrisi dari tandon penampung nutrisi dan mengembalikan kelebihan nutrisi dari dalam ember menuju bak atau tandon nutrisi.
  • Benih tanaman tomat cherry yang bisa diperoleh ditoko pertanian atau toko yang menyediakan benih tanaman unggul. Belilah benih dalam kemasan alumunium foil dan periksalah tanggal kadaluarsanya.
  • Media tanam cocopeat dan perlite yang dicampur dengan perbandingan 1 : 1. Media tanam ini dipilih karena dapat melewatkan nutrisi dengan baik dan tidak merendam akar yang menyebabkan pembusukan.
  • Nutrisi khusus hidroponik misalnya nutrisi AB Mix yang dilarutkan dalam air dengan takaran sesuai yang tertera pada kemasan.
  • Tandon atau bak penampung nutrisi yang terhubung dengan pompa dan pipa yang dialirkan keember tanaman.
  • Pompa air dihubungkan pada pipa paralon yang setiap ujungnya mengarah pada pot tanam. Setiap pot tanaman akan memiliki satu ujung pipa untuk menerima nutrisi.

Proses Menanam Tomat Cherry Hidroponik DBS Sederhana

Setalah alat dan bahan sudah siap, perangkat dapat disusun sedemikian rupa agar terjadi sirkulasi nutrisi dari dalam tandon dan kembali ke tandon nutrisi. Pasang perangkat pipa dengan baik dan setiap bagian bawah ember penampung nutrisi dilubangi agar air bisa kembali ke dalam bak penampung nutrisi. Berikut ini adalah langkah-langkah menanam tomat cherry hidroponik DBS.

  1. Langkah pertama dalam menanam tanaman tomat cherry menggunakan sistem DBS adalah penyemaian benih. Benih tomat disemai pada media arang sekam yang dicampur dengan pupuk organik dan disebar dengan jarak tertentu pada wadah semai. Selanjutnya wadah semai yang ditutup dengan plastik gelap dapat disimpan pada ruangan yang terlindung dari cahaya. Setelah seminggu, benih tanaman tomat akan tumbuh menjadi bibit dan siap dipindahkan pada perangkat DBS.
  2. Pindahkan bibit tanaman setelah berumur lebih dari 20 hari atau setelah tanaman memiliki empat buah daun, pada perangkat hidroponik DBS dan alirkan nutrisi minimal 8 jam sehari tanpa henti. Jika tidak memiliki timer untuk menyalakan aliran nutrisi secara otomatis, penyiraman bisa dilakukan dengan cara manual yakni emnyalakan pompa dipagi hari dan mematikannya saat sore.
  3. Tanaman tomat cherry yang tumbuh dengan sistem DBS tidak memerlukan banyak perawatan. Jika tanaman terserang hama atau penyakit akibat defisiensi nutrisi, pangkas bagian tanaman tersebut agar penyakit tidak menyebar, bila perlu gunakan pestisida dan pupuk organik jika untuk mengatasi hama serta defisiensi nutrisi. Jangan lupa untuk meningkatkan nutrisi hidroponik jika tanaman semakin besar misalnya dari 1000 ppm diawal masa tanam, 1500 ppm 3 minggu kemudian dan 1700 ppm saat tanaman mulai berbunga dan berbuah.
  4. Tanaman tomat cherry yang tumbuh dengan baik dapat dipanen buahnya setelah tiga hingga empat bulan.

Demikian cara menanam tomat cherry hidroponik DBS sederhana. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *