Cara Menanam Terung Ungu Secara Organik Dalam Polybag

Urbanina.com – Terong Ungu (Solanum melongena) merupakan salah satu jenis sayuran yang biasa dikonsumsi di Indonesia. Selain memiliki rasa yang enak, olahan terong ungu yang menjadi favorit banyak orang juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Kandungan vitamin, mineral dan zat fitokimia yang terkandung dalam terong ungu dapat melindungi fungsi organ tubuh dan melindunginya dari serangan penyakit. Selain itu, serat yang terkandung dalam buah terong ungu juga dapat membantu mengurangi kadar kolesterol dalam tubuh, mengurangi resiko penyakit jantung serta memperlancar pencernaan. Tanaman ini juga bisa dengan mudah dibudidayakan dihalaman rumah dengan menggunakan pot atau polybag. Untuk mengetahui cara menanam terung ungu secara organik dalam polybag, simak penjelasannya berikut ini.

menanam terung ungu secara organik

Alat dan Bahan Yang Diperlukan

Untuk menanam terung ungu secara organik dalam polybag, alat dan bahan yang dibutuhkan antara lain :

  • Benih tanaman terong ungu yang dapat diperoleh dari toko pertanian atau toko yang menyediakan benih tanaman. jika ingin mendapatkan benih sendiri dari buah terong ungu, biarkan buah terong masak hingga membusuk ditangkai tanamannya kemudian ambillah biji dari terung yang busuk tersebut. Jemur biji tersebut dibawah sinar matahari selama dua jam dan kemudian letakkan ditempat yang terlindung dari cahaya selama 5 jam hingga benar-benar kering.
  • Polybag dengan ukuran diameter 40 x 50cm.
  • Media tanam berupa tanah gembur yang dicampur dengan pupuk organik misalnya pupuk kompos, pupuk kandang atau bokashi dengan perbandingan tanah dan pupuk 3 : 1
  • Pupuk organik yang dibuat sendiri seperti kompos atau pupuk kandang, atau pupuk organik yang bisa dibeli ditoko pertanian.
  • Alat-alat kebun standar lainnya seperti cangkul, sekop, selang air dan lain sebagainya.

Proses Menanam Terung Ungu Dalam Polybag

Jika alat dan bahan telah disiapkan maka kita sudah bisa mulai menanam terung ungu secara organik dalam polybag dengan mengikuti tahap-tahap berikut Ini

  1. Tahap pertama adalah penyemaian benih atau biji terong pada tanah yang dicangkul dan digemburkan terlebih dahulu serta dibuat gundukan jkemudian tebarkan pupuk kompos diatasnya. Sebarkan benih pada tanah yang sudah ditebar pupuk dan tutup benih tersebut dengan menggunakan tanah sehingga benih terkubur didalamnya. Tutupi tanah semai tersebut dengan plastik dan berilah jarak sekitar 30 cm dari permukaan tanah untuk melindungi benih dari angin dan hujan. Biarkan benih berkecambah dan tumbuh daun hingga empat helai, barlah setelah itu bibit bisa dipindahkan dalam polybag.
  2. Sebelum tanaman dipindahkan, siapkan polybag terlebih dahulu dengan cara menuangkan tanah yang dicampur dengan pupuk kedalamnya. Biarkan polybag yang diisi tanah selama dua hari dan setelah itu tanaman bisa dipindahkan.
  3. Pindahkan bibit tanaman terung pada polybag dan tanamlah sedalam 5 hingga 10 cm dengan hati-hati. Sirami bibit tersebut setiap hari setiap pagi dan sore. Sebaiknya bibit dipindahkan disore hari agar tidak layu. Jika menanam terung pada musim hujan kita tidak perlu lagi menyiramnya setiap hari.
  4. Tanaman terung mudah dirawat dan hanya perlu ditambah pupuk setiap seminggu sekali. Jika terdapat tanda-tanda terserang hama, segera potong bagian tanaman yang terkena hama agar tidak menjalar kebagian tanaman lainnya. Tanaman terung ungu yang tumbuh subur dapat dipanen setelah tiga hingga 4 bulan.

Demikian cara mudah menanam terung ungu secara organik dalam polybag. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *