Cara Menanam Terung Ungu Organik Di Kebun

Urbanina.com – Tanaman terung ungu adalah salah satu varietas tanaman terung yang berasal dari Negara India. Tanaman yang masih satu famili dengan tanaman kentang dan tomat ini memiliki rasa dan tekstur yang khas. Rasanya yang enak dan kandungan gizinya yang melimpah membuat jenis terung ungu banyak disukai khususnya di Indonesia. Terung ungu juga dikenal mengandung kadar natrium yang rendah sehingga sangat baik dikonsumsi bagi penderita hipertensi dan kadar seratnya yang cukup tinggi dapat membantu melancarkan pencernaan. Bagi Anda yang menggemari buah tanaman sayuran yang satu ini atau hobi berkebun, bisa mencoba untuk membudiayakannya sendiri jika memiliki lahan kosong yang tak terpakai. Berikut ini Urbanina akan membahas cara menanam terung ungu organik dikebun maupun dihalaman rumah.

menanam terung ungu organik

Alat dan Bahan Yang Diperlukan

Untuk menanam terung ungu secara organik dihalaman rumah atau dikebun, alat dan bahan yang diperlukan antara lain

  • Benih tanaman terung yang diperoleh ditoko pertanian dengan kualitas yang baik. Sebaiknya hindari membeli benih repackage atau yang tidak dalam kemasan aslinya. Benih yang dibeli ditoko dan telah terpecaya lebih baik digunakan daripada benih yang diambil langsung dari biji terung.
  • Pupuk organik misalnya pupuk kompos maupun pupuk kandang yang terbuat dari bahan-bahan organik sisa sampah atau pupuk organik lainnya yang dapat diperoleh ditoko pertanian.
  • Plastic yang digunakan untuk menaungi benih tanaman ketika ditanam dibedengan kebun
  • Alat-alat standar perkebunan lainnya seperti cangkul, sekop, selang air dan lain sebagainya.

Proses Menanam Terung Ungu Organik Di kebun

Menanam terung ungu organik dikebun tidaklah terlalu sulit namun kita harus mengetahui dengan baik kondisi lingkungan yang tepat untuk menanam terong. Tanaman terung ungu lebih baik ditanam pada musim kemarau karena tanaman ini tidak menyukai banyak air dan membutuhkan lebih banyak sinar matahari. Selain itu tanah yang baik digunakan untuk menanam harus memiliki pH yang berkisar antara 6,8 hingga 7,3. Berikut ini adalah langkah yang dapat diikuti untuk menanam terung ungu organik dikebun atau halaman rumah.

  1. Tahap pertama dalam penanaman terung ungu adalah penyemaian benih. Sebelum disemai, tanah yang akan ditanami harus dicangkul terlebih dahulu agar gembur dan dibuat bedengan atau tegalan untuk menandai area tanah yang akan ditanam. Sebarkan pupuk organik pada tanah yang akan digunakan untuk menanam. Setelah diberi pupuk, biarkan tanah selama dua hari baru setelah itu benih bisa ditebar dengan jarak yang tidak terlalu rapat. Tutupi benih yang ditebar dengan tanah tipis kemudian tutupi atau naungi dengan plastik dengan jarak 20 cm dari permukaan tanah agar terlindung dari paparan sinar matahari langsung dan angin.
  2. Setelah benih tumbuh dan memiliki empat buah daun atau sekitar 1 – 1,5 bulan setelah benih disebar, naungan plastik bisa dibuka dan tanaman terung dibiarkan tumbuh secara alami. Tambahkan pupuk setiap minggunya dan berikan penyangga pada batang terung yang terbuat dari bambu atau kayu agar tanaman terung tidak merunduk kebawah saat buahnya mulai tumbuh.
  3. Hindarkan tanaman dari hama dan gulma yang tumbuh disekitarnya. Siangi rumput atau tumbuhan liar yang ada disekitar tanaman dan buanglah bagian tanaman yang terserang penyakit atau hama agar tidak menulari tanaman lainnya.
  4. Setelah tiga atau empat bulan, tanaman terung akan mulai berbuah dan dapat dipanen untu dinikmati keluarga.

Demikian cara mudah menanam terung ungu dikebun atau dihalaman rumah. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *