Cara Menanam Terung Ungu Dengan Hidroponik DBS

Urbanina.com – Tanaman terung ungu (Solanum melongena) adalah salah satu sayuran yang digemari di Indonesia. Buah tanaman yang berwarna ungu ini dapat diolah dalam berbagai macam masakan dan juga memiliki manfaat bagi kesehatan. Menanam terung ungu jika bisa dengan mudah dilakukan dipekarangan atau hamana rumah dengan berbagai metode misalnya dengan sistem DBS atau Dutch Bucket System. Sistem DBS pada prinsipnya adalah sistem hidroponik pasang surut yang membanjiri media tanam kemudian menyurutkannya selama beberapa jam. Untuk mengetahui dengan lebih jelas tentang cara menanam terung ungu dengan hidroponik DBS, simak penjelasannya berikut ini.

menanam terung ungu dengan hidroponik DBS

Alat dan Bahan Yang Diperlukan

Dalam prakteknya, menanam terung dengan metode DBS bisa dilakukan dengan mempersiapkan alat dan bahan terlebih dahulu, diantaranya seperti yang dijelaskan berikut.

  • Ember atau kaleng bekas cat yang bisa digunakan untuk menampung pot tanaman dan menampung nutrisi yang masuk ke dalamnya agar tidak tumpah.
  • Pot tanam dengan diameter lebih kecil dibandingkan dengan ember atau kaleng yang digunakan untuk menampung nutrisi.
  • Pipa paralon atau PVC dengan diameter yang tidak terlalu besar untuk menyalurkan larutan nutrisi dari tandon penampung nutrisi.
  • Benih tanaman terung ungu yang bisa diperoleh ditoko pertanian atau toko yang meyediakan alat-alat pertanian. Belilah benih dalam kemasan dengan tanggal kadaluarsa yang jelas agar mutu atau kualitas benih dapat diketahui.
  • Media tanam cocopeat dan arang sekam yang dicampur dengan perbandingan 1 : 1. Media tanam ini dipilih karena dapat melewatkan nutrisi dengan baik dan tidak merendam akar yang menyebabkan pembusukan.
  • Nutrisi khusus hidroponik misalnya nutrisi AB Mix.
  • Tandon nutrisi yang terhubung dengan pompa dan pipa yang dialirkan keember tanaman.
  • Pompa air dan selang kecil yang dihubungkan pada pipa paralon kecil. Setiap pot tanaman akan memiliki satu ujung selang kecil untuk menerima nutrisi.

Proses Menanam Terung Ungu Dengan Hidroponik DBS

Untuk menanam terung ungu dengan hidroponik DBS ada beberapa langkah yang harus diikuti, diantaranya adalah sebagai berikut :

  1. Langkah pertama dalam menanam terung ungu dengan hidroponik DBS adalah menyemai benihnya. Benih terung disemai pada media arang sekam dan disebar dengan jarak tertentu pada wadah semai. Selanjutnya letakkan wadah semai yang ditutup dengan plastik gelap dan simpan pada ruangan yang terlindung dari cahaya. Setelah seminggu, benih akan tumbuh menjadi bibit dan bibit tersebut dapat dipindahkan pada perangkat DBS.
  2. Susun perangkat hidroponik DBS dan pastikan pot bisa masuk pada lubang yang dibuat dibagian atas tutup ember atau kaleng cat. Bagian bawah ember dilubangi dan dibawah dudukan pot diberi wadah yang akan menampung kelebihan air. Setiap pot harus memiliki ujung selang yang akan mengalirkan nutrisi. Pindahkan bibit tanaman setelah berumur 20 hari atau setelah tanaman memiliki empat buah daun, pada perangkat hidroponik dan alirkan nutrisi minimal 8 jam sehari tanpa henti.
  3. Tanaman terung yang tumbuh dengan sistem DBS tidak memerlukan banyak perawatan. Jika tanaman terserang penyakit atau hama, potong bagian tanaman tersebut agar penyakit tidak menyebar, bila perlu gunakan pestisida organik jika hama menimbulkan kerusakan yang lebih parah. Jangan lupa untuk meningkatkan nutrisi hidroponik jika tanaman semakin besar misalnya dari 1000 ppm diawal masa tanam, 1500 ppm setelah 3 minggu dan 1700 ppm saat tanaman mulai berbunga.
  4. Tanaman terung yang tumbuh dengan baik dapat dipanen buahnya setelah tiga hingga empat bulan.

Demikian cara menanam terung dengan menggunakan sistem DBS sederhana. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *