Cara Menanam Tanaman Rempah di Dapur Sendiri

Urbanina.com - Menanam tanaman rempah di dapur sendiri sudah pasti sangat memberi keuntungan. Hemat dan juga sangat praktis, serta Anda dapat lebih bersemangat dalam meracik beragam masakan. Bagaimana cara menanam tanaman rempah di dapur sendiri? Untuk memulainya, ada beberapa cara menanam tanaman rempah di dapur sendiri yang harus Anda lakukan. Berikut cara menanam tanaman rempah di dapur sendiri secara mudah. Cara Menanam Tanaman Rempah di Dapur Sendiri []
  • Pilih tanaman rempah yang Anda perlukan. Rempah-rempah yang sering digunakan dalam masakan Indonesia yaitu lengkuas, serai, kunyit, kencur, bawang merah, rosemary, basil, jahe dan masih banyak rempah lainnya.
  • Pilih tempat menanam yang terang agar bisa mendapatkan sinar matahari langsung.
  • Letakkan pot (bila memakai pot) di lokasi yang terkena langsung sinar matahari minimal 4 jam sehari, selebihnya diletakkan di jendela. Sebaiknya jendela tersebut menghadap ke arah barat daya atau selatan.
  • Pilih pot plastik atau porselen yang mempunyai lubang di bagian bawah dan harus terdapat alas pada bagian bawahnya guna mewadahi sisa air dan menjaga permukaan tanaman.
  • Gunakan kipas untuk menjaga konsistensi sirkulasi sehingga suhu ruangan di dapur menjadi nyaman bagi tanaman rempah. Pasalnya sirkulasi udara merupakan salah satu diantara faktor penentu kesuksesan menanam rempah di dapur (dalam ruangan).
  • Gunakan tanah yang ber-pH netral. Tidak perlu tanah yang subur asalkan gembur agar dapat diairi dengan baik.
  • Benih diletakkan diantara 2 tisu yang telah dibasahi, lalu biarkan selama 4 jam. Saat yang pas untuk mulai menanam benih yaitu ketika suhu masih sejuk kira-kira 20o
  • Sesudah benih siap, wadah karton bekas telur atau sejenisnya disediakan untuk menyemai benih. Lubang di karton bekas diisi dengan tanah, lalu diberi sedikit air, kemudian benih diletakkan di atas atau di dalamnya.
  • Wadah-wadah itu diberi nama/label tanaman rempah yang ditanam, lalu diletakkan di tempat yang mendapatkan cahaya. Namun pada awal benih ditanam diupayakan jangan langsung terkena sinar matahari.
  • Pertahankan beberapa daun yang terliha tumbuh baik ketika tanaman mulai tumbuh dan keluar daun. Berilah jarak antar tanaman kira-kira 2,5 cm.
  • Bila perlu tanaman dipindahkan ke tanah jika banyak tanaman rempah tumbuh besar. Jika tidak sebaiknya sediakan dari awal pot yang berukuran cukup besar, dan lebih baik jangan menanam tanaman rempah lebih dari 2-3 semaian di dalam 1 pot.
  • Apabila memiliki lahan lebih dan hendak memindahkan tanaman tersebut maka Anda harus menyiapkan tanaman untuk beralih dari dalam ruangan ke luar ruangan. Namun sebelum dipindahkan wadah tanaman diletakkan terlebih dahulu di luar ruang untuk beberapa hari lamanya.
  • Pada saat dipindahkan ke tanah di halaman atau pekarangan rumah dekat dapur sebaiknya tanah digemburkan dengan mengaduk-aduknya kira-kira 15 cm. Lalu diberi air untuk melembabkannya. Galilah lubang dengan jarak antra taman kira-kira beberapa sentimeter.
  • Tanaman pelan-pelan diangkat dari wadah penyemaian lalu goyang-goyangkan akarnya selanjutnya tanaman ditanam di tanah. Setelah itu tanah di sekitar dasar batang ditepuk-tepuk dan disirami dengan air.
  • Tempat tanaman ditanam pastikan bisa mendapatkan sinar matahari dan air yang cukup. Pastikan keadaan tanah selalu lembab dan tidak boleh tanah serta permukaannya menjadi kering.
Demikianlah cara menanam tanaman rempah di dapur sendiri yang ternyata tidak terlalu sulit untuk dilakukan, bahkan oleh seorang ibu rumah tangga sekalipun. Dengan selalu tersedianya kebutuhan rempah-rempah di ruang dapur membuat acara memasak semakin asyik. Jika Anda mau memulai urban farming, menanam sayuran hidroponik, sayuran organik, mau menanam sistem akuaponik, sebaiknya Anda berkunjung ke www.store.urbanina.com di sini tersedia berbagai starterkit dan juga alat serta bahan untuk Anda yang mau mulai menanam. Atau bisa konsultasi ke 082227639118.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *