Cara Menanam Selada Organik Dalam PolyBag

Urbanina.com – Selada atau yang dikenal dengan nama ilmiah Lactuca sativa adalah salah satu tanaman sayur yang banyak digemari masyarakat karena rasanya yang segar dan terksturnya yang renyah. Tanaman sayur jenis ini biasa dibudidayakan di iklim sedang meskipun bisa tumbuh didaerah beriklim tropis. Selain enak dikonsumsi, daun selada keriting juga kaya zat gizi yang bermanfaat bagi kesehatan seperti zat besi, kalsium, kalium, vitamin, serat dan lainnya. Harga daun selada organik cukup mahal dipasaran, oleh sebab itu tak ada salahnya jika kita mencoba menanam sendiri selada organik dihalaman rumah dengan menggunakan polybag. Untuk lebih jelasnya simak ulasan cara menanam selada organik dalam polybag berikut ini.

menanam selada organik

Alat Dan Bahan Yang Diperlukan

Sebelum mulai menanam selada dalam polybag, siapkan terlebih dahulu alat dan bahan yang diperlukan, diantaranya sebagai berikut

  • Benih tanaman selada, pilihlah benih dari jenis tanaman selada yang ingin ditanam misalnya jenis selada bokor, selada loose leaf atau selada bokor. Pilihlah benih berkualitas baik dan pastikan benih yang dibeli dalam kemasan belum melewati batas kadaluarsa.
  • Polybag dengan diameter 15 hingga 30 cm.
  • Media tanam berupa tanah yang dicampur arang sekam dengan perbandingan 50 : 50
  • Pupuk kompos atau pupuk kandang sebagai nutrisi organik. Hindari penggunaan nutrisi atau pupuk kimia jika ingin menanam selada organik.
  • Wadah atau kotak semai yang digunakan untuk menyemai bibit selada sebelum dipindahkan pada polybag.
  • Sekop kecil dan alat kebun lain yang dibutuhkan

Cara Menanam Selada Organik

Setelah semua alat dan bahan telah siap maka kita bisa memulai tahap penanaman selada organik. Ikuti langkah-langkah dibawah ini untuk menanam selada dengan benar

  1. Proses pertama yang dilakukan sebelum menanam selada pada polybag adalah penyemaian benih. Sebelum disemai benih selada direndam dengan air hangat terlebih dahulu selama semalaman dan keesokan harinya benih dapat disemai pada wadah besisi campuran arang sekam dan pupuk kompos dengan perbandingan 1 : 1. Sirami benih yang disemai dengan air namun jangan berlebihan agar tidak menghambat proses penyemaian. Setelah beberapa minggu, benih selada akan tumbuh dan siap untuk dipindahkan ke polybag.
  2. Setelah bibit selada memiliki dua hingga empat buah daun maka tanaman dapat dipindahkan pada media tanam yang telah disiapkan dalam polybag. Media tanam terdiri dari campuran tanah dan sekam yang kemudian ditambah dengan pupuk organik dengan perbandingan yang sama. Letakkan tanaman dalam polybag dan pastikan akarnya tertanam dengan baik,
  3. Perawatan tanaman selada dalam polybag cukup mudah, kita hanya perlu menyiramnya dua kali sehari dan manambahkan pupuk organik berupa pupuk kompos atau pupuk kandang setiap seminggu sekali. Setelah tumbuh agak besar tanaman selada tidak perlu disiram setiap hari karena tanaman ini tidak banyak membutuhkan air. Selain itu, jika tanaman mengalami masalah defisiensi nutrisi atau serangan hama, sebaiknya atasi dengan pestisida dan pemberian suplemen tanaman organik agar tanaman tidak terpapar zat kimia.
  4. Selada yang dirawat dengan baik dapat dipanen setelah usianya mencapai dua bulan. Jika ingin memanen selada sekaligus atau sekali tanam, cabut selada hingga ke akarnya dan jika ingin memanennya lagi dilain hari, kita bisa menggunting daunnya saja tanpa mencabut akarnya.

Mudah bukan? Kenapa tidak coba menanam selada organik mulai dari sekarang agar Anda dan keluarga bisa menikmatinya setiap saat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *