Cara Menanam Sayuran Red Lettuce Secara Organik

Cara Menanam Sayuran Red Lettuce Secara Organik

Urbanina.com – Selada merah atau dikenal juga dengan nama Red lettuce tergolong kedalam family Asteraceae. Hingga kini selada mendapat julukan sebagai sebagai rajanya salad karena teksturnya halus sekali dan biasanya selada digunakan sebagai sayuran daun untuk salad. Daun selada dimakan dengan cara mentah dan bisa ditemui dalam hamburger atau salad. Lain halnya masyarakat pedesaan, mereka lebih menyukai mengonsumsi selada lalapan pelengkap makan sambal. Begitu pula dengan selada merah nyaris sama manfaat dan fungsinya, namun lebih memiliki nilai eksotik semacam penghias makanan. Selada mempunyai manfaat yang baik sekali untuk memelihara keseimbangan tubuh karena selada merah itu sendiri kaya akan kandungan mineral seperti mangan, kalsium, seng, kobalt, tembaga, besi, fosfor, iodium, dan potasium. Tahukah Anda cara menanam sayuran red lettuce secara organik?

cara menanam sayuran red lettuce secara organik

Bercocok tanam selada merah bisa dilakukan di pekarangan rumah yakni dengan cara menanam sayuran red lettuce secara organik. Beragam media tanam bisa dipilih sesuai selera seperti memakai pot, polybag, maupun plastik. Bahkan untuk menghemat lahan dapat disusun secara bertingkat menggunakan media tanam dari pipa paralon bekas dan bambu.

Berikut ini disajikan langkah-langkah cara menanam sayuran red lettuce secara organik :

  1. Benih

Pilihlah jenis selada merah dari benih unggul yang bisa didapat di toko-toko pertanian atau pembibit.

  1. Penyediaan Media Tanam

Kita dapat menggunakan sekam yang telah busuk sebagai media tanamnya. Cari sekam yang kehitaman warnanya yang bisa kita dapat di tempat-tempat penggilingan padi. Sekam dimasukkan ke dalam wadah plastik atau lainnya sampai tingginya mencapai ¾ lalu disiram hingga penuh dengan air.

Kemudian tunggulah sampai air terbuang. Pastikanlah permukaan sekam seluruhnya dalam keadaan rata. Media tanam diratakan sampai ke bagian paling bawah supaya tak ada ruang kosong, tetapi tidak boleh terlalu padat supaya akar tanaman masih bisa bergerak karena tersedia ruang gerak. Selain itu air juga bisa mengalir ke bawah.

  1. Persemaian Benih

Benih disebarkan ke tempat persemaian yang sudah dipersiapkan sebelumnya. Bibit bisa kita pindahkan ke dalam polybag atau pot setelah umurnya 7-8 hari.

  1. Penanaman

Kita baru bisa memindahkan bibit ke media tanam baru yang berukuran lebih besar setelah umur bibit sekitar 3-4 minggu atau daunnya sudah 4-5 helai.

  1. Pemupukan

Pemupukan dilakukan dengan memanfaatkan pupuk organik misalnya pupuk bokasi, pupuk kandang, pupuk kompos atau campuran air bekas cucian beras dan urine sapi hasil fermentasi.

  1. Penyiraman

Setiap hari harus dilakukan penyiraman hingga selada merah tumbuh dengan normal. Selanjutnya penyiraman bisa diadakan sesuai kebutuhan. Segera dilakukan penggantian tanaman sebelum berusia 15 hari bila ada tanaman yang mati. Sebaiknya dilakukan  penyulaman atau penggatian tanaman 5-7 hari setelah penanaman supaya pertumbuhan tanaman seragam.

  1. Pengendalian Hama

Pengendalian hama tanaman dilakukan dengan cara manual yakni menyingkirkan hama dengan memakai tangan. Anda bisa juga menggunakan pestisida alami bila ingin memakainya.

  1. Panen

Pemanenan selada merah dilakukan setelah tanaman umurnya sekitar 1,5-2 bulan dengan cara cabut akar atau diambil daunnya saja sehingga tanaman bisa tetap tumbuh dipanen masa berikutnya.

Mudah-mudahan bahasan mengenai cara menanam sayuran red lettuce secara organik diatas bermanfaat untuk Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *