Cara Menanam Sayuran Organik Dalam Botol Bekas

Urbanina.com - Luas lahan yang sempit tidak menjadi kendala bagi mereka, terutama kaum urban, untuk menyalurkan kegemaran bercocok tanam. Memang supaya tanaman yang memerlukan cukup tanah dapat berkembang dan tumbuh dengan baik maka ide bertanam ini mesti disertai dengan kreativitas. Salah satu ide yang paling mudah untuk dilakukan adalah dengan Cara menanam sayuran organik dalam botol bekas merupakan salah satu ide yang termudah untuk dilakukan dan  menjadi jalan keluar yang paling baik supaya kegemaran Anda tak dibatasi oleh kondisi. cara menanam sayuran organik dalam botol bekas Cara menanam sayuran organik dalam botol bekas tidak begitu sulit untuk dikerjakan dan biayanya juga tidak mahal. Selain menyalurkan hobi, bercocok tanam menggunakan media tanam botol bekas secara tidak langsung telah memelihara lingkungan dari pencemaran limbah plastik. Alat-alat dan bahan yang dibutuhkan, antara lain :
  • Botol plastik bekas minum air mineral berukuran 1,5 liter.
  • Cutter (alat pemotong).
  • Tanah.
  • Air.
  • Bibit tanaman sayuran organik (cabai, bayam, kangkung, terong, tomat, sawi yang berusia pendek).
  • Pupuk organik
Semua alat dan bahan di atas dapat Anda peroleh di sekeliling rumah sehingga tidak memerlukan budget khusus buat memulainya. Yuk kita mulai cara menanam sayuran organik dalam botol bekas sekarang juga! Penanaman Pada cara menanam sayuran organik dalam botol bekas ini botol bekas minuman akan dibuat sedemikian rupa sehingga berfungsi menjadi sebuah pot. Caranya adalah sebagai berikut:
  • Potong botol plastik bekas minuman air mineral jadi dua bagian. Bagian bawah sedikit lebih panjang dari bagian atas.
  • Bagian tengah tutup botol dilubangi untuk memasukkan sumbu.
  • Bagian bawah botol agak sedikit ke atas juga dilubangi supaya air dapat keluar bila kebanyakan. Di dekat tutup botol agak ke atas juga diberi lubang.
  • Masukkanlah sumbu ke lubang di tutup botol, lalu pasang kembali tutup botolnya.
  • Dengan posisi terbalik masukkan bagian atas potongan botol ke bagian bawah. Kemudian masukkan media tanam di atas sumbu, yakni sekam atau spon.
  • Air (cairan nutrisi) dimasukkan ke dalam botol. Cairan nutrisi bisa dibeli di toko tanaman atau toko pertanian.
  • Botol diletakkan di tempat yang terlindung dari air atau hujan, tetapi masih bisa memperoleh cukup sinar matahari.
  • Pergunakan tanah yang tingkat kepadatannya rendah supaya akar tanaman bisa tumbuh secara baik.
  • Lakukan penggemburan ulang tanah di dalam botol 1 – 1,5 bulan sekali sekaligus tambahkan arang sebagai sumber karbon.
  • Usahakan supaya tanaman tidak kekeringan dengan selalu mengontrol volume air di bawah botol.
Perawatan dan Pemupukan
  • Melakukan perawatan tanaman dengan cara memberikan tambahan air yang sebelumnya telah dicampur sedikit pupuk.
  • Lakukan pemupukan dengan menggunakan pupuk organik atau pupuk alami seperti arang dan pupuk kompos atau pupuk kandang.
  • Pada saat tanah ditempatkan di dalam botol berilah pupuk kompos dan arang.
  • Lakukanlah pemupukan sebulan sekali pada waktu tanah digemburkan ulang.
  • Selanjutnya Anda tinggal menunggu saat panen tiba dimana tipa-tiap jenis sayuran berbeda waktu panennya.
Cara menanam sayuran organik dalam botol bekas memang mudah dan murah serta menjanjikan. Anda tertarik untuk mencobanya?

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *