Cara Menanam Sayuran Di Botol Bekas

Cara Menanam Sayuran Di Botol Bekas

Urbanina.com – Menanam sayuran di halaman rumah adalah salah satu aktivitas yang sangat digemari belakangan ini. Disamping mempunyai nilai estetis yang tinggi sebab memiliki bentuk yang indah, juga akan menguntungkan untuk Anda, khususnya pada waktu panen. Saat panen, maka sayuran itu dapat dikonsumsi sendiri maupun dijual sehingga Anda akan memperoleh keuntungan. Anda dapat memanfaatkan botol bekas untuk membuat halaman rumah Anda hijau dan ditumbuhi oleh tanaman produktif. Lalu, bagaimanakah cara menanam sayuran di botol bekas agar memberikan keuntungan bagi kita?

Barangkali selama ini Anda cuma menanam sayuran dengan cara konvensional yakni bercocok tanam sayuran di lahan yang ada di pekarangan rumah. Nah, tahukah Anda kalau nyatanya ada beragam cara yang unik menanam sayur di rumah? Salah satunya adalah cara menanam sayuran di botol bekas minuman air mineral dan sejenisnya.

Cara Menanam Sayuran di Botol Bekas

Botol bekas yang menjadi media tanam itu dapat diisi dengan beraneka macam tumbuhan, salah satu diantaranya ialah sayuran. Pastinya dengan bercocok tanam sayuran itu dapat bermanfaat sekali kelak untuk dikonsumsi. Apabila Anda berminat untuk melakukannya, berikut ini akan urbanina uraikan tentang cara menanam sayuran di botol bekas.

Bahan-bahan dan Alat:

  1. Botol bekas minuman air mineral berukuran 1,5 liter (600 ml)
  2. Alat pemotong (pisau/cutter)
  3. Spidol
  4. Bibit/benih tanaman sayuran yang sudah dipersiapkan
  5. Pupuk

Cara Menanam Sayuran di Botol Bekas

  1. Memotong Botol Bekas

Langkah yang pertamakali dilakukan ialah memotong botol bekas minuman air mineral menjadi 2 bagian. Anda dapat memakai spidol guna menandai bagian-bagian mana saja yang akan dipotong supaya rapih. Tentu saja yang mesti ditandai yaitu botol bekas pada bagian tengahnya. Sesudah terbagi menjadi 2 bagian yang digunakan cuma bagian bawahnya saja. Sementara bagian atas hingga ke mulut botol tidak usah dipergunakan terkecuali jika Anda akan membuat tanaman sayuran hidroponik.

  1. Memasukkan Tanah dan Pupuk ke Dalam Botol Bekas

Di Indonesia ada berbagai jenis tanah untuk bercocok tanaman dan tanah yang tepat untuk pertanian dan perkebunan ialah yang mempunyai ciri-ciri di bawah ini :

  • Memiliki pH kurang dari 7
  • Memiliki kandungan unsur organik
  • Mempunyai kelembapan tinggi, khususnya ketika musim kemarau
  • Waktu ditanami tanaman, tanah tak akan mengering (keras).

Tanah yang mempunyai ciri-ciri di atas dapat ditemukan dengan gampang di sekeliling halaman rumah. Sebelum tanah tersebut dimasukkan ke dalam botol bekas, janganlah sampai lupa untuk mencampurinya dengan pupuk kandang atau sejenisnya yang telah Anda persiapkan/beli sebelumnya.

  1. Memasukkan Bibit Sayuran ke Dalam Botol Bekas

Apabila proses memasukkan tanah dan pupuk sudah selesai. Langkah berikutnya ialah memasukkan bibit sayuran tersebut ke dalam botol bekas itu.

  1. Rawat dan Siram

Sesudah proses di atas selesai maka langkah berikutnya yaitu Anda mesti merawat dan menyiram tanaman sayuran yang sudah disimpan dalam botol bekas. Lakukanlah penyiraman setiap hari pada waktu pagi hari dan sore hari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *