Cara Menanam Sawi Secara Organik Di Kebun Atau Rumah

Urbanina.com – Menanam sayuran bisa dilakukan dimana saja termasuk didaerah beriklim tropis maupun daerah dengan cuaca yang cukup panas. Salah satu sayuran yang bisa beradaptasi dengan iklim yang cukup panas adalah tanaman sawi. Berbagai jenis atau varietas sawi dapat ditumbuhkan dengan mudah atau menggunakan sistem tanam organik yang menghasilkan sayuran dengan kualitas yang tinggi dan tentunya lebih sehat bila dikonsumsi. Untuk menanam sawi secara organik dikebun atau pekaranagn rumah, kita tidak begitu membutuhkan banyak alat dan bahan namun penanaman tetap harus dilakukan dengan cara yang benar. Nah, kali ini kita akan membahas cara menanam sawi dikebun atau pekarangan rumah yang kosong dengan metode tanam organik, simak terus ya!

menanam sawi secara organik

Alat Dan Bahan Yang Diperlukan

Jika Anda berencana untuk memanfaatkan lahan kosong diarea halaman atau pekarangan rumah Anda, menanam sawi secara organik adalah salah satu pilihan yang tepat karena selain mudah, tanaman sawi juga dapat tumbuh dengan cepat. Untuk menanam tanaman sawi dipekarangan rumah, alat dan bahan yang harus dipersiapkan terlebih dahulu antara lain

  • Benih tanaman sawi yang dipilh dari varietas yang diinginkan bisa dengan menggunakan benih sawi hijau, pokcoy atau jenis sawi lainnya. Benih bisa diperoleh ditoko pertanian dan sebaiknya belilah benih yang masih dalam kemasan utuh serta terdapat tanggal kadaluarsa yang tertera pada kemasannya.
  • Pupuk organik seperti pupuk kompos atau pupuk kandang yang dibuat sendiri. Jika tidak sempat membuatnya, Anda bisa mendapatkan pupuk organik ditoko pertanian contohnya seperti pupuk bokashi.
  • Plastik berukuran panjang yang akan digunakan untuk menaungi tanaman sawi yang baru tumbuh atau disemai.
  • Cangkul dan alat kebun standar lainnya untuk mengolah tanah.

Proses Menanam Sawi Secara Organik di Kebun atau Pekarang Rumah

Tanaman sawi sebaiknya ditanam saat  musim hujan karena tanaman ini membutuhkan air dalam jumlah yang cukup banyak dan tidak tahan terhadap musim kering. Untuk menanam sawi secara organik dipekarangan rumah, ikuti langkah-langkah berikut ini!

  1. Sebelum tanah pekarangan atau tanah kebun ditanami, tanah harus dicangkul terlebih dahulu agar gembur. Setalah dicangkul, buatlah bedengan atau gundunkan pada tanah yang akan ditanami kemudian sebarkan pupuk kompos atau pupuk organik lainnya diatas tanah tersebut, tebarkan satu kilogram pupuk untuk setiap meter persegi. Setelah ditebari pupuk, biarkan tanah selama dua hari baru setelah itu tanah dapat dimulai ditanami.
  2. Benih sawi yang akan ditanam dapat direndam dalam air hangat selama semalaman sebelum ditanam untuk mempercepat perkecambahan. Siapkan benih tanaman sawi yang akan ditanam kemudian tebarkan satu atau dua buah benih diatas tanah dengan interval 20 cm. setelah benih disebar tutup benih dengan tanah tipis dan sirami dengan air kemudian buatlah naungan dari plastik diatasnya untuk melindungi benih yang baru disemai dari angin dan hujan. Penyebaran benih sebaiknya dilakukan pada sore hari.
  3. Setelah tunas atau bibit tanaman tumbuh dan memiliki beberapa buah daun serta akar yang cukup kuat, naungan dapat dibuka agar tanaman mendapatkan cukup matahari. Sirami tanaman setiap pagi dan sore dan tambahkan pupuk organik setiap seminggu sekali.
  4. Jika tanaman mengalami penyakit atau serangan hama, gunakan pestisida yang terbuat dari bahan alami agar tanaman tidak terkontaminasi bahan kimia. Tanaman sawi dapat dipanen setelah dua hingga tiga bulan tergantung jenis atau varietas yang ditanam.

Mudah bukan? Mengapa tidak mencoba menanamnya sendiri dikebun atau pekarangan rumah mulai dari sekarang. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CLOSE
CLOSE