Cara Menanam Sawi Hijau Secara Organik Di Polybag

Cara Menanam Sawi Hijau Secara Organik Di Polybag

Urbanina.com – Tanaman sawi kaya akan serat dan kandungan vitamin A, C dan E serta memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Selain itu tanaman sawi hijau juga kaya akan antioksidan yang mampu menangkal efek radikal bebas yang dapat menyebabkan masalah kulit hingga penyakit kanker. Oleh karena itu tanaman sawi banyak dibudidayakan oleh para petani dan mereka yang hobi berkebun. Selain itu, maraknya tren sayuran organik juga membuat banyak kalangan termotivasi untuk menanam sawi hijau secara organik karena selain lebih sehat sawi yang ditanam secara organik juga memiliki nilai ekonomis yang lebih tinggi dibanding sayuran yang ditanam secara konvensional dengan menggunakan pestisida dan pupuk kimia. Kali ini kita akan membahas cara menanam sawi hijau secara organik yang pastinya mudah dipraktekkan.

menanam sawi hijau secara organik

Alat dan Bahan Yang Diperlukan

Untuk menanam sawi hijau secara organik, alat dan bahan yang diperlukan antara lain :

  • Benih tanaman sawi hijau yang berkualitas baik. Benih sawi hijau bisa dipilih sesuai varietas yang diinginkan dan sebaiknya diperoleh dari toko pertanian dalam kemasan yang masih utuh. Benih sawi yang baik berbentuk bulat, berwarna coklat kehitaman dan mengkilat serta masih dibungkus dalam alumunium foil.
  • Tanah dengan tekstur yang gembur dan memiliki kandungan humus yang cukup tinggi. Sebelum menanam sebaiknya ukur pH tanah terlebih dahulu, pH yang cocok untuk menanam sawi hijau adalah 6 – 7.
  • Polybag dengan ukuran diameter 15 hingga 30 cm yang akan digunakan untuk menampung media tanam dan tanaman.
  • Pupuk kompos atau pupuk kandang yang dibuat dari sampah rumah tangga organik atau kotoran hewan. Jika tidak sempat membuat pupuk sendiri kita bisa memperoleh pupuk organik yang dijual ditoko pertanian.
  • Sekop dan peralatan kebun lain yang dibutuhkan.

Proses Menanam Sawi Hijau Secara Organik

Setelah alat dan bahan telah siap, tahap penanaman dapat dimulai dengan menyemai benih sawi hijau hingga menjadi bibit. Untuk lebih jelasnya simak langkahnya berikut ini :

  1. Masukkan tanah yang sudah dicampur pupuk kompos dengan perbandingan 50 : 50 kedalam polybag dan buatlah lubang pada bagian tengahnya. Masukkan benih satu persatu kedalam setiap polybag yang telah berisi media tanam dan tutup lubang tersebut hingga benih terbenam. Siram dengan air secara teratur selama beberapa minggu hingga bibitnya muncul dan memiliki dua hingga empat daun.
  2. Setelah bibit tanaman sawi hijau tumbuh dan memiliki daun, maka bibit tanaman sawi dapat dipindahkan ke polybag yang baru dan telah diisi dengan media tanam yang sama seperti saat menyemai. Buatlah dua hingga tiga lubang dalam setiap polybag dan tanamlah dua hingga tiga bibit tanaman didalamnya. Kemudian jangan lupa untuk menyiramnya secara teratur setiap hari dan menambahkan pupuk kompos seminggu sekali.
  3. Untuk tahap perawatan, tanaman sawi hijau hanya perlu disiram dan dipupuk secara teratur dan jika terjadi gejala defisiensi nutrisi atau serangan hama, gunakan bahan organik dan pestisida organik untuk mengatasi masalah tersebut.
  4. Tanaman sawi hijau yang dirawat dengan baik dapat dipanen setelah dua hingga tiga bulan. Sawi hijau dapat dipanen dengan cara dicabut seluruh batangnya hingga ke akar atau dipotong daunnya saja agar dapat tumbuh dan dipanen kembali tanpa harus menanamnya lagi.

Demikian cara menanam sawi hijau secara organik, mudah bukan? Anda bisa mencobanya dihalaman rumah Anda mulai dari sekarang. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *