Cara Menanam Sawi Di Kebun yang Baik dan Benar

Cara Menanam Sawi Di Kebun yang Baik dan Benar

Urbanina.com  – Sawi adalah jenis sayuran yang paling diminati oleh masyarakat Indonesia. Sayuran hijau ini sering dicari-cari oleh sebagian besar ibu rumah tangga sebab dari sawi bisa diolah menjadi beragam macam masakan dan makanan sehat. Bagi Anda yang mempunyai kebun atau pekarangan rumah bisa menanami sawi di sana. Cara menanam sawi di kebun terbilang mudah lantaran sawi termasuk tanaman sayur yang tidak manja asalkan suplai airnya cukup.

Berikut cara menanam sawi di kebun yang harus Anda lakukan ketika ingin memulai budidaya sawi.

Memilih media tanam

Media tanam untuk tanaman sawi ini bisa Anda persiapkan dengan cara mencangkul lahan di kebun Anda supaya lahan menjadi lebih gembur dan subur. Tanah yang gembur biasanya akan membuat peredaran udara yang baik. Kemudian taburkan pupuk kompos atau pupuk kandang pada dasar tanah yang sudah dicangkul tadi supaya tanah pun menjadi subur. Setelah itu Anda membuat bedengan untuk tempat menanamkan sawi dengan ketinggian kira-kira 20 – 40 cm. Sebaiknya Anda ketahui juga tingkat keasaman tanah pada lahan tersebut (pergunakan pH meter yang bisa dibeli di toko pertanian). Apabila kurang asam, Anda bisa menaburkan kapur dolomite pada tanah tersebut minimal 2 minggu sebelum masa penanaman biji sawi.

Cara Bercocok Tanam Sawi Di Kebun

Pembibitan

Ada sejumlah proses yang mesti dilakukan dalam tahap pembibitan. Anda mesti membuat tempat persemaian dengan mempergunakan batang bambu. Kemudian batang bambu tersebut ditutup dengan menggunakan plastik polietilen. Selanjutnya taburkan pupuk kandang, TSP, dan pupuk urea pada bedengan yang sudah dibuat. Langkah ini mesti dilakukan 2 minggu sebelum penaburan benih dimulai. Bila telah siap, biji sawi siap ditanamkan pada tiap-tiap lubang yang ada di bedengan itu. Lalu diamkan tumbuh sampai mempunyai 3 daun baru. Baru sesudah itu bibit bisa dipindahkan ke rumah semai yang telah dibuat sebelumnya. Anda mesti menunggu selama 4 minggu hingga bibit siap untuk dipindahkan ke bedengan.

Penanaman

Anda harus memberi nutrisi pada tiap-tiap lubang yang terdapat pada bedengan sebelum dilakukan proses penanaman. Untuk itu berikan pupuk TSP, KCl dan pupuk kandang. Kemudian pilih bibit yang paling baik supaya hasil panennya memuaskan. Tanamkan bibit sawi yang sudah dipilih pada lubang bedengan yang sudah disiapkan, lalu tutup kembali dengan tanah sampai seluruh akarnya terkubur.

Perawatan

Perawatan yang mesti dilakukan pada tanaman sawi ini tidaklah sulit. Yang pasti Anda harus memperhatikan kondisi kadar air pada tanah tersebut. Apabila tanah dirasa terlampau kering maka Anda mesti menyiraminya. Sebaiknya beri air secukupnya saja sebab bila berlebihan malahan akan menyebabkan nutrisi pada tanah tersebut terbawa oleh air bahkan bisa menimbulkan kebusukan pada sawi. Selain itu, pisahkanlah tanaman sawi yang tumbuhnya terlampau dekat sebab bila terlampau dekat maka pertumbuhan tanaman sawi pun akan terganggu dan tidak maksimal.

Panen

Sawi telah bisa dipanen biasanya pada umur 30 -35 hari setelah ditanam, tergantung pada ketinggian tanah tempat penanamannya. Potong sawi di bagian pangkal batangnya dengan pisau tajam, kemudian dikumpulkan di tempat pencucian untuk dibersihkan dan dipilih sawi yang bagus.

Demikian ulasan singkat mengenai cara menanam sawi di kebun yang baik dan benar. Mudah-mudahan dengan panduan di atas Anda bisa mempunyai tanaman sawi yang tumbuh sehat hingga siap untuk dipanen.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *