Cara Menanam Melon Organik Di Dalam Pot

Urbanina.com –¬†Melon yang dalam bahasa Latin disebut Cucumic melo L ini berasal dari keluarga Cucurbiataceae dan merupakan tanaman buah semusim. Melon dapat dibudidayakan secara organik di lahan yang sempit seperti halnya pekarangan atau halaman rumah dengan memanfaatkan pot sebagai tempat untuk menanamnya. Apabila Anda tertarik ingin menanamnya tentu Anda perlu mengetahui terlebih dulu cara menanam melon organik di dalam pot.

cara menanam melon organik di dalam pot

Ada beberapa keuntungan yang didapat saat Anda membudidayakan buah ini dengan cara menanam melon organik di dalam pot diantaranya:

  • Bisa dijadikan penghias taman atau halaman rumah.
  • Gampang dipindahtempatkan seusai keinginan dan kondisi ruangan.
  • Tidak sulit merawatnya.
  • Lebih efisien dalam hal pemberian air dan pupuk.
  • Hama dan penyakit tanaman menjadi mudah dikendalikan.
  • Kondisi buah lebih segar dan buah lebih mudah dipetik sewaktu panen.

Cara menanam melon organik di dalam pot memang tidak sulit, namun tetap Anda pun perlu mengetahui syarat tumbuh tanaman ini. Tanaman melon bisa tumbuh maksimal pada tanah atau lahan berketinggian 250-800 meter di atas permukaan laut, curah hujannya berkisar diantara 1.500-2.500 mm pertahun, dan kelembaban udaranya antara 50-70%. Tanah andosol atau tanah liat berpasir dengan kandungan bahan organik yang tinggi adalah jenis tanah yang cocok untuk menanamnya.

Pada dasarnya cara menanam melon organik di dalam pot tidak jauh berbeda dengan teknik budidaya yang dilakukan di sawah atau kebun. Berikut ini adalah cara-caranya:

Persiapan Bibit

Siapkan media bibit. Media bibit dibuat dari campuran tanah dengan pupuk kompos, perbandingannya 2:1. Media bibit kemudian dimasukan dalam polybag berukuran kecil.  Selama 12 jam benih direndam dalam air yang telah diberi larutan organik. Sebelum disimpan dalam tempat yang gelap tiriskan terlebih dulu dalam koran. Segera pindahkan ke dalam media semai yang telah disiapkan sebelumnya jika benih telah berkecambah. Upayakan benih yang runcing menghadap ke bawah.

Persiapan media Tanam

Siapkan media tanam dari campuran tanah, pupuk kompos, dan arang sekam. Gunakan perbandingan 1:2:2. Kemudian masukkan kedalam pot dan tambahkan larutan organik, aduk merata. Larutan organik bisa dibeli di toko pertanian atau membuat sendiri dari bahan-bahan nabati.

Penanaman

Setelah berumur 12-14 hari atau mempunyai 4 helai daun dilakukan penanaman bibit. Sirami media tanam itu terlebih dulu sebelum bibit ditanam. Untuk mengurangi kematian lakukan penanaman pada sore hari dan intensif melakukan penyiraman.

Pemasangan Ajir

Pasang ajir dari bilah bambu di dalam pot berisi bibit tanaman melon yang panjangnya 1,5-2 m.

Pemangkasan Dan Pemilihan Buah

Untuk memilih bakal buah yang akan dibesarkan dilakukan pemangkasan cabang. Pilih satu calon buah untuk dibesarkan pada cabang 7-12 dan cabang lainnya boleh dipangkas.

Pemupukan

Lakukan pemupukan lanjutan dengan menggunakan kompos atau pupuk organik. Taburkan di sekitar tanaman atau disemprot dengan memakai handsprayer.

Pengendalian Hama Dan Penyakit

Pengendalian hama dan penyakit menggunakan pestisida organik/nabati. Lakukan dengan cara selang-seling. Jika musim hujan coba tambahkan perekat pada daun tanaman agar butiran/cairan pestisida melekat di daun.

Pemanenan

Apabila melon sudah berwarna kuning dan harum aromanya atau terdapat retakan di ujung tangkai itu pertanda buah siap dipanen.

Itulah 8 cara menanam melon organik di dalam pot yang baik dan benar sehingga hasilnya optimal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *