Cara Menanam Durian Musangking Secara Organik

Cara Menanam Durian Musangking Secara Organik

Urbanina.com – Cara menanam durian musangking sebetulnya tidak serumit yang Anda bayangkan. Tanaman durian ini dapat tumbuh di daratan rendah sampai ketinggian 1000 meter dpl pada daerah yang memiliki iklim basah atau curah hujannya tinggi dengan kondisi tanah lembab, gembur, subur dengan kedalaman air tanah tidak melebihi 1 meter. Bibit dari tanaman durian yang mudah untuk ditanam secara organik dengan hasil yang baik adalah durian musangking. Tapi seperti apakah cara menanam durian musangking secara organik?

Durian musangking merupakan salah satu durian terbaik hingga sekarang. Tanaman durian yang di negeri asalnya dijuluki Mou San Wan atau raja kucing ini diperkenalkan pertama kalinya pada tahun 1990-an. Durian ini menawarkan karakter yang spesial dengan daging buahnya berwarna kuning dan tebal, terlihat lembut dan rasanya manis pahit, serta bijinya kecil. Selain itu durian musangking termasuk durian dengan daging buahnya yang kering dan menjadi salah satu varietas terbaik di kelasnya. Terlebih jika menerapkan cara menanam durian musangking secara organik saat membudidayakannya.

Cara Menanam Durian Musangking Secara Organik

Berikut ini cara menanam durian musangking secara organik :

  1. Sediakanlah bibit tanaman durian musangking yang bisa dibeli di toko bibit atau membuat sendiri bibitnya.
  2. Bersihkanlah lahan yang akan dipergunakan untuk membudidayakan bibit tanaman durian musangking dari berbagai gangguan gulma dan tanaman liar lainnya di sekitar lahan.
  3. Singkirkanlah pohon-pohon atau tanaman yang menghambat masuknya cahaya matahari ke lahan yang akan dipergunakan untuk menanami bibit durian musangking. Pastikanlah bibit durian musangking ditanamn pada lahan yang mendapatkan sinar matahari secara penuh.
  4. Buatlah lubang berukuran 50 x 50 x 50 cm (ukuran tinggi bibit 1 meter) untuk tempat meletakkan bibit tanaman yang telah dipersiapkan sebelumnya. Namun sebelum bibit ditanam biarkanlah lubang yang telah dibuat tadi terkena cahaya matahari selama 2-3 hari supaya bakteri yang ada di dalam tanah mati dan bibit durian yang akan ditanam pun bebas dari bakteri tersebut.
  5. Selanjutnya buka pembungkus bibit dan bibit dimasukkan ke dalam lubang tanam yang sudah dibuat sebelumnya. Sebelumnya korek-korek sedikit tanahnya untuk memasukkan bibit itu lalu pendam tanah bibitnya, tetapi tanahnya tidak boleh memendam batang bibit tanaman. Usahakan bibit ditanam rata dengan tanah yang terbawa dari bibit dan batang tanaman bersih dari tanah. Uruglah tanah melingkari bibit tanaman durian musangking.
  6. Lebih baik permukaan lahan yang ditanami bibit ditutup dengan jerami/merang padi untuk menghambat penguapan. Bibit tanaman disiram setiap sore pada waktu musim kering/kemarau supaya bibit selalu segar.
  7. Lakukan pemupukan setiap bulan dengan pupuk organik dengan cara menyiramkan pupuk ke bagian bawah bibit tanaman durian musangking. Pemupukan harus dilakukan sesuai petunjuk dan anjuran yang tertera dalam kemasan atau botol pupuk.
  8. Sesudah bibit tumbuh sampai berumur 3 bulan sebaiknya bibit diberi pupuk kandang sebanyak 1/4 karung untuk tanaman yang tumbuhnya telah setinggi 1-2 meter. Disamping itu berikan juga pada tanaman yang telah berumur 1-2 tahun ketika sedang berbuah.
  9. Lakukan penyiangan supaya tanaman durian tidak terganggu oleh gulma dan tanaman liar lainnya sehingga bisa tumbuh subur dan berbuah lebat serta sehat.

Demikianlah 9 cara menanam durian musangking secara organik dan semoga tulisan ini bermanfaat untuk Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *