Cara Menanam Cabe Di Dalam Polybag

Urbanina.com – Bila Anda adalah salah seorang yang menyenangi rasa pedas, sebaiknya Anda mencoba bercocok tanam cabe sendiri di rumah melalui cara menanam cabe di dalam polybag. Dengan demikian Anda dapat dengan cepat memetik cabe kapan saja sesuai dengan keinginan Anda.

Berbeda dengan cara yang dipergunakan untuk bertanam cabe pada umumnya, cara menanam cabe di dalam polybag pun bisa dilakukan. Berikut ini beberapa langkah cara menanam cabe di dalam polybag.

Cara Menanam Cabe Di Dalam Polybag

Media Tanam

  • Gunakan tanah gembur dan tidak mudah becek yang banyak mempunyai unsur hara.
  • Media tanam berupa campuran arang sekam, pupuk kompos/pupuk kandang, dan tanah dengan proporsi 1:1:1 atau dengan proporsi 2:1 jika hanya memakai campuran pupuk kandang/kompos dan tanah saja.
  • Seluruh campuran yang akan dipergunakan selaku media tanam diaduk sampai merata. Lalu diletakkan di tempat yang sulit tergenang air.
  • Media tanam dipersiapkan kira-kira 7-10 hari sebelum bibit cabe benar-benar sudah siap dipindahkan ke dalam polybag.
  • Polybag yang akan dipergunakan lebih baik yang memiliki ukuran besar, minimal berdiameter 30 cm.

Penanaman Bibit Cabe

Pemindahan bibit cabe ke dalam polybag ada baiknya dilakukan pada waktu pagi hari atau sore hari supaya tanaman tidak langsung terpapar sinar matahari yang dapat membuat tanaman jadi layu. Media tanam disiram dengan air supaya basah, lalu pas di tengah-tengah polybag diberi lubang dengan dalam 5-7 cm.

Selanjutnya pindahkan bibit cabe ke lubang tanam yang ada di dalam polybag dengan pelan-pelan supaya media semai dan akar tanamannya tidak sampai rusak. Pangkal tanaman ditutup  dengan tanah dan ditekan-tekan sedikit supaya bibit tanamannya kuat dan kokoh. Lalu tanaman disiram dengan air secukupnya guna memelihara kelembapan tanahnya. Saat permulaan penanaman polybag diletakkan di tempat yang secara langsung tidak mendapatkan sinar matahari kira-kira 3-4 hari supaya tanaman dapat menyesuaikan dengan media tanam yang baru. Bila bibit telah cukup kuat dan telah mulai muncul akar tanaman pada media tanam yang baru, maka polybag telah dapat ditaruh di tempat yang tepapar penuh sinar matahari.

Perawatan dan Pemeliharaan

Lakukan pemupukan tambahan dengan memakai pupuk anorganik dan pupuk organik. Pupuk anorganik dapat memanfaatkan pupuk buatan (NPK) sebanyak 1 sendok tiap polybag 1 bulan sekali.  Sementara itu pupuk organik dapat diperoleh dari kotoran ternak/hewan.

Penyiraman tanaman bisa dilakukan minimal 1 kali sehari bila sedang hujan atau disesuaikan dengan kondisi tanah setempat. Lakukan pembuangan daun-daun kuning pada tanamannya dan pangkas bagian-bagian tanaman yang telah tak produktif lagi, seperti batang tanaman yang berwarna kecokelatan dan nyaris mati. Gunakan pestisida organik untuk membasmi hama yang mengganggu tanaman.

Akan tetapi tidak boleh terlampau sering mempergunakan pestisida sebab bisa merusak tanaman cabe. Bila tanaman cabe telah tumbuh besar, alangkah baiknya diberikan kayu penahan pada tanaman supaya tanaman cabe tidak gampang  roboh.

Pemanenan cabe

Pemanenan cabe bisa dilakukan bila cabe sudah tumbuh dengan sempurna dan mempunyai buah yang segar serta matang, warnanya merah atau saat cabe masih mempunyai garis hijau pada kulit buahnya.

Cabe dengan keadaan seperti itu bisa bertahan 1-2 harian. Sebaiknya pemanenan cabe diadakan pada waktu pagi hari agar kesegaran cabe tetap terpelihara. Gunakan wadah yang mempunyai peredaran udara yang baik sehingga cabe tidak mudah busuk.

Jika Anda mau memulai urban farming, menanam sayuran hidroponik, sayuran organik, mau menanam sistem akuaponik, sebaiknya Anda berkunjung ke www.store.urbanina.com di sini tersedia berbagai starterkit dan juga alat serta bahan untuk Anda yang mau mulai menanam. Atau bisa konsultasi ke 082227639118.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *