Cara Menanam Cabai Sistem Hidroponik Fertigasi

Cara Menanam Cabai Sistem Hidroponik Fertigasi

Urbanina.com – Sistem hidroponik memiliki banyak metode diantaranya adalah sistem fertigasi yang biasa diaplikasikan pada pertanian dengan skala yang cukup besar. Sistem hidroponik fertigasi adalah sistem yang menggabungkan pemberian nutrisi atau fertilisasi atau pemupukan dengan sistem pengairan tanaman atau irigasi. Sistem ini banyak digunakan karena cukup praktis dan menudahkan petani dalam merawat tanaman khususnya dalam memberikan nutrisi dan air. Salah satu jenis tanaman yang cocok ditanam dengan metode fertigasi ini adalah jenis cabai dengan berbagai macam varietas mulai dari cabai merah, cabai hijau maupun cabai rawit. Dalam merakit sistem ini tanaman diletakkan dalam polybag dan larutan nutrisi yang mengandung air dan unsur hara akan dialirkan dari tendon nutrisi menuju tanaman melalui selang berukuran cukup kecil dimana disetiap polybag akan memeiliki satu selang percabangan. Untuk mengetahui lebih lanjut bagaimana cara menanam cabai sistem hidroponik fertigasi, simak uraiannya berikut ini.

menanam cabai sistem hidroponik fertigasi

Alat dan Bahan Yang Diperlukan

Adapun alat dan bahan yang dibutuhkan untuk menanam cabai sistem hidroponik fertigasi antara lain :

  • Polybag atau kantung tanaman yang bisa diperoleh dengan mudah ditoko pertanian dengan ukuran minimal 30 cm. Polybag nantinya akan berfungsi sebagai tempat meletakkan media tanam hidroponik dan tanaman.
  • Selang yang digunakan untuk mengalirkan nutrisi dari tendon menuju masing-masing tanaman. Selang utama memiliki diameter sekitar 2 hingga 3 cm sementara selang yang merupakan percabangan memiliki diameter yang lebih kecil sekitar 1 cm.
  • Benih tanaman cabai berkualitas baik yang didapat dari toko penyedia benih tanaman dan pastikan Anda membeli benih berkualitas jika anda menanam cabai untuk tujuan budidaya komersil.
  • Media tanam untuk sistem fertigasi dimana larutan nutrisi diteteskan dari selang secara kontinyu maka media tanam yang cocok digunakan adalah media yang memiliki daya simpan dan daya serap air yang cukup tinggi misalnya arang sekam.
  • Larutan nutrisi khusus hidroponik misalnya larutan AB Mix atau Anda bisa membuatnya sendiri jika nutrisi tidak tersedia.
  • Pupuk kompos sebagai campuran arang sekam agar tanaman cabai tumbuh lebih optimal.

Proses Penanaman Cabai Metode Hidroponik Fertigasi

Sebelum menanam cabai sistem hidroponik fertigasi, ada langkah-langkah yang harus dilakukan sebagai tahap persiapan penanaman diantaranya adalah penyemaian benih cabai.

Tahap Penyemaian

Sebelum disemai benih cabai direndam dalam air hangat selama 3 jam dan ambillah biji yang terapung. Gunakan hanya biji yang tenggelam untuk proses penyemaian. Biji bisa disemai dengan menggunakan tanah yang dicampur kompos atau pada arang sekam yang dibasahi dengan perbandingan tanah : sekam : pupuk kompos adalah 1 : 1 ; 1. Letakkan media semai dalam polybag dan letakkan dua benih cabai pada media tersebut yang telah dilubangi sebelumnya pada bagian tengah agar benih bisa masuk cukup dalam. Semai benih cabai secara merata dan simpan ditempat yang gelap atau terlindung cahaya.

Tahap Transplantasi

Tahap transplantasi  adalah tahap pemindahan bibit tanaman pada media tanam hidroponik. Setelah bibit cabai tumbuh dan memiliki sekitar 4 buah daun, bibit dapat dipindahkan ke dalam polybag yang berisi media tanam arang sekam dan lakukan pemindahan tanaman dengan hati-hati dan bersihkan akarnya terlebih dahulu. Setelah bibit ditanam pada media hidroponik, sambungkan selang yang terhubung dengan tendon nutrisi dan pastika nutrisi menetes dengan baik.

Tahap Perawatan dan Pemanenan

Tanaman cabai budidaya harus dirawat dengan baik. Berikan tamabahn pupuk jika diperlukan dan ditemui gejala deficit unsur hara. Cabutlah gulma dan rumput yang tumbuh disekitar tanaman dan semprotlah tanaman dengan pestisida alami jika didapai hama yang menyerang tanaman tersebut. Jika dirawat dengan baik tanaman cabai bisa dipanen setelah 2 hingga 3 bulan tergantung jenis varietas cabai yang ditanam.

Demikian penejlasan tentang bagaiamana menanam cabai sistem hidroponik fertigasi. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *