Cara Menanam Cabai Rawit Organik Di Pekarangan Rumah

Urbanina.com –¬†Saat menjelang hari raya harga cabai biasanya melonjak tinggi sehingga isi kantong terkuras. Sekarang Anda tidak perlu cemas lagi karena sudah ditemukan beberapa solusi, salah satu diantaranya adalah dengan cara menanam cabai rawit organik di pekarangan rumah. Dengan teknik budidaya organik maka siapapun bisa melakukannya, termasuk ibu rumah tangga pun bisa menanamnya sendiri di pekarangan rumah. Namun banyak orang yang masih belum mengetahui cara menanam cabai rawit organik di pekarang rumah.

cara menanam cabai rawit organik di pekarangan rumah

Cara menanam cabai rawit organik di pekarangan rumah terbilang mudah dilakukan, tetapi ada beberapa tahapan atau langkah yang harus dilakukan.

  • Sebelum disemai pilih terlebih dahulu bijinya dengan merendamnya dalam sebuah wadah. Biji yang digunakan adalah biji yang tenggelam ketika dilakukan perendaman.
  • Keringkanlah biji cabai dengan menjemurnya di tempat yang tidak terkena cahaya matahari langsung. Biji dipindahkan ke media penyemaian setelah benar-benar
  • Campurkan tanah, pupuk kandang dan sekam untuk media tanam cabai rawit dengan memakai perbandingan 2:1 dimana 2 untuk tanah dan 1 untuk pupuk kandang atau sekam.
  • Biji ditebarkan pada kotakan/bedengan dengan tebal 5-10 cm.
  • Untuk merangsang pertumbuhan benih biji direndam dengan air hangat terlebih dahulu selama kira-kira 6 jam untuk merangsang pertumbuhan benih.
  • Semai benih dengan jarak 10 cm supaya optimal pertumbuhan benih
  • Benih disiram dengan air, biasa air bersih atau air sungai. Namun lebih bagus lagi adalah air sumur.
  • Tutuplah media semai menggunakan karung goni basah agar udara di dalamnya tetap lembab dan basahi lagi jika karung
  • Buka karung goni setelah 4 hari. Segera ganti dengan plastik transparan agar terhindar dari sinar matahari langsung dan air hujan.
  • Benih akan tumbuh daun setelah 30-45 hari disemai. Benih siap ditanam jika jumlah daunnya terdapat 4 atau lebih.

 

Penanaman

Langkah berikutnya terkait cara menanam cabai rawit organik di pekarangan rumah adalah tahapan penanaman, diantaranya:

  • Siapkanlah pot bunga atau polybag berukuran sekitar 30 cm.
  • Tanah, pupuk kompos, dan sekam dicampur secara merata, perbandingannya adalah 1:1:1.
  • Campuran itu dimasukkan ke dalam pot atau polybag lalu berilah
  • Bibit dan tanah dipindahkan ke sekitar akar agar tidak mengalami kerusakan.
  • Tanah di sekitar bibit tersebut ditekan-tekan sampai
  • Pasanglah jejer atau bilah bambu di sebelah pohon sebagai penopang dengan ukuran 20 cm agar tetap tegak.

 

Perawatan

Untuk menghasilkan cabai rawit organik yang berkualitas, lakukanlah beberapa perawatan berikut:

  • Lakukan penyiramanan secukupnya sebanyak 1 kali sehari agar tanah tidak kekeringan, namun tidak boleh terlalu basah dan terlalu sering.
  • Lakukan pemupukan sebulan setelah penanaman dan setiap cabai rawit habis dipanen. Gunakan pupuk organik atau pupuk dari bahan-bahan hayati.
  • Jika pohon terserang hama dan penyakit segera potong dan buang bagian pohon yang terkena hama dan penyakit itu atau dicabut sekaligus dibakar jika terserang parah. Hama yang biasanya menyerang cabe adalah Kutu gurem, tungau merah , dan kutu daun merupakan hama yang sering menyerang pohon cabai rawit.

 

Pemanenan

Saat pohon telah berumur 2,5 bulan kita sudah bisa mulai memanennya. Lakukan pemetikan pada pagi hari dan cabai rawait harus dipetik beserta tangkainya.

Usai sudah bahasan mengenai cara menanam cabai rawit organik di pekarangan rumah. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *