Cara Menanam Cabai Pelangi Di Dalam Pot

Cara Menanam Cabai Pelangi Di Dalam Pot

Urbanina.com – Cabai merupakan salah satu jenis tanaman yang sering ditanam oleh Anda yang mengaku diri hobi bertanam. Cabai adalah tumbuhan sekaligus buah yang termasuk dalam jajaran genus Capsicum. Buah cabai dapat dimasukkan ke dalam golongan bumbu atau sayuran, tergantung pada penggunaan cabai tersebut. Salah satu varietas cabai yang kerap digunakan adalah cabai pelangi (ornamental pepper). Sedikit orang yang membudidayakan cabai pelangi hingga saat ini akibatnya ketersediaannya masih termasuk cukup langka. Padahal cara menanam cabai pelangi di dalam pot tidaklah sulit.

Cabai pelangi mempunyai beberapa nama lain diantaranya cabai ornamental bianglala dan bolivian rainbow pepper. Cabai ini mempunyai tingkat kepedasan paling tinggi mencapai 30.000 SHU. Jika dibandingkan dengan cabai rawit hijau yang ada di pasaran tentunya masih kalah pedas karena tingkat kepedasan cabai rawit hijau mencapai 50.000-100.000 SHU. Alhasil cabai ini lebih banyak dimanfaatkan sebagai tanaman hias, meski sesungguhnya bisa juga dikonsumsi untuk menimbulkan rasa pedas pada masakan atau sambal.

Cara Menanam Cabai Pelangi di dalam Pot [ ]

Cabai pelangi bukan jenis tanaman yang bisa tumbuh besar dan tinggi. Tinggi tanamannya cuma dapat mencapai 50 cm sehingga bila Anda tidak mempunyai lahan/tanah yang luas, Anda dapat tetap menanamnya di teras rumah atau halaman rumah dengan menggunakan media pot atau polybag sebab tidak akan banyak memakan tempat. Namun tidak semua orang mengetahui cara menanam cabai pelangi di dalam pot itu seperti apa.

Hebatnya lagi, cabai pelangi ini tidak membutuhkan pemeliharaan khusus seperti pemeliharaan tanaman cabai kebanyakan. Cabai ini sepanjang tahun bisa terus berbuah bila tanaman tumbuh subur karena ditanam atau dibudidayakan dengan baik dan benar. Penyebaran tanaman cabai ini pun sudah mencapai nyaris di seluruh Indonesia. Namun memang pada umumnya baru sekedar kesenangan saja.

Berikut ini cara menanam cabai pelangi di dalam pot dengan mudah dan sederhana.

Penyemaian biji

Biji cabai pelangi direndam di dalam air hangat sekitar selama 2 jam. Lalu selama beberapa menit biji itu diangin-anginkan. Kemudian biji ditanam di media semai, lantas pada pagi dan sore harinya dilakukan penyiraman. Namun air siraman tidak boleh tergenang di media semai itu. Dalam waktu 1 minggu biji akan tumbuh.

Pemindahan

Tanaman cabai dipindahkan ke media tanam baru berupa campuran sekam padi, pupuk kandang dan tanah bila sudah mempunyai daun sebanyak 6-8 lembar. Kemudian diletakkan di wadah seperti pot, polybag atau tanah.

Pemupukan

Berikanlah pupuk daun seperti pupuk NPK bila tanaman belum mulai mengeluarkan bunga. Namun bila sudah menghasilkan bunga, sebaiknya beri pupuk NPK yang khusus untuk kebutuhan pembungaan dan pengendalian hama.

Pemanenan

Cabai pelangi bisa mulai dipanen saat berumur 90 hari (3 bulan) setelah penanaman. Buah cabai yang sudah siap untuk dipetik akan memiliki warna merah cerah.

Tanaman yang berasal dari Bolivia ini adalah tanaman cabai yang cantik dan tepat untuk digunakan menjadi hiasan. Warna cabai akan berubah-ubah mulai dari warna ungu, kuning, oranye, dan lama kelamaan berwarna merah saat masak. Seluruh tingkatan warna itu berlangsung dalam sebuah urutan, berdasarkan tahap kematangan cabai. Alhasil saat dalam satu tanaman cabai memiliki banyak buah yang tahap kematangannya berbeda, maka tanaman cabai pelangi akan terlihat cantik dan berwarna-warni seperti pelangi.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *