Cara Menanam Bawang Merah Dalam Pot

Cara Menanam Bawang Merah Dalam Pot

Urbanina.com – Siapa sih orangnya yang tidak tahu bawang merah? Tanaman yang dalam bahasa Latin disebut Allium cepa ini memang sudah memasyarakat yang selalu hadir dalam hampir semua jenis masakan. Tanaman yang diduga berasal dari Asia Tenggara ini sudah banyak dibudidayakan masyarakat Indonesia, namun belum banyak yang mengetahui cara menanam bawang merah dalam pot karena selama ini orang menjumpainya ditanam di lahan sawah atau ladang.

Pada intinya cara budidaya atau menanam tanaman semuanya nyaris sama, namun untuk budidaya tanaman di dalam pot akan jauh lebih praktis dalam hal pemeliharaan/perawatannya, khususnya mengenai pengairannya. Berikut ini akan urbanina sampaikan cara menanam bawang merah dalam pot secara sederhana.

Cara Menanam Bawang Merah Dalam Pot

Persiapan

Guna memulai usaha budidaya bawang merah Anda mesti mempersiapkan beberapa hal, diantaranya:

  • Bibit bawang merah yang telah siap tanam
  • Pot
  • Media tanam berupa campuran tanah humus, abu sekam, dan kompos dengan proporsi 1:1:1 atau bokashi saja.
  • Furadan
  • Air
  • Fertilizer/pupuk, secukupnya·

Penanaman

Tahapan penanaman bawang merah adalah sebagai berikut:

  • Bokasi atau media tanam berupa komposit tanah humus, abu sekam, dan kompos dimasukkan ke dalam pot, namun sebelumnya komposit abu sekam, kompos dann tanah diaduk hingga merata ditambah 5 gram furadan untuk setiap pot.
  • Sesudah tercampur merata dan dimasukkan ke dalam pot kemudian lakukan penyiraman hingga basah secara merata.
  • Ujung bibit bawang merah dipotong sepertiga dari panjang bibitnya dan bibit bawang merah tersebut ditancapkan ke dalam tanah sedalam dua pertiga dari panjang bibit dan jaraknya 10-12 cm.
  • Setiap pot diisi dengan 4-5 biji bibit, tergantung ukuran potnya.

Perawatan/Pemeliharaan

Perawatan yang perlu dilakukan untuk tanaman bawang merah mencakup penyiraman, pemupukan, penyiangan rumput/gulma, penimbunan tanah, serta pengendalian hama dan penyakit.

  • Penyiraman terhadap tanaman bawang merah di dalam pot dilakukan  sebanyak satu minggu sekali atau jika tanah klihatan kering dan sesudah pemupukan. Penyiraman dilakukan dengan cara bibit tanaman bawang merah disiram atau dikocori air memakai selang air.
  • Pemberian pupuk bisa dilakukan saat tanaman berumur 1, 3, 4 minggu dengan menggunakan pupuk NPK sebanyak 5 gram per pot. Apabila umur tanamannya sudah bertambah maka segera sesuaikan dengan cara menambah sedikit jumlah pupuknya.
  • Penyiangan terhadap rumput liar dan gulma lainnya dilakukan seminggu sekali atau bila rumput liar/gulma sudah banyak tumbuh.
  • Penimbunan tanah (pembubunan) pada pangkal batang tanaman bisa dilakukan sebanyak dua minggu sekali.

Pengendalian Hama dan Penyakit

Pengendalian hama dan penyakit yang perlu dilakukan terhadap tanaman bawang merah terbilang relatif mudah. Jika tanaman ini terserang ulat dan telur, maka Anda cukup  mengambil ulat dan telur tersebut dari daun tanaman bawang merah. Sementara itu penyakit yang menyerang tanaman bawang merah dapat dikendalikan dengan menggunakan pestisida organik/ hayati yang ramah terhadap lingkungan. Pestisida ini dapat diperoleh di toko-toko setempat.

Pemanenan

Pemanenan pada tanaman bawang merah bisa dilakukan saat tanaman berumur 55-65 hari. Pemanenan dilakukan dengan cara mencabut tanaman secara hari-hati dari tanah kemudian dikeringkan, dijemur pada wadah tersendiri di siang hari.

Demikianlah cara menanam bawang merah dalam pot dan jika Anda mau memulai urban farming, menanam sayuran hidroponik, sayuran organik, mau menanam sistem akuaponik, sebaiknya Anda berkunjung ke www.store.urbanina.com di sini tersedia berbagai starterkit dan juga alat serta bahan untuk Anda yang mau mulai menanam. Atau bisa konsultasi ke 082227639118.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *