Cara Budidaya Jamur Kuping Agar Berhasil

Cara Budidaya Jamur Kuping Agar Berhasil

Urbanina.com – Budidaya jamur kuping merupakan salah satu usaha budidaya yang menguntungkan selain jamur tiram putih. Cara budidaya jamur kuping tergolong mudah. Jamur ini tumbuh subur dari sisa-sisa tumbuhan/kayu yang mempunyai tingkat kelembapan tinggi. Jamur kuping merupakan tanaman jamur berwarna cokelat kehitamana/hitam yang memiliki daun lebar menyerupai bentuk telinga manusia.

Jamur kuping cocok sekali dibudidayakan sebab menawarkan nilai bisnis yang terhitung tinggi, apalagi bila pada bagian atas tubuh buahnya memiliki warna cokelat namun pada bagian bawah tubuh buahnya dengan warna hitam berukuran kecil. Jamur ini sering dimasak untuk olahan makanan seperti tauco jamur, nasi goreng jamur, sayur kimlo, dan yang lainnya dengan rasanya yang lezat bertekstur lunak.

 

Dalam cara budidaya jamur kuping ini tidakCara Budidaya Jamur Kuping Agar Berhasil memerlukan lahan yang demikian luas. Penanamannya cuma memerlukan serbuk gergaji, waktu penanaman hingga dipanen singkat dan harga jualnya tinggi karena kandungan gizinya juga banyak. Wajar jika banyak orang yang ingin tahu cara budidaya jamur kuping ini.

Berikut ini cara budidaya jamur kuping yang harus Anda ikuti agar hasilnya optimal.

  1. Menyiapkan Bibit Jamur Kuping

Pilih bibit jamur kuping yang memiliki kualitas tinggi. Anda dapat membeli bibit F4 yang telah siap untuk ditanam jika akan menjadikan menanam jamur kuping ini selaku usaha budidaya.

  1. Menyiapkan Media Tanam

Siapkan media tanam, diantaranya serbuk gergaji kayu (90%) yang sudah diayak, bekatul sebanyak 10-15% bekatul, kapur CaCO3 sebanyak 1-3% dan air secukupnya. Kesemua bahan itu mesti dicampur hingga rata sampai kadar air media mencapai kira-kira 50-70%.

  1. Fermentasi Media Tanam

Media tanam didiamkan selama 3-5 hari. Kemudian media tanam dibalik selama 2-3 hari hingga warnanya berubah menjadi  kelihatan cokelat atau kehitaman.

  1. Membuat Baglog

Media tanam dimasukkan ke dalam kantong plastik tahan panas berkapasitas kira-kira 1 Kg dengan ukuran 30 × 20 cm dan tebal plastik sekitar 0,5 mm atau tinggi kira-kira 20 cm. Media mesti dipadatkan dengen pengepres.

  1. Proses Sterilisasi

Sterilisasi dilakukan pada suhu 950-1200oC selama 8 jam. Kemudian dibiarkan dalam ruang inokulasi sampai suhunya kembali normal.

  1. Inokulasi

Inokulasi adalah proses penanaman bibit pada tiap-tiap baglog setelah suhu di baglog telah normal kembali. Untuk memulainya Anda mesti menyemprot kedua tangan dengan alkohol kira-kira 70%. Botol baglog bibit disemprot menggunakan alkohol supaya betul-betul steril. Lalu tutup kapas baglog mesti dibuka di atas api spiritus guna memperkecil kontaminasi. Stik besi/kawat yang telah dibakar langsung di atas api spiritus dimasukkan ke dalam baglog dan lepaskanlah penutup baglog. Bibit dimasukkan ke dalam mulut baglog, lantas cincin digoyangkan untuk membantu supaya bibit tersebar ke permukaan baglog. Kapas dipasang kembali untuk menutupi baglog.

  1. Masa Inkubasi

Suhu diupayakan berada antara 280-350oC dengan tingkat kelembaban ruangan mesti 80% dan cahaya lampu TL sebesar 60 wat. Masa inkubasi membutuhkan waktu 4-8 minggu hingga terlihat tumbuh miselium yang berwarna putih dan memenuhi baglog. Bila lebih dari  5 minggu setelah diinkubasi masih tidak keluar miselium berarti budidaya jamur kuping belum sukses.

  1. Panen

Dalam satu periode, pemanenan jamur bisa dilakukan setelah 5-6 bulan setelah tanam dimana jamur kuping telah tumbuh maksimal ditandai timbulnya gelombang yang tak rata di sisi tepian jamur. Biasanya umurnya telah 3-4 minggu sejak terbentuk bakal tubuh buah. Anda dapat memanen jamur kuping 4-6 kali dengan cara mencabut jamur kuping berikut akar-akarnya.

Jika Anda mau memulai urban farming, menanam sayuran hidroponik, sayuran organik, mau menanam sistem akuaponik, sebaiknya Anda berkunjung ke www.store.urbanina.com di sini tersedia berbagai starterkit dan juga alat serta bahan untuk Anda yang mau mulai menanam. Atau bisa konsultasi ke 082227639118.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *