Cara Budidaya Jambu Kristal dengan Mudah


Urbanina.com – Jambu kristal merupakan mutasi dari residu Thailand Pak yang diketemukan pada 1991 di Kabupaten Kao Shiung, Taiwan. Pada 1991 Taiwan Technical Mission memperknelkan tanaman jambu ini di Indonesia. Jambu kristal sesungguhnya tidak betul-betul tanpa biji, namun karena jumlah bijinya kurang dari 3% sehingga sepintas nyaris tak berbiji. Hal ini menarik banyak orang untuk membudidayakannya, tetapi seperti apa cara budidaya jambu kristal ini?

Budidaya jambu kristal memang masih jarang peminatnya tetapi di situlah letak peluang bisnis yang sesungguhnya. Pasalnya semakin sedikit pesaing akan semakin banyak permintaannya. Akan tetapi harus mengetahui cara budidaya jambu kristal terlebih dulu jika ingin mencobanya.

Cara Budidaya Jambu Kristal dengan Mudah []

Berikut ini cara budidaya jambu kristal yang mudah, tetapi tepat.

Pengolahan Tanah

Tanah digemburkan dengan cara dicangkul atau dibajak secara merata sedalam 30 cm. Lalu diberi pupuk kompos/pupuk kandang sebanyak 40 kg/m2. Selanjutnya membuat bedengan berukuran 1,20 meter dengan panjang disesuaikan pada lahan penanaman.

Jika ditanam dalam pot memakai media tanam berupa campuran sekam, kompos/pupuk kandang, dan tanah dengan proporsi 2:2:1. Dasar pot diberi busa/batu apung/kerikil terlebih dahulu sebelum bibit ditanam.

Pemeliharan

Penyulaman dan penjarangan wajib dilakukan. Gulma dan tanaman pengganggu lainnya mesti disiangi hingga radius kira-kira 1,5 – 2 meter sekeliling lahan tanam. Tiap-tiap 1 bulan sekali tanah di sekeliling tanaman mesti diadakan pembalikan tanah dan mengolah tanah supaya tetap lembut hingga tanaman betul-betul kuat.

Pemangkasan pada sisi ujung dilakukan sesudah tanaman berumur 2 tahun supaya tajuk dan rantingnya lebat dan rimbun serta meningkatkan dan mengatur produksi supaya tanaman tetap terawat. Perempalan/pemangkasan pun diadakan setiap tanaman telah dipanen.

Pemupukan

Pemupukan dilakukan dengan cara periodik supaya kesuburan lahan tetap terpelihara. Pada umur 0-1 tahun setiap tanaman di pupuk dengan campuran ZK (20 gram), urea (100 gram), TSp (5 kg), dan pupuk kandang (40 kg) yang ditaburkan di sekeliling tanaman atau masukkan ke lubang yang digali dengan dalam 30 cm dan lebarnya 40 cm lalu ditutup lagi dengan tanah galian tersebut.

Pemupukan untuk tanaman berumur 1-3 tahun dilakukan dengan campuran TSP (250 gr) dan NPK (250 gr) per tanaman serta diulang tiap 3 bulan sekali dengan jumlah yang sama. Pemupukan bagi tanaman yang berumur di atas 3 tahun jika pertumbuhan tunasnya telah tidak bagus maka kecuali NPK dan TSP dengan takaran yang sama tanaman pun membutuhkan pupuk kandang sebanyak 40 kg per tanaman.

Pengairan dan Penyiraman

Selama 2 minggu sesudah bibit dipindahkan dari persemaian dilakukan penyiraman dua kali sehari dan minggu-minggu selanjutnya jadi sekali sehari (sore hari). Bila tanaman jambu kristal sudah tumbuh kokoh maka kuraingilah frekuensi penyiramannya. Usahakan di sekitar tanaman tidak tergenang air, namun tetap lakukan penyiraman secukupnya.

Pengendalian hama dan penyakit

Hama dan penyakit yang biasa menyerang tanaman ini adalah lalat buah, kutu kebul, jamur embun jelaga, kutu putih, jamur karat merah, kumbang buah, dan ulat daun. Pengendalian dapat dilakukan dengan cara membungkus buah, menyemprotkan insektisida dan membuat perangkap.

bibit jambu kristal

Pemanenan

Pada umumnya tanaman jambu kristal bisa dipanen sesudah berumur 2 tahun, namun dengan bibit hasil cangkokan dapat cepat mengeluarkan buah ketika berumur 6 bulan dan bisa dipanen saat jambu berwarna putih kekuningan.

Demikianlah cara budidaya jambu kristal dengan mudah, namun hasilnya luar biasa.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *