Cara Budidaya Ikan Nila Di Terpal

Urbanina.com - Nila merupakan salah suatu jenis ikan yang lezat rasanya. Ikan nila tepat untuk diolah menjadi hidangan yang manis pedas, pedas, ataupun bumbu rujak. Nila pun sering dihidangkan di banyak restoran dengan sambal dan lalapan beragam jenisnya, seperti sambal tomat, sambal leunca, sambal terasi, sambal bawang, sambal ijo, dan yang lainnya. Tidak ada salahnya bila Anda membudidayakan ikan nila karena lumayan digemari. Oleh karena itu penting bagi Anda untuk mengetahui cara budidaya ikan nila di terpal yang akan diulas pada bahasan kali ini. cara budidaya ikan nila di terpal Ditinjau dari sisi ekonomi, membudidayakan atau beternak ikan nila akan menjadi bisnis/usaha yang prospektif. Sekedar informasi, ikan nila laku sekali di warung-warung makan dan pasaran. Anda bisa membudidayakannya sendiri, memasak ikan nila sendiri, lantas memasarkannya dalam bentuk yang sudah matang atau masih mentah. Itulah alasannya mengapa pada tulisan ini kita akan membahas mengenai cara budidaya ikan nila di terpal. Sesungguhnya kolam terpal merupakan pilihan yang sederhana sekali yang dapat dilakukan oleh Anda selaku pemula dalam beternak ikan nila. Hal ini sebagai wadah percobaan saja, namun bila memang dari beternak ini mengantarkan pada sebuah kesuksesan, jadi Anda bisa membuat kolam yang lebih luas lagi. Apabila Anda ingin mengaplikasikan cara budidaya ikan nila di terpal, maka terlebih dahulu Anda mesti mempersiapkan lahannya terlebih dulu. Berapapun luas lahan yang Anda miliki, maka Anda masih dapat mengakali secara cerdas berapapun luas lahan yang dimiliki asal saja bisa mendapatkan langsung sinar matahari. Selanjutnya menggali tanah sedalam 50 cm. Anda dapat menggunakan gundukan-gundukan tanah bekas galian itu sebagai tanggul supaya kolam terpal menjadi semakin kuat, lalu berilah batu bata. Langkah berikutnya ialah menaburkan sekam secara merata pada dasar kolam. Pasangkanlah terpal yang sebelumnya telah dipersiapkan dan supaya tidak gampang goyah saat ada angin sebaiknya tumpangi bagian atas terpal dengan pemberat seperti batu, bata, kayu atau lainnya. Kini saatnya Anda untuk mengisikan air bersih pada bak kolam terpal sesudah terpal dipasang secara benar. Untuk itu perlu dibuat saluran air guna keluar-masuk saat ada pergantian air waktu ikan-ikan telah beberapa minggu usianya. Sebelum benih-benih ikan ditabur atau dimasukkan ke dalam kolam sebaiknya saluran air yang pada bagian pintu masuknya telah dipasang saringan itu sudah dipersiapkan. Tiba waktunya untuk Anda menebarkan benih-benih ikan nila sesudah usai pesiapan. Anda bisa memasukkan ratusan ikan nila dalam sekali tabur karena umumnya benih ikan nila berukuran 12 cm dengan berat 30 gram. Ikan nila bisa mempertahankan hidupnya hingga masa panen tiba jika pemberian makanan dan pemeliharaannya tepat. Ikan nila bisa dipanen setelah kira-kira 6 bulan dari masa penaburan benih dengan berat mencapai 0,5 kilogram. Semoga uraian singkat mengenai cara budidaya ikan nila di terpal ini bermanfaat bagi Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *