Cara Budidaya Durian Merah Khas Banyuwangi

Cara Budidaya Durian Merah Khas Banyuwangi

Urbanina.com – Durian merah sebagai ikon durian khas Indonesia masih membutuhkan banyak pembudidaya atau petani durian supaya dapat manjadi simbol dan mencukupi keperluan pasar. Sebagain besar masyarakat menginginkan sekali durian ini menjadi ciri khas Indonesia, namun sekarang masih dalam taraf pengembangan sehingga perlu lebih disebarluaskan supaya dapat memenuhi permintaan pasar. Lalu, bagaimanakah cara budidaya durian merah khas Banyuwangi ini?

Diantara beberapa jenis buah durian yang kita ketahui durian merah merupakan salah satu buah durian yang unik. Tidak sama dengan buah durian yang lainnya, durian jenis ini mempunyai daging buah yang warnanya merah. Sentra produksi durian merah ini berada di Banyuwangi. Durian yang dalam bahasa ilmiah dinamakan Durio graveolens ini mempunyai ciri daging buahnya yang memiliki warna merah. Berbeda dengan jenis durian kebanyakan, durian merah berbiji lebih kecil dan daging buahnya juga lebih tebal dan rasanya lebih manis. Namun kadar alkoholnya ternyata lebih rendah dan aroma buahnya lebih tajam. Buah ini memiliki ukuran sedang dengan warna kulit buahnya kuning seperti umumnya buah durian.

Cara Budidaya Durian Merah Khas Banyuwangi [ ]

Berikut ini cara budidaya durian merah khas Banyuwangi untuk Anda yang ingin menanamnya di pekarangan rumah atau kebun.

Mencoba Langsung Durian Merah di Kebunnya

Hal ini bertujuan untuk menentukan varietas durian mana yang cocok dengan rasa yang diharapkan sebab di Banyuwangi ada 65 jenis durian dan 11 jenis diantaranya sudah layak ekspor. Anda dapat berkunjung langsung ke tempat pembibitan durian merah di Banyuwangi, Jawa Timur.

Identifikasi Tempat Tujuan Dan Memastikan Perlakuan Yang Diperlukan

Perlakuan itu dilakukan semirip mungkin dengan keadaan alam di Banyuwangi, antara lain tingginya paparan sulfur setiap hari dari Kawah Ijen dan Gunung Raung. Disamping itu durian merah juga membutuhkan sebanyak 26 unsur mineral mikro, seperti lantrium, silica, baron, alumunium, dan lainnya.

Namun bila telah ada di tempat baru, tidak perlu dilakukan dengan cara manual lagi. Teknik-teknik yang diperoleh tanaman durian di daerah asalnya ditiru di tempat yang baru sehingga hasilnya akan meniru tempat asalnya atau malah melebihi kualitas alam asalnya.

Lakukan Cek Lab Tanah di Lokasi Baru

Di lokasi pembibitan durian merah di Banyuwangi ini juga mengadakan fasilitas berupa laboratorium untuk memeriksa/cek tanah. Anda dapat membawa contoh/sampel tanah yang kelak akan dijadikan lahan untuk menanam durian merah guna dicek/diteliti oleh pihak laboratorium.

Durian merah Banyuwangi potensial sekali jadi ikon durian asli Indonesia. Pasalnya pendapat orang saat ini dimana terdapat durian besar maka pikiran langsung mengarah ke durian montong kepunyaan Thailand. Begitu juga masyarakat biasa melihat durian kuning langsung teringat ke durian musangking dari Malaysia.

Maka dari itu durian merah yang mempunyai ciri khas mencolok dapat menjadi ikon durian Indonesia. Dengan demikian di negara manapun kita mengkonsumsi durian merah ini pastinya akan teringat ke Indonesia. Selama ini durian merah diketahui kurang enak sehingga cuma sekedar obat di Kalimantan. Namun dengan dilakukannya perawatan dan perlakuan yang tepat di Banyuwangi ternyata durian ini malah dapat menawarkan rasa yang istimewa.

Itulah tadi 3 cara budidaya durian merah khas Banyuwangi untuk coba diaplikasikan dan semoga berhasil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *