Cara Budidaya Buah Naga Kuning Secara Simpel

Urbanina.com – Melihat buah naga berwarna merah dan putih sudah bukanlah hal yang baru lagi. Tetapi tidak demikian dengan buah naga kuning. Tidak cuma warnanya saja yang beda, namun bentuk buah naga kuning inipun berbeda dengan varietas buah naga merah maupun putih. Kulit buah naga kuning mempunyai duri mirip kaktus. Walau demikian rasa buah ini jauh lebih segar dan manis ketimbang 2 jenis buah naga lainnya. Bagaimanakah cara budidaya buah naga kuning dengan hasil maksimal?

Ditinjau dari segi kesehatan, buah naga kuning memiliki manfaat sama dengan jenis buah naga lainnya. Yaitu bisa mencegah kanker, menetralisir racun, mengurangi kolesterol, dan lain sebagainya. Karena bentuknya yang unik dan rasa buahnya lebih manis, akhir-akhir ini tidak sedikit orang melakukan budidaya naga kuning setelah mengetahui terlebih dahulu cara budidaya buah naga kuning yang baik dan benar.

Cara Budidaya Buah Naga Kuning Secara Simpel [ ]

Dari lahan seluas 0,5 hektar Anda dapat menghasilkan 2.000 buah naga kuning yang waktu pemanenannya kira-kira satu hingga dua tahun. Tiap-tiap pohon dapat menghasilkan 2-3 kg. Anda dapat memasok hasil panen ke berbagai supermarket di sekitar kota Anda. Harga jual buah naga kuning sekitar 75.000 – 100.000 rupiah per kilogram. Dalam satu bulan Anda dapat menjual buah naga kuning sekitar 400 kg dengan keuntungan bersihnya sekitar 70%–80% dari omzet.

Buah naga kuning termasuk relatif jarang dibudidayakan di Indonesia. Walau demikian, cara budidaya buah naga kuning tergolong lumayan mudah. Tanaman ini bisa dibudidayakan dengan cara disambung dan supaya pohon bisa kuat dan bertahan lama lebih baik batang dari buah naga kuning ini disambung dengan tanaman buah naga putih yang dipergunakan sebagai dasarnya/akarnya.

Apabila tidak disambung pun bisa tetapi tanaman akan rentan terhadap penyakit/hama dan mudah mati.  Supaya pembiakan mendapatkan tumbuhan yang prima alangkah baiknya mempergunakan pohon buah naga yang telah tua dan yang telah pernah menghasilkan buah. Sementara itu untuk batang buah naga kuning sebaiknya dipilih dari yang telah pernah berbuah.

Untuk media tanamnya Anda bisa mempergunakan campuran pupuk organik dari kotoran kambing dan tanah dengan perbandingan 1:1. Tanaman ini mesti memperoleh cukup sinar matahari.

Pemeliharaan tanaman ini relatif sederhana sebab hanya perlu disiram selama 1-2 minggu sekali ketika musim kemarau. Ketika musim hujan, tanaman tidak usah disirami kembali. Sementara itu  pemupukan bisa dilakukan 6 bulan sekali memakai pupuk organik.

Tanaman buah naga kuning ini memerlukan waktu kira-kira 1,5 tahun untuk bisa menghasilkan buah. Biasanya pada panen pertama banyaknya buah dalam satu pohon/tanaman cuma sedikit. Tanaman buah naga kuning memang berbuah lebih sedikit dibandingkan dengan buah naga merah. Disamping itu, ukuran buah naga kuning pun lebih kecil daripada buah naga merah.

Cara budidaya buah naga kuning lainnya ialah dengan cara pembibitannya. Sebelum bibit ditanam lahan mesti bebas dari gulma dan berbagai rumput liar. Kemudian persiapkan media tanam dari campuran sekam, tanah gembur, kompos, dan pasir dengan proporsi 1:2:3:2. Setelah itu media tanam itu diberi lubang dengan dalam kira-kira 40 cm.

Selanjutnya buat tiang berukuran 10 x 10 cm dan tingginya 2 m yang kelak akan ditancapkan pada tiap-tiap lubang dengan kedalamannya paling sedikit 10 cm. Kemudian media tanam dimasukkan ke dalam lubang sampai penuh. Lalu bibit ditanamkan di tiap-tiap lubang dan supaya tanaman tidak membusuk saat musim penghujan lebih baik lakukan pengapuran pada permukaan tanah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *