Cara Budidaya Buah Naga Dengan Stek

Urbanina.com - Buah naga atau dalam ilmu tumbuh-tumbuhan disebut Hylocereus undatus ini adalah salah satu jenis buah asal benua Amerika yang mengandung segudang manfaat untuk tubuh. Buah yang juga dikenal dengan nama pitaya ini populer lantaran banyak manfaatnya untuk kesehatan dan kecantikan. Banyak cara yang dapat dilakukan untuk membudidayakan tanaman yang cocok disantap oleh seluruh golongan usia ini. Tanaman buah ini dapat langsung ditanam pada sebuah lahan yang luas atau polybag/pot, tetapi sering juga orang melakukan budidaya buah naga dengan stek. Namun cara budidaya buah naga dengan stek ini seperti apa? Cara budidaya buah naga dengan stek (cara vegetatif) memang dinilai cukup tinggi tingkat keberhasilannya. Disamping itu, dengan metode stek ini bisa memacu pertumbuhan tanaman dan bibit yang dihasilkannya juga termasuk ke dalam bibit unggul. Tingkat keberhasilannya yang cukup tinggi dan menciptakan bibit unggul merupakan salah satu keunggulan metode stek ini. Langkah-langkah dalam melakukan cara budidaya buah naga dengan stek terhitung relatif mudah dan simpel sehingga akan mempermudah setiap orang yang baru akan memulai mempraktekkan sistem atau metode ini. Cara Budidaya Buah Naga dengan Stek [ ] Kesuksesan budidaya buah naga dipastikan oleh ketelitian Anda dalam mengambil bibit yang unggul. Bibit buah naga disebut unggul dan cocok untuk di-stek bila tanaman tersebut dalam keadaan sehat, batangnya berwarna hijau tua, dan sudah menghasilkan buah sekitar 1-4 kali. Batang tanaman buah naga yang sudah memproduksi buah dianggap akan melancarkan pertumbuhan dan mempunyai batang yang kokoh sehingga cocok sekali untuk di-stek. Batang tanaman buah naga yang masih terlihat muda pun dapat Anda gunakan untuk di-stek, tetapi hasilnya pasti tidak seperti bila mempergunakan batang yang sudah tua. Batang tanaman yang masih muda dinilai cukup lambat pertumbuhannya, disamping itu masih banyak berisi air sehingga akan mudah membusuk saat di-stek. Mengawali cara budidaya buah naga dengan stek dapat Anda lakukan dengan mempersiapkan terlebih dulu batang tanaman buah naga yang telah tua dan dalam keadaan sehat. Batang tersebut berukuran sekitar 4-8 cm dan cari tanaman yang mempunyai batang dengan panjang kira-kira 50-100 cm sebagai tanaman indukannya. Tanaman induk itu dipotong dengan meninggalkan sedikit batang sepanjang kira-kira 20 cm. Selanjutnya batang calon bibit dipotong sepanjang 20-50 cm dengan ujung batangnya dibikin lancip yang akan ditanam/ditancapkan di tanah. Batang yang lancip itu bermanfaat untuk mendorong pertumbuhan akar supaya mudah menyebar ke dalam tanah. Batang calon bibit dan batang induk yang sudah dibuat lancip ditanamkan di bagian bawah dengan cara berdekatan atau malahan menumpang ke dalam tanah. Untuk melindungi batang supaya tetap kokoh bisa disangga dengan kayu panjang atau besi yang ditalikan pada batang tanaman buah naga. Lalu berikan pupuk organik atau pupuk anorganik di seputar tanaman untuk memacu pertumbuhan. Dalam merawat tanaman buah naga Anda mesti tetap teratur melakukan penyiraman air dan bila perlu dapat ditambah dengan bermacam-macam jenis pupuk selaku tambahan nutrisi buat tanaman.

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *