Cara Budidaya Belimbing Dewi yang Tepat

Urbanina.com – Belimbing dewi merupakan jenis unggulan dari tanaman buah belimbing. Keunggulan dari jenis belimbing ini adalah bentuk buahnya yang proporsional, mempunyai kulit yang mengkilap, dan warnanya kuning jingga. Setiap buah belimbing dewi memiliki ukuran kira-kira 10-15 cm dengan berat rata-rata 200-250 gram. Tapi, bagaimana cara budidaya belimbing dewi?

Sebelum mengetahui cara budidaya belimbing dewi maka ada baiknya mengenal terlebih dulu syarat tumbuhnya. Tanaman belimbing dewi sangat ideal ditanam/dibudidayakan di lahan yang berada pada ketinggian 100-500 meter dpl. Daerah itu umumnya memiliki 7,5 bulan basah dan 4,5 bulan kering. Tanaman ini dapat ditanam pada nyaris segala jenis tanah. Upayakan keadaan lahannya terbuka dengan jumlah penyinaran sekitar 40-50% dan kadar keasaman tanah pada kisaran 5,5 – 7,5.

Cara Budidaya Belimbing Dewi yang Tepat []

Berikut urbanina beberkan cara budidaya belimbing dewi untuk bahan kajian.

Persiapan Lahan

Buat lubang tanam berukuran 50 x 50 cm atau 70 x 70 cm dan jarak antara lubangnya sekitar 5-7 meter. Tanah galian bagian atas dipisahkan dengan tanah bagian bawahnya. Lubang tanam tersebut didiamkan sekitar 1-2 minggu.

Pada waktu penanaman tanah galian bagian bawah dimasukkan terlebih dulu ke dalam lubang tanam. Tanah galian bagian atas itu dicampurkan bersama pupuk kandang (10 kg) dan NPK (0,25 kg). Campuran tersebut dimasukkan ke dalam lubang tanam sesudah bibit. Timbunan lubang tanam diupayakan menyerupai permukaan tanah yang berbentuk cembung. Pasang juga ajir untuk penanda lubang tanam itu.

Penanaman

Bibit belimbing dewi paling baik ditanam di awal musim hujan. Polybag yang membungkus bibit dibuang secara hati-hati tanpa merusak sistem perakaran. Bibit ditanam dalam posisi tegak ditambah dengan ajir untuk menyangganya. Upayakan bagian batang okulasi tidak ada yang ketutup dengn tanah.

Pemupukan

Saat tanaman belimbing dewi berumur 4 bulan dilakukan pemupukan susulan pertama dengan menggunakan pupuk NPK sebanyak 200-300 gr per pohon. Dalam masa umur 1-3 tahun harus diberikan pupuk NPK sejumlah 0,5-1 kg per pohon setiap tahun. Teknik pemupukannya yakni membuat parit sejauh 50 cm yang mengelilingi tajuk luar tanaman. Pupuk ditaburkan ke parit kemudian parit ditutup dengan memanfaatkan tanah di sekelilingnya. Dosis pupuk NPK ditambah untuk tanaman yang usianya 3 tahun lebih.

Pemangkasan

Pemangkasan dilakukan pada bagian pucuk dari bakal batang primer, terletak 1 cm di atas ruas ke 6. Lalu 2 cabang dari ruas yang tumbuh disisakan. Kemudian pangkaslah bagian ruas ke 4. Demikianlah pola selanjutnya sampai mendapatkan tajuk pohon belimbing yang sesuai dengan perencanaan dan harapan.

Perawatan

Buah-buah yang ada di bagian ujung ranting dibuang guna menambah kualitas buah belimbing, baik dari sisi tampilan ataupun ukuran. Buah yang terpilih lalu dibungkus menggunakan plastik untuk menangkal serbuan lalat buah. Biasanya buah mulai dibungkus semenjak berukuran segede kelereng.

Pemanenan

Biasanya tanaman belimbing mulai berbuah yang layak dipanen saat berusia dua tahun. Sementara itu saat pertumbuhan dari mulai bunga hingga buah matang sekitar 70-90 hari. Masa panen belimbing dapat dilakukan 3-4 kali setiap tahun dengan waktu panen besarnya jatuh pada bulan Juli-Agustus. Adapun ciri-ciri tanaman belimbing dewi sudah layak dipanen adalah bentuk buahnya telah penuh, warnanya menonjol jingga, dan permukaan kulit buahnya mengkilau.

Demikian 6 cara budidaya belimbing dewi yang baik dan benar sehingga hasil panennya optimal.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *