Cara Budidaya Tomat Organik

Cara Budidaya Tomat Organik

Urbanina.com – Tomat adalah salah satu jenis buah yang digolongkan sebagai sayuran dan biasa dikonsumsi sehari-hari tidak hanya masyarakat Indonesia tapi diseluruh belahan dunia. Tomat kaya akan vitamin, mineral serta antioksidan terutama vitamin C dan likopen yang bermanfaat bagi kesehatan. Tidak hanya itu tomat juga mengandung air dalam jumlah yang cukup tinggi sehingga baik dikonsumsi untuk mencegah dehidrasi. Saat ini tanaman tomat organik banyak kita temukan disupermarket terdekat dengan harga yang lebih mahal dibandingkan dengan tomat yang ditanam dengan cara konvensional. Jika anda ingin mendapatkan tomat organik segar setiap hari mengapa tidak coba menanamnya sendiri, apalagi tanaman tomat relative mudah ditanam dan cocok disegala kondisi cuaca termasuk cuaca panas perkotaan. Untuk itu simak cara menanam tomat organik berikut ini.

menanam tomat organik

Bahan dan alat yang dibutuhkan ;

  • Benih tanaman tomat, pilih benih dengan kualitas baik dan pelajari varietas tomat yang akan Anda tanam.
  • Polybag atau pot untuk meletakkan media tanam
  • Media tanam yakni tanah yang kondisinya lembab tapi tidak becek. Sebaiknya tanah yang digunakan untuk menanam tomat memiliki pH sekitar 5,5 hingga 6,5
  • Pupuk organik misalnya kompos atau pupuk kandang
  • Pestisida organik yang bisa dibuat sendiri atau diperoleh di toko pertanian.

Langkah menanam tomat organik

Dalam menanam tanaman tomat secara organik ada beberapa tahapan yang harus dilakukan yakni sebagai berikut

  1. Langkah pertama dalam menanam tomat secara organik adalah mempersiapkan alat dan bahan yang diperlukan. Benih tomat yang akan ditanam direndam dalam air hangat terlebih dahulu dan biarkan selama semalaman. Akan lebih baik jika benih tomat direndam dalam larutan campuran mikroba dan molase dalam takaran 1 hingga 10 ml dalam 1 liter air.
  2. Benih yang sudah direndam kemudian bisa dimasukkan dalam polybag yang sudah diisi dengan media tanam tanah yang dicampur dengan pupuk kompos atau pupuk kandang dengan perbandingan 1 : 1. Letakkan satu benih pada satu polybag yang telah disiapkan.
  3. Letakkan polybag yang sudah dimasukkan benih dalam ruangan yang teduh dan terlindung cahaya. Bagian atas polybag atau pot media tanam juga bisa ditutup dengan menggunakan Koran atau kain untuk mencegah paparan cahaya dari luar. Tunggu 2 hingga 3 minggu agar bibit tanaman tomat tumbuh dan telah memiliki daun sejati. Pastikan waktu penyemaian bibit, media tanam disiram secara rutin tapi jangan membuatnya terlalu becek, hal tersebut bisa menyebabkan kerusakan akar.
  4. Setalah dua atau tiga minggu, tanaman tomat yang telah tumbuh dapat dipindahkan ke lahan yang sudah disiapkan sebelumnya. Jika tetap menanam dipolybag maka hal itu akan lebih mudah karena tanaman tidak perlu ditransplantasikan pada media yang baru.
  5. Tanaman tomat yang dipindahkan pada lahan haruslah dilakukan pada sore hari agar tanaman tidak layu saat proses transplantasi. Selanjutnya tanah tempat menanam tomat bisa diberi pupuk dan disiram setiap pagi dan sore, akan tetapi ingatlah karena tanaman tomat tidak suka tanah yang becek maka siram secukupnya saja.
  6. Perawatan tanaman tomat yang perlu dilakukan adalah penyulaman dan pemangkasan daun pada ketiak batang agar tanaman dapat tumbuh lebih cepat. Jika tanaman tomat mulai tumbuh cukup tinggi maka sebaiknya pasang tongkat atau stik yang terbuat dari bamboo ditanah dimana tanaman tomat tumbuh. Tongkat tersebut akan membantu tomat tumbuh dengan tegak.

Jika dirawat dengan baik maka tanaman tomat bisa dipanen setelagh 75 hari penanaman atau sekitar dua hingga tiga bulan. Sediikit tips yang perlu diketahui, proses panen sebaiknya dilakukan saat cuaca sedang cerah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *