Budidaya Terong Dalam Polybag Berbuah Lebat

Budidaya Terong Dalam Polybag Berbuah Lebat

Urbanina.com – Nama terong di telinga orang Indonesia bukanlah sesuatu hal yang asing sebab tiap-tiap orang mengenalinya sebagai komoditi sayuran yang pastinya kaya akan sumber gizi seperti kalsium, vitamin K, mineral, dan masih banyak lagi yang bermanfaat untuk tubuh kita. Anda bisa menanamnya melalui budidaya terong dalam polybag yang mampu berbuah lebat.

Sesungguhnya budidaya terong dalam polybag ini cukup mudah karena perawatannya yang cukup sederhana. Selain itu tanaman sayur yang dalam bahasa Latin disebut Solanum melongena ini mudah tumbuh dan menghasilkan buah. Terong adalah tanaman sejenis perdu yang biasanya annual (setahun) ini tingginya dapat mencapai 60-90 meter.

Budidaya Terong Dalam Polybag Berbuah Lebat [ ]

Terong adalah anggota keluarga dari famili solanaceae dimana pada umumnya buahnya dibuat jadi olahan sayur yang memiliki nilai gizi tinggi.  Umumnya pada bagian batangnya memiliki duri. Bunganya berwarna antara putih sampai ungu dengan mahkotanya mempunyai 5 lobus. Benang sarinya memiliki warna kuning. Buahnya yang berisi tepung memiliki diameter sekitar 3 cm, bahkan bisa lebih besar lagi jika menanamnya dengan budidaya terong dalam polybag.

Menilik dari aspek botani, buah yang sekelas dengan beri ini mempunyai banyak biji kecil dan lembut. Biji-biji itu bisa dimakan, namun rasanya pahit sebab berisi alkaloid nikotin. Ini tidak aneh sebab terong merupakan saudara dekatnya tembakau. Berikut ini budidaya terong dalam polybag yang berbuah lebat.

Syarat Tumbuh

Ada hal-hal yang mesti diperhatikan dalam budidaya terong dalam polybag sebelum Anda menanamnya:

  • Memperoleh cukup sinar matahari.
  • Suhu udaranya berkisar 22-30o
  • pH tanahnya di kisaran 3 – 7.3.
  • Gunakan pupuk kandang, pupuk kimia sebagai pelengkap.

Penyemaian

  • Campuran tanah dan sekam dengan proporsi 1:1.
  • Jarak tanam antar bibit di dalam semaian paling sedikit 1 cm.
  • Penyiraman dilakukan dengan semprotan kecil atau percikan air supaya bibit tidak terbawa oleh arus air dari aliran air siraman tersebut.
  • Bibit siap dipindahkan ke dalam Polybag jika telah berumur 1 bulan.

Penanaman

  • Siapkan media tanam berupa campuran sekam, pupuk kandang dan tanah dengan proporsi 1:1:1.
  • Pilih bibit yang sudah memiliki sedikitnya 4 helai daun.
  • Beri lubang pada media tanam yang ada dalam polybag sedalam 5-10 cm.
  • Bibit dicabut dengan pelan-pelan supaya tidak rusak/patah lalu dipindahkan dan ditanamkan pada tiap-tiap lubang yang dibuat tadi dalam polybag.
  • Setelah itu tanah (media tanam) dipadatkan sedikit dengan pelan-pelan.

Pemeliharaan dan Perawatan

Rahasia dari kesuksesan budidaya terong dalam polybag ini berada pada pemeliharaan dan perawatan, diantaranya:

  • Lakukan penyiraman air secukupnya pada waktu pagi hari dan sore hari.
  • Buanglah daun yang sudah tua atau mengandung penyakit.
  • Penyiangan dilakukan terhadap rumput/tanaman liar penggangu.
  • Pasang ajir untuk menjaga supaya batang terong tidak roboh dengan tinggi kira-kira 100 cm dan lebar kira-kira 3-4 cm dengan cara mengikat batang ke peyangga. Boleh juga dengan aturan 4 buah peyangga batang di dalam 1 polybag.
  • Gunakan insektisida/fungisida organik bila tanaman terkena hama dan peyakitak di rekomendasikan.

Pemanenan  

Pemanenan terong mulai dilakukan bila telah berusia kira-kira 3-4 bulan. Sebaiknya panen dilakukan pada pagi hari atau sore hari. Pemanenan dilakukan dengan cara memetik buah terong beserta tangkainya. Alangkah baiknya pemanenan dilakukan 3 kali dalam seminggu.

Jika Anda mau memulai urban farming, menanam sayuran hidroponik, sayuran organik, mau menanam sistem akuaponik, sebaiknya Anda berkunjung ke www.store.urbanina.com di sini tersedia berbagai starterkit dan juga alat serta bahan untuk Anda yang mau mulai menanam. Atau bisa konsultasi ke 082227639118.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *