Budidaya Sayuran Organik Dalam Polybag

Budidaya Sayuran Organik Dalam Polybag

Urbanina.com –┬áCara menanam sayuran organik termasuk tidaklah sulit, cuma tentu saja kebutuhan terhadap pestisida dan pupuk sama sekali jangan memakai bahan kimia. Bahan yang dipergunakan merupakan bahan-bahan alami sehingga sayuran organik dikenal sebagai sayuran sehat yang memiliki cukup banyak peminat. Namun di pasar ketersediaan sayuran organik sangat terbatas dan sayuran ini tidak dijual di semua pasar. Oleh karena itu Anda bisa membuat budidaya sayuran organik dalam polybag di rumah sebagai alternatif untuk mencukupi kebutuhan Anda.

budidaya sayuran organik dalam polybag

Sayuran organik merupakan sayuran yang dibudidayakan tanpa memakai tambahan pestisida kimia maupun pupuk kimia. Dengan demikian sayuran ini menyehatkan untuk tubuh manusia karena kandungan dalam sayuran benar-benar alami. Teknik budidaya sayuran organik dalam polybag ini nyatanya pula amat baik bagi lahan yang ditanami karena lahan itu akan terbebas dari bahan kimia hingga tingkat kesuburannya tetap terpelihara. Terdapat sejumlah sayuran yang tidak sulit untuk dibudidayakan dengan cara organik karena kekebalannya pada serangan hama yang amat kuat, seperti selada, kangkung, sawi putih, sawi hijau, dan lainnya.

Nah, Anda dapat menyimak uraian berikut ini untuk bisa memulai budidaya sayuran organik dalam polybag.

 

Pembibitan

Pada media tanam yang sudah disediakan semaikan benih sayuran dengan jarak 2 cm. Untuk membuat media tanamnya bisa dengan cara mencampurkan tanah dengan kompos, perbandingannya 1:3 diletakkan di atas baki semai. Sirami secara rutin setiap pagi dan sore hingga biji itu tumbuh dan keluar daunnya.

 

Penyiapan Lahan

Buatlah campuran tanah dan kompos. Perbandingan antara tanah dan kompos sekitar 1:2.

 

Perawatan

Sebenarnya mudah melakukan perawatan untuk budidaya sayuran organik ini, tapi Anda perlu cermat setiap hari memeriksanya untuk mencegah sayuran organik dari kemungkinan terserang hama dan penyakit. Agar tanahnya tidak becek perlu secara rutin dilakukan penyiraman dengan kadar yang pas pada tiap-tiap pagi dan sore.

 

Penyiraman

Pada area sekitar sayuran perlu dilakukan penyiangan supaya rumput-rumput liar tak bisa tumbuh dan mengganggu pertumbuhan sayuran. Menutup rumput-rumput liar tersebut dengan plastik berwarna perak merupakan salah satu cara untuk menghambat pertumbuhan rumput liar, selain dipotong dengan mesin pemotong rumput atau dicabut dengan tangan.

 

Pemupukan

Beri pupuk cair organik yang cukup. Semprotkan pupuk itu pada daun sayuran atau mengalirkan pupuk cair organik pada sela-sela lahan.

 

Pengendalian Penyakit dan Hama

Anda perlu rutin mengamati kondisi sayuran organik karena memang sangat rentan diserang penyakit dan hama. Kendalikan penyakit dan hama secara fisik atau dengan menggunakan bahan-bahan alami untuk mengusir hama seperti cairan gula asam, minyak kamper, minyak serai, dan lainnya.

 

Pemanenan

Pemanenan dapat dilakukan sesuai dengan jenis sayurnya karena tiap-tiap jenis sayuran mempunyai masa panen yang berbeda-beda, namun tak jauh berbeda dengan sayuran biasa, begitu pula dengan cara pemanenannya. Anda dapat memanennya dengan bantuan alat sabit atau dicabut dengan tangan secara hati-hati agar sayuran lainnya tidak rusak.

Demikian cara budidaya sayuran organik dalam polybag. Selamat bercocok tanam dan semoga sukses.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *