Budidaya Cabe Keriting Organik Di Pot

Budidaya Cabe Keriting Organik Di Pot

Urbanina.com – Pada umumnya cabe keriting merupakan salah satu varietas cabe yang sangat dikenal masyarakat kita. Dibanding jenis cabe lainnya ternyata kebanyakan masyarakat lebih menyenangi jenis cabai keriting. Tingginya harga jual cabe keriting yang lumayan tinggi dipasaran bisa menjadi motivasi untuk sebagian kalangan, khususnya mereka yang memiliki kegemaran berkebun guna menanam cabe keriting di halaman rumahnya yang masih tersedia lahan kosong. Memang menghiasi halaman rumah dengan tanaman bunga masih banyak orang lebih memilihnya. Namun tidak ada salahnya bila kita menanam tanaman cabe yang lebih produktif dan bila ditanam dengan cara organik harga jualnya pun tentunya lebih mahal dan pastinya kita tak usah cemas terhadap dampak negatif pestisida atau pupuk buatan yang dipakai oleh para petani. Lantas, bagaimana cara budidaya cabe keriting organik di pot?

budidaya cabe keriting organik di pot

Berikut ini cara budidaya cabe keriting organik di pot:

  • Untuk dijadikan benih maka Anda harus memilih biji cabe yang baik yakni biji cabe yang memiliki ukuran panjang dan besar, biji benar-benar matang dan mulus pada badan buahnya. Pilihlah biji yang tenggelam ketika dilakukan perendaman dengan air pada biji cabe tersebut.
  • Siapkanlah pot yang sudah dilengkapi media tanam berupa campuran kompos, pasir dan tanah humus. Gunakan perbandingan 1:1:1.
  • Taburkanlah biji cabe di atas permukaan tanah di dalam pot kemudian tutupi dengan tanah humus yang tebalnya 1 cm.
  • Sirami media tanam yang sudah diisi bibit cabe keriting itu dengan air sampai kelembabannya kira-kira 60%.
  • Taruh pot media tanam cabai itu di lokasi yang terlindung dari cahaya matahari langsung.
  • Biarkan sampai tunas tumbuh dari bijinya dan menjadi bibit cabe.
  • Seleksi dilakukan saat bibit sudah berumur 7 hari. Pilih bibit cabe yang paling baik, daunnya paling banyak, batangnya tinggi besar, dan batangnya tegak lurus.

Tahapan berikutnya dari teknik budidaya cabe keriting organik di pot adalah tindakan perawatan, pemupukan, dan pengairan, diantaranya.

Lakukan penyiangan terhadap gulma dan tanaman liar di sekitar pohon cabe keriting.  Buanglah gulma dan rumput yang muncul di sekeliling tanaman. Berilah 1 minggu sekali pupuk kompos atau pupuk kandang. Atasi dengan memakai pestisida organik yang dibuat dari bahan-bahan alami dan tambahkan unsur hara yang diperlukan tanaman sesuai dengan gejala defisiensi yang timbul jika tanaman terserang hama atau gejala defisiensi

Layaknya budidaya cabe di kebun atau sawah, menanam cabe keriting di pot pun perlu dilakukan pemupukan. Hanya saja pupuknya sebaiknya menggunakan pupuk organik. Untuk lebih praktisnya Anda dapat menggunakan pupuk organik cair.

Cabe dalam pot tersebut biarkan saja tetap berada di tempat yang teduh selama sekitar 1 minggu pertama. Pada hari setelah pemupukan cabe keriting dalam pot sudah bisa dipindahkan ke tempat yang bisa mendapatkan cahaya matahari langsung cukup banyak setelah dilakukan pemupukan.

Rutinitas penyiraman/pengairan merupakan hal yang terpenting dari cara budidaya cabe keriting organik di pot. Untuk daerah perkotaan dianjurkan Lakukan penyiraman sedikitnya 1 kali sehari pada waktu sore hari jika Anda menanamnya di daerah perkotaan. Hal ini perlu dilakukan mengingat tanaman cabe keriting yang Anda tanam dalam pot hanya mendapatkan pasokan air dari kegiatan penyiraman saja.

Demikian tadi sepintas cara budidaya cabe keriting organik di pot. Semoga tulisan  ini memberi manfaat bagi Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *