Cara Mudah Memberi Pupuk Perangsang Buah Kelengkeng

Cara Mudah Memberi Pupuk Perangsang Buah Kelengkeng

Urbanina.com – Ada beberapa pilihan cara yang dapat dilakukan oleh seseorang ketika hendak menggunakan pupuk perangsang buah kelengekeng. Setidaknya ada tiga pilihan cara yang dapat dipilih yaitu dengan cara pemberian melalui daun tanaman, melalui batang, dan melalui akar. Diantara ketiga pilihan tersebut, cara yang paling diminati adalah cara pemberian melalui akar karena banyaknya kemudahan yang ada didalamnya. Orang tentu menginginkan kemudahan dalamsetiap langkah yang ia lalui untuk dapat menggunakan pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng. Dengan cara mudah memberi pupuk perangsang buah kelengkeng tersebut, orang tidak perlu susah payah untuk dapat menikmati buah kelengkeng/lengkeng yang melimpah bila proses yang ia lakukan berjalan lancar.

cara mudah memberi pupuk perangsang buah kelengkeng

Memang diperlukan cara mudah memberi pupuk perangsang buah kelengkeng yang dapat dilakukan siapa saja bahkan oleh pemula sekalipun. Karena, pemberian pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng tersebut dapat menghasilkan sesuatu yang besar yaitu dapat membuahkan tanaman kelengkeng/lengkeng yang hidup di dataran rendah. Apalagi negara Indonesia termasuk negara yang masih mengimpor buah yang satu ini. Jika lebih banyak orang yang tahu cara mudah memberi pupuk perangsang buah kelengkeng ini, maka akan lebih banyak pula tanaman kelengkeng/lengkeng yang dapat dibuahkan dengan cara mudah tersebut. Jika produksi kelengkeng/lengkeng dalam negeri semakin meluas dan semakin banyak, bukan tidak mungkin suatu saat Indonesia menjadi negara yang lebih baik karena sudah tidak perlu lagi mengimpor buah kelengkeng/lengkeng dari negara asing.

Dengan adanya cara-cara mudah yang dapat dilakukan untuk melakukan usaha pertanian kelengkeng/lengkeng, dampak positif yang diharapkan salah satunya adalah memang kemandirian negara dalam menyediakan buah kelengkeng/lengkeng. Dan adanya cara mudah memberi pupuk perangsang buah kelengkeng tersebut adalah salah satunya. Lalu, seperti apa prosedur yang dapat dilakukan untuk memberikan pupuk perangsang buah melalui akar tanaman tersebut? Berikut langkah-langkahnya.

  1. Siapkan pupuk perangsang buah

Penyiapan pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng dapat dilakukan dengan mudah. Untuk jenis pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng yang diberikan melalui akar, dapat diperoleh dengan membelinya di toko pertanian. Cukup dengan menukarkan sebagian uang, seseorang dapat memiliki pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng tersebut.

  1. Lakukan pelarutan pupuk perangsang buah

Pupuk perangsang buah yang diberikan melalui akar harus dilarutkan terlebih dahulu. Untuk pelarutan pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng ini juga dapat dikatakan mudah karena sudah ada dosis tertentu yang terletak di label kemasan pupuk yang dibeli tersebut. Yang perlu disiapkan mungkin adalah tempat larutan semacam ember dengan ukuran yang cukup besar apabila tanaman yang akan diberi pupuk tersebut cukup banyak.

  1. Memberikan larutan pupuk perangsang buah untuk tanaman

Dan setelah pupuk perangsang buah tersebut dilarutkan, maka tinggal diberikan terhadap tanaman melalui akar. Caranya, yaitu dengan mengocorkan larutan pupuk tersebut di sekitar tanaman agar nantinya akar tanaman dapat menyerapnya dengan mudah. Dan selesai.

Itulah prosedur yang dapat dilakukan ketika memberikan pupuk perangsang buah melalui akarnya. Cara diatas tentu dapat dilakukan dengan mudah, bahkan pemula juga bisa belajar dan mudah memahami prosedur diatas. Karena, pemberian pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng melalui akar tanaman diatas memiliki prosedur yang hampir sama dengan cara penyiraman tanaman pada umumnya.

Apabila pemberian pupuk dapat dilakukan dengan baik sesuai prosedur, maka tanaman akan segera berbunga. Semakin banyak bunga yang tumbuh, maka semakin baik. Dalam beberapa bulan, bunga-bunga yang tumbuh tersebut akan berubah menjadi buah kelengkeng/lengkeng yang dapat dipanen sehingga dapat segera dinikmati kesegaran buahnya.

Persiapan Pemberian Pupuk Perangsang Buah Kelengkeng

Persiapan Pemberian Pupuk Perangsang Buah Kelengkeng

Urbanina.com – Pemberian pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng dapat memberikan dampak positif yang disenangi oleh setiap petani kelengkeng/lengkeng dataran rendah. Manfaat utama yang paling dinantikan oleh para petani bukan lain adalah khasiatnya yang dapat membuahkan tanaman kelengkeng/lengkeng yang tadinya tidak dapat berbuah sama sekali, menjadi dapat berbuah sehingga dapat dipanen. Bahkan tidak hanya petani saja, setiap orang yang memiliki tanaman kelengkeng/lengkeng didepan rumahnya tentu juga menginginkan agar tanaman tersebut dapat segera berbuah. Dan pupuk perangsang buah inilah yang menjadi salah satu solusi yang tepat untuk membuahkan tanaman kelengkeng/lengkeng. Namun, untuk dapat berhasil berbuah, diperlukan beberapa langkah persiapan pemberian pupuk perangsang buah kelengkeng agar didapatkan hasil atau panen yang maksimal.

persiapan pemberian pupuk perangsang buah kelengkeng

Berbagai langkah persiapan pemberian pupuk perangsang buah kelengkeng ini dilakukan bukan lain adalah untuk mengantisipasi adanya potensi kegagalan tanaman dalam berbuah. Karena, meskipun pemberian pupuk tersebut dapat dilakukan dengan cukup mudah, tetapi karena persiapan pemberian pupuk perangsang buah kelengkeng yang kurang maksimal, maka tanaman kelengkeng/lengkeng tetap tidak dapat berbuah. Maka dari itu, harus ada langkah prosedur yang matang pada persiapan pemberian pupuk perangsang buah kelengkeng, agar pemberian pupuk tersebut dapat menghasilkan hasil yang maksimal. Dan pada artikel ini, Urbanina akan membahas mengenai apa saja persiapan matang yang perlu dilakukan sebelum memberikan pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng terhadap tanaman.

Tanpa basa-basi, berikut ini adalah beberapa persiapan yang perlu dilakukan :

  1. Memastikan kesiapan umur tanaman

Persiapan yang pertama adalah memastikan kesiapan umur tanaman. Ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan sebelum memberikan pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng, dan langkah yang pertama adalah dengan memastikan kesiapan umur tanaman. Hal ini penting dilakukan karena tanaman kelengkeng/lengkeng hanya akan mampu menyerap pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng apabila umurnya memang sudah cukup. Apabila umur belum cukup tetapi sudah diberi pupuk perangsang buah, maka hal ini hanya akan sia-sia saja karena tanaman tersebut akan tetap tidak dapat berbuah. Untuk tanaman kelengkeng/lengkeng jenis itoh, umur yang cukup siap untuk dilakukan pembuahan adalah ketika tanaman sudah berumur 2,5 tahun.

  1. Memastikan kesiapan pucuk daun

Hal yang kedua yang perlu dipersiapkan juga adalah memastikan kesiapan pucuk daun. Sebelum diberi pupuk perangsang buah, tanaman juga harus memiliki pucuk daun yang siap untuk diberi pupuk perangsang buah. Secara garis besar, pucuk daun yang siap diberi pupuk perangsang buah adalah ketika pucuk daun tersebut telah berumur setengah tua. Adapun umur setengah tua tersebut bisa ditandai dengan banyaknya pucuk daun muda yang jumlahnya kira-kira 10% lebih sedikit dibanding pucuk daun tua.

  1. Memastian kesiapan lingkungan

Hal yang terakhir yang perlu diperhatikan adalah untuk memastikan kesiapan lingkungan. Kekhawatiran akan terjadinya kegagalan dalam pemberian pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng tetap ada dibenak setiap petani yang melakukannya. Oleh karena itu, kesiapan lingkungan harus dipastikan tersebih dahulu agar dapat berhasil membuahkan tanaman kelengkeng/lengkeng yang ditanam.

Salah satu kesiapan lingkungan yang perlu diperhatikan adalah untuk memastikan bahwa setelah selesai pemberian pupuk perangsang pembuahan, tidak akan terjadi hujan di lingkungan tanaman kelengkeng/lengkeng tersebut. Karena, apabila hujan turun sesaat setelah pemberian pupuk tersebut, maka air hujan yang meresap ke tanah berpotensi menggeser larutan pupuk perangsang buah yang telah diberikan sebelumnya. Sehingga, sebelum nutrisi pada pupuk perangsang buah tersebut diserap dengan baik oleh tanaman, sudah terlebih dahulu hilang tergeser oleh air hujan yang meresap kedalam tanah.

Pemakaian Pupuk Perangsang Buah Kelengkeng Di Tabulampot

Pemakaian Pupuk Perangsang Buah Kelengkeng Di Tabulampot

Urbanina.com – Pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng juga dapat diberikan untuk tanaman kelengkeng/lengkeng yang ditanam di dalam pot. Karena, nutrisi yang terkandung didalam pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng tersebut tetap dapat bekerja dengan baik selama dosis yang diberikan adalah ukuran dosis yang benar. Dan keberadaan pot pada tabulampot kelengkeng/lengkeng tidak akan merubah dosis pupuk perangsang buah yang diberikan. Justru, keberadaan pot tersebut bisa menjaga agar dosis pupuk perangsang buah tetap terjaga. Tetapi, hal yang perlu diperhatikan dalam setiap pemakaian pupuk perangsang buah tersebut adalah aturan pemakaian. Termasuk pemakaian pupuk perangsang buah kelengkeng di tabulampot, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan agar menghasilkan hasil yang optimal.

pemakaian pupuk perangsang buah kelengkeng di tabulampot

Pemakaian pupuk perangsang buah kelengkeng di tabulampot dapat dikatakan lebih mudah dari pada pemakaian pada tanaman kelengkeng/lengkeng yang ditanam langsung ke tanah. Tetapi, sebenarnya kemudahan yang didapatkan tersebut juga tergantung dari mana menilainya. Kemudahan yang didapatkan pada pemakaian pupuk perangsang buah kelengkeng di tabulampot tersebut dikatakan demikian salah satunya karena tabulampot kelengkeng/lengkeng memang membutuhkan perawatan yang relatif lebih mudah dibandingkan pada tanaman kelengkeng/lengkeng yang ditanam langsung ke tanah. dan secara teknis, pemakaian pupuk perangsang buah kelengkeng di tabulampot kurang lebih sama dengan pemakain pada tanaman yang ditanam langsung ke tanah.

Untuk cara memberikan pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng di tabulampot, dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut :

  1. Pastikan terlebih dahulu bahwa umur tabulampot kelengkeng/lengkeng sudah cukup

Mudah saja, untuk mengetahui kesiapan tanaman kelengkeng/lengkeng didalam pot yang siap diberi pupuk perangsang buah, dapat diketahui melalui usia dan ciri-ciri fisik tanaman. Tabulampot kelengkeng/lengkeng yang siap diberi pupuk perangsang buah biasanya memiliki umru sekitar 2 tahun. Sedangkan ciri-ciri fisik dapat dikenali dengan batang tanaman yang kuat serta daun yang segar dengan warna hijau yang segar pula.

  1. Larutkan pupuk perangsang buah dengan air sesuai dosis

Langkah yang kedua adalah dengan melarutkan terlebih dahulu pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng yang akan diberikan terhadap tabulampot kelengkeng/lengkeng. Dosis untuk setiap pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng disesuaikan dengan aturan yang terdapat pada label kemasan pupuk perangsang buah.

  1. Berikan larutan pupuk perangsang buah ke tabulampot

Setelah tanamannya siap, dan pupuk perangsang buah juga telah siap, langkah yang selanjutnya adalah langkah untuk memberikan pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng tersebut ke tanaman kelengkeng/lengkeng yang ada didalam pot.

Pemberian larutan pupuk tersebut cukup mudah, yaitu dengan cara mengocorkan larutan pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng secara hati-hati. Asalkan proses pelarutan pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng tersebut berjalan sesuai aturan pada label, pemberian larutan pupuk perangsang buah ini akan lebih mudah. Mungkin yang perlu diperhatikan adalah ukuran pot apakah cukup besar atau tidak. Bila ukuran pot terlalu kecil, jangan sampai pemberian larutan pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng tersebut tumpah karena bolume air terlalu banyak untuk pot. Karena banyaknya larutan pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng yang tumpah akan menyebabkan larutan tersebut terbuah sia-sia.

Itulah beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika memakai pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng pada tabulampot kelengkeng/lengkeng. Apabila pemberian pupuk berjalan dengan baik, serta tabulampot kelengkeng/lengkeng juga memiliki ranting yang banyak, bukan tidak mungkin nantinya buah kelengkeng/lengkeng yang dihasilkan juga akan banyak. Banyaknya dompolan buah kelengkeng/lengkeng menjadi salah satu kesenangan tersendiri yang dimiliki oleh pemiliki tabulampot ketika berhasil membuah tanamannya menggunakan pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng.

Pupuk Perangsang Buah Kelengkeng Membantu Cepat Panen

Pupuk Perangsang Buah Kelengkeng Membantu Cepat Panen

Urbanina.com – Pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng banyak dicari petani bukan karena harganya yang terjangkau, melainkan karena manfaat pupuk tersebut yang luar biasa. Sehingga, meskipun kedai yang menjual pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng tersebut jaraknya jauh dengan rumah, tidak mengurangi semangatnya untuk membeli pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng tersebut. Hal ini dikarenakan manfaat yang didapatkan dari pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng tersebut memang dapat dikatakan luar biasa. Pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng tersebut dapat membuahkan tanaman yang tadinya belum berbuah. Tak hanya itu, panen buah kelengkeng/lengkeng dari penggunaan pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng tersebut juga dapat dikatakan cepat. Karena pupuk perangsang buah kelengkeng membantu cepat panen, pemilik tanaman tidak memerlukan waktu yang lama untuk dapat menikmati panen buah kelengkeng/lengkeng dari tanaman yang ia punya.

pupuk perangsang buah kelengkeng membantu cepat panen

Pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng memang diciptakan oleh ilmuwan di bidang pertanian untuk membuat pekerjaan petani menjadi lebih efektif dan efisien. Sehingga, selain dapat membuahkan tanaman kelengkeng/lengkeng dataran rendah, cara penggunaan pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng tersebut juga tidaklah sulit. Harapannya, dengan memanfaatkan pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng tersebut, petani dengan mudah dapat memanfaatkan lahan didataran rendah untuk dijadikan lahan pertanian kelengkeng/lengkeng dataran rendah. Tetapi, seiring berkembangnya ilmu pertanian, pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng tersebut juga bisa dipelajari oleh masyarakat luas sehingga mereka juga bisa membuahkan tanaman kelengkeng/lengkeng yang ia tanam di pekarangan rumah misalnya. Peran pupuk perangsang buah kelengkeng membantu cepat panen juga dapat dirasakan oleh masyarakat luas. Lalu, seberapa cepat masa panen yang pada tanaman kelengkeng/lengkeng apabila menggunakan pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng tersebut?Berikut penjelasannya.

Karena tidak banyak memakan waktu, dapat dikatakan bahwa pupuk perangsang buah kelengkeng membantu cepat panen. Dalam waktu kurang dari setengah tahun, petani maupun masyarakat yang memiliki tanaman kelengkeng/lengkeng akan dapat memanen buah kelengkeng/lengkeng setelah penggunaan pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng tersebut. Proses tersebut dapat dikatakan cepat mengingat hasil panen atau dompolan buah kelengkeng/lengkeng yang dihasilkan tanaman juga cukup banyak jika tidak terserang hama.

Jika dihitung lebih teliti lagi, rincian waktu yang dibutuhkan tanaman dalam sekali panen dengan bantuan pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng adalah sebagai berikut. Semisal hari ini adalah hari pemberian pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng, maka hari ini disebut hari ke-0. Pada hari ke-0 tersebut, tanaman kelengkeng/lengkeng telah diberi pupuk perangsang buah dengan proses pemberian yang berjalan lancar. Dengan perawatan yang benar, tanaman kelengkeng/lengkeng akan memperlihatkan reaksi  atau tanda yang positif di hari ke-40. Di hari ke-40 tersebut, tanaman kelengkeng/lengkeng akan mulai tumbuh bunga kelengkeng/lengkeng diujung rantingnya. Lebih banyak ranting yang tumbuh bunga tentu akan lebih baik.

Tanda tumbuhnya bunga  di hari ke-40 tersebut adalah tanda yang harus disyukuri dan diteruskan dengan merawat tanaman tersebut dengan baik di hari berikutnya hingga panen. Setelah dengan perawatan yang baik, maka buah kelengkeng/lengkeng akan dapat dipanen pada hari ke-150, atau sekitar 4-5 bulan setelah pemberian pupuk perangsang buah. Itulah gambaran waktu yang dibutuhkan untuk membuahkan tanaman kelengkeng/lengkeng dalam satu kali pembuahan.

Dengan hanya membutuhkan waktu yang cukup singkat tersebut, petani ataupun pemiliki tanaman kelengkeng/lengkeng juga disuguhkan dengan hasil panen yang berkualitas. Karena, pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng ini akan bereaksi dengan pupuk kandang maupun NPK yang telah diberikan pada tanaman sebelumnya sehingga pada akhirnya dapat membentuk dompolan buah yang banyak dan lezat. Selama tidak terserang hama, bantuan pupuk perangsang pembuahan ini dapat membuahkan tanaman kelengkeng/lengkeng dengan cepat dan dengan kualitas buah yang terjamin. Itulah bagaimana pupuk perangsang buah kelengkeng membantu cepat panen.

Kesalahan Penggunaan Pupuk Perangsang Buah Kelengkeng

Kesalahan Penggunaan Pupuk Perangsang Buah Kelengkeng

Urbanina.com – Pupuk perangsang pembuahan adalah pupuk yang harus dimiliki bagi mereka yang memiliki tanaman kelengkeng/lengkeng dataran rendah. Apalagi sebagai petani kelengkeng/lengkeng dataran rendah, tentu mereka tidak asing lagi dengan pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng tersebut. Namun selain pupuk tersebut memang dibutuhkan, pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng tersebut memang memiliki peran penting yang menguntungkan sang pemilik tanaman kelengkeng/lengkeng dataran rendah. Keuntungan tersebut apalagi kalau bukan panen buah kelengkeng/lengkeng yang dapat dinikmati manis buahnya. Karena kegunaannya yang sangat bermanfaat, penggunaan pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng tersebut juga membutuhkan ilmu yang perlu dipelajarai. Apabila tanaman tetap tidak dapat berbuah walaupun sudah diberi pupuk perangsang pembuahan, itu berarti ada yang sesuatu yang salah. Dan kesalahan penggunaan pupuk perangsang buah kelengkeng bisa jadi adalah penyebabnya.

kesalahan penggunaan pupuk perangsang buah kelengkeng

Kesalahan penggunaan pupuk perangsang buah kelengkeng tersebut tentu hanya akan menyebabkan kerugian yang dialami sendiri oleh petani atau sang pemiliki tanaman. karena, dia sudah berusaha keras untuk dapat membeli, mempelajari, kemudian memberikan pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng tersebut tetapi hasilnya kosong atau zonk. Seolah-olah usahanya selama ini hanyalah sia-sia. Namun meskipun hal tersebut dapat membuat putus asa, sudah sepatutnya bahwa orang tersebut harus mau mengakui kesalannya dalam menggunakan pupuk perangsang buah kelengken gsehingga tanaman gagal berbuah. Dengan mengakui kesalannya tersebut, dia bisa belajar dan bisa kembali mencoba menggunakan pupuk perangsang pembuahan. Percobannya yang kedua tentu dengan menghindari kesalahan penggunaan pupuk perangsang buah kelengkeng yang dia lakukan sebelumnya.

Beberapa kesalah penggunaan pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng yang berpotensi pernah dilakukan oleh petani maupun pemilik tanaman buah tersebut diantaranya ada 3, yaitu :

  1. Salah menentukan waktu pemberian pupuk

Ketiga kesalahan yang berpotensi dilakukan seseorang dalam menggunakan pupuk perangsang pembuahan tersebut akan kami bahas satu-persatu, untuk urutan yang pertama adalah salah dalam menentukan waktu pemberian pupuk. Hal ini wajar dilakukan oleh pemula yang menggunakan pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng tersebut. Aturan yang benar mengatakan bahwa tanaman yang siap diberi pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng adalah yang sudah memiliki umur tertentu dengan kondisi pucuk daun berumur setengah tua.

Kesalahan pertama ini lebih baik dihindari dengan cara mematuhi aturan yang ada. Pemberian pupuk perangsang pembuahan sebaiknya didahului dengan mengecek kesiapan tanaman yang dilihat dari umur tanaman dan juga umur pucuk daun.

  1. Salah pemilihan lingkungan

Kesalahan yang berpotensi dilakukan yang nomor dua adalah salah memilih lingkungan untuk tanaman kelengkeng/lengkeng yang ditanam. Kesalahan ini berpotensi terjadi bagi mereka yang menanam kelengkeng/lengkeng di pekarangan rumah yang rimbun. Lingkungan yang rumbun justru tidak baik untuk tanaman kelengkeng/lengkeng yang umurnya telah cukup untuk diberi pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng tersebut. Karena, tanaman kelengkeng/lengkeng dataran rendah membutuhkan pancaran sinar matahari yang cukup, bukannya lingkungan yang sejuk atau rimbun.

  1. Salah perawatan setelah pemberian pupuk

Dan kesalahan yang berpotensi dilakukan yang ketiga adalah salah dalam merawat tanaman disaat tanaman tersebut telah diberi pupuk perangsang pembuahan. Salah satu ancaman yang besar terhadap tanaman yang baru saja diberi pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng adalah turunnya hujan. Dengan turunnya hujan, maka air hujan akan meresap ke tanah yang sama dengan tanah tampat meresapnya pupuk perangsang buah yang baru saja diberikan. Apabila hal itu terjadi, maka dosis pupuk perangsang buah tersebut terancam pudar. Dan pada akhirnya, tanaman kelengkeng/lengkeng tidak dapat mengolah dengan baik pupuk perangsang buah yang dosisnya pudar tersebut.

Itulah ketiga kesalahan penggunaan pupuk perangsang buah kelengkeng yang berpotensi dilakukan. Oleh karena itu, kewaspadaan untuk menghindari kesalahan-kesalahan diatas sekiranya perlu ditingkatkan.

Apakah Petani Butuh Pupuk Perangsang Buah Kelengkeng?

Apakah Petani Butuh Pupuk Perangsang Buah Kelengkeng?

Urbanina.com – Petani kelengkeng/lengkeng yang menanam kelengkeng/lengkeng di dataran rendah tentu membutuhkan pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng agar usaha pertaniannya tersebut dapat berjalan dengan lancar. Dalam usahanya tersebut, petani menggunakan pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng untuk membuahkan tanaman kelengkeng/lengkeng yang mereka tanam. Karena, jenis kelengkeng/lengkeng dataran adalah salah satu jenis tanaman kelengkeng/lengkeng yang tidak bisa berbuah apabila tidak mendapatkan asupan pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng tersebut. Lalu, pertanyaan yang berbunyi apakah petani butuh pupuk perangsang buah kelengkeng muncul ke permukaan dan seolah-olah membutuhkan jawaban yang dapat dipertanggungjawabkan. Namun, jawaban dari pertanyaan tersebut sebenarnya sudah terjawab jelas yaitu bahwa petani memang butuh pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng.

apakah petani butuh pupuk perangsang buah kelengkeng

Pertanyaan apakah petani butuh pupuk perangsang buah kelengkeng sudah terjawab jelas bahwa petani membutuhkan pupuk tersebut. Namun, sampai sekarang terkadang masih ada yang mengajukan pertanyaan serupa dan tentu jawabannya pun juga serupa. Jawaban yang diberikan dari pertanyaan apakah petani butuh pupuk perangsang buah kelengkeng tersebut meskipun uraiannya berbeda, tetapi pada intinya tetap sama, yaitu petani membutuhkan pupuk tersebut. Karena bagi petani, pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng tersebut akan mereka manfaatkan sebagai obat perangsang pembuahan tanaman kelengkeng/lengkeng dataran rendah yang ia tanam. Dengan kata lain, tanaman kelengkeng/lengkeng yang dirawat dengan perawatan sebaik apapun, apabila tidak diberi pupuk perangsang buah tersebut tentu tidak akan dapat berbuah dengan baik pula.

Dengan penjalasan singkat tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa petani memang membutuhkan pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng yang mereka gunakan sebagai salah satu bahan untuk prosese pertanian kelengkeng/lengkeng yang ia geluti.

Apabila pertanyaan apakah petani butuh pupuk perangsang pembuahan sudah terjawab tetapi orang masih belum yakin juga, mungkin pertanyaan perlu diganti. Pertanyaan tersebut dapat diganti kata depannya sehingga berubah menjadi mengapa petani butuh pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng?. Dengan sedikit mengubah pertanyaannya, bisa saja jawaban yang didapatkan juga akan sedikit berbeda namun lebih jelas dari pertanyaan sebelumnya. Nah, lalu mengapa petani butuh pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng? Berikut ulasannya.

Untuk dapat menjawab pertanyaan diatas, maka perlu dijelaskan sedikit mengenai karakteristik tanaman kelengkeng/lengkeng dataran rendah di Indonesia. Langsung saja, karakteristik tanaman kelengkeng/lengkeng dataran rendah dapat dilihat dari penjelasan singkat berikut ini. Menurut sejarah, tanaman kelengkeng/lengkeng dataran rendah memiliki karakteristik khusus yang tentunya berbeda dengan tanaman kelengkeng/lengkeng dataran tinggi. Ketika tanaman kelengkeng/lengkeng dataran tinggi dapat berbuah dengan baik, maka berbeda dengan tanaman kelengkeng/lengkeng dataran rendah yang tidak dapat berbuah walaupun sudah berumur lebih dari 5 tahun.

Singkat cerita, tanaman kelengkeng/lengkeng dataran rendah yang memiliki karakteristik yang tidak menguntungkan tersebut mulai dipikirkan kembali oleh para ilmuwan agar dapat berbuah. Pada akhirnya, para ilmuwan menemukan formula yang tepat untuk dapat membuahkan tanaman kelengkeng/lengkeng dataran rendah tersebut, yaitu dengan cara pemberian pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng tersebut. Sejak saat itu, tanaman kelengkeng/lengkeng yang hidup didataran rendah sudah dapat berbuah tetapi dengan satu syarat yaitu harus diberi pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng terlebih dahulu.

Dari penjelasan yang singkat diatas, maka pertanyaan mengapa petani butuh pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng sudah terjawab dengan jelas. Dengan terjawabnya pertanyaan diatas, maka semakin jelas bahwa petani memang membutuhkan pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng tersebut. Pertanian kelengkeng/lengkeng dataran rendah pun hanya akan dapat berjalan dengan baik dan dapat memproduksi buah kelengkeng/lengkeng apabila pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng tersebut telah diaplikasikan atau diterapkan pada pertanian tersebut. Dan tidak perlu ditanyakan lagi apakah petani butuh pupuk perangsang buah kelengkeng karena jawabannya tentu iya.

Pupuk Perangsang Buah Kelengkeng Dengan NPK, Samakah?

Pupuk Perangsang Buah Kelengkeng Dengan NPK, Samakah?

Urbanina.com – Dalam usaha pertanian kelengkeng, ketrampilan petani memang harus diperhitungkan agar mendapatkan hasil panen yang memuaskan nantinya. Dan petani kelengkeng yang telah sukses tentu adalah sosok yang telah terbukti ketrampilannya untuk dapat merawat hingga memanen tanaman kelengkeng yang ia tanam. Salah satu ketrampilan petani adalah untuk dapat menggunakan pupuk bagi tanaman kelengkeng dengan baik dan benar. Karena, terdapat beberapa macam pupuk yang harus digunakan petani dalam usahanya bertani kelengkeng. Sebut saja salah satu pupuk yang digunakan tersebut adalah pupuk perangsang buah kelengkeng. Karena pupuk tersebut bersifat kimia, terkadang orang mengira bahwa pupuk perangsang buah tersebut merupakan pupuk NPK. Sehingga, mereka mengira bahwa pupuk perangsang buah kelengkeng dengan NPK adalah jenis pupuk yang sama. Lalu, apakah benar demikian ? Berikut penjelasannya.

pupuk perangsang buah kelengkeng dengan npk

Untuk mengetahui kebenaran dari pernyataan bahwa pupuk perangsang buah kelengkeng dengan NPK adalah jenis pupuk yang sama, sebenarnya dapat dilakukan dengan cara yang sederhana. Pertama-tama, seseorang harus memahami bahwa terdapat berbagai macam pupuk yang digunakan petani dalam usahanya bertani kelengkeng terutama jenis tanaman kelengkeng dataran rendah. Berbagai macam pupuk yang digunakan tersebut diantaranya adalah pupuk kandang, pupuk NPK, dan pupuk perangsang buah kelengkeng. Dari pemahaman tentang berbagai macam pupuk yang digunakan dalam pertanian kelengkeng tersebut orang dapat dengan mudah mengetahui bahwa tidak benar jika pupuk perangsang buah kelengkeng dengan NPK adalah jenis pupuk yang sama. Setelah mengetahui bahwa kedua jenis pupuk diatas adalah jenis pupuk yang berbeda tetapi sama-sama digunakan untuk tanaman kelengkeng, akan lebih mudah untuk membahas tentang dimana letak perbedaannya di paragraf berikutnya.

Perbedaan yang menonjol dari pupuk perangsang buah kelengkeng dengan NPK adalah pada penggunaannya atau fungsinya bagi proses pertumbuhan tanaman kelengkeng. Kita tahu bahwa pupuk perangsang buah kelengkeng adalah pupuk atau obat yang digunakan petani khusus untuk merangsang tanaman kelengkeng agar dapat berbuah. Sedangkan pupuk NPK adalah jenis pupuk yang digunakan petani hanya untuk memberi nutrisi yang berfungsi untuk membuat tanaman tumbuh lebih optomal, dan bukan untuk membuahkan tanaman kelengkeng. Dari perbedaan fungsi diatas, maka semakin jelas bahwa kedua jenis pupuk tersebut adalah jenis pupuk yang berbeda. Karena memiliki fungsinya masing-masing, pemakaian kedua jenis pupuk tersebut juga harus dioptimalkan dengan baik oleh petani kelengkeng itu sendiri.

Untuk lebih memperjelas adanya perbedaan antara pupuk perangsang pembuahan dengan pupuk NPK diatas,dapat kita lihat juga asal usul pupuk NPK yang sebenarnya sudah familiar di kalangan petani. Pupuk NPK adalah pupuk majemuk yang sudah umum digunakan oleh petani pada umumnya. Pupuk NPK ini mengandung komposisi dengan takaran tertentu yang terdiri dari nitrogen (N), fosfor (P), dan kalium (K). Ketiga zat kimia tersebut merupakan salah satu zat penting yang dibutuhkan tanaman untuk membantu pertumbuhan vegetatif,               membantu pertumbuhan akar dan tunas, serta membantu pembungaan. Sehingga, pupuk NPK ini banyak digunakan sebagai pupuk pembantu pula, yaitu untuk membantu pupuk utama yang digunakan pada suatu tanaman. Dengan begitu, jelas bahwa pupuk NPK ini tidak dapat disamakan dengan pupuk perangsang buah kelengkeng yangmenjadi pupuk utama yang berfungsi untuk membuat tumbuhan kelengkeng dapat berbuah.

Pada pertanian tanaman kelengkeng sendiri, pupuk NPK tersebut juga digunakan sebagai pupuk yang bersifat membantu. Pupuk NPK tersebut biasanya digunakan petani kelengkeng untuk diberikan kepada tanaman ketika bunga kelengkeng telah tumbuh. Harapannya, dengan pemberian pupuk NPK tersebut dapat membantu mengoptimalkan pertumbuhan bunga yang dimasa tersebut rawan diserang hama. Sehingga, ketika bunga yang dirawat dengan bantuan pupuk NPK tersebut dapat tumbuh dengan lebih sempurna dan dapat berubah menjadi buah kelengkeng yang lebih sempurna pula.

Antisipasi Gagal Panen Dengan Pupuk Perangsang Buah Kelengkeng

Antisipasi Gagal Panen Dengan Pupuk Perangsang Buah Kelengkeng

Urbanina.com – Pertanian kelengkeng/lengkeng di Indonesia terus mengalami kemajuan dari waktu ke waktu. Salah satu faktor penyebab kemajuan pertanian kelengkeng/lengkeng tersebut adalah berawal dari kemauan yang kuat dari petani Indonesia itu sendiri untuk memajukan pertanian kelengkeng/lengkeng di Indonesia. Berkat kemauan yang kuat dan usaha yang optimal dari para petani di Indonesia, kini Indonesia dapat memproduksi sendiri buah kelengkeng/lengkeng dari tanah sendiri. Namun, petani harus tetap memiliki tindakan antisipasif tersendiri agar tanaman kelengkeng/lengkeng yang ia tanam dapat berbuah dengan baik dan terhindar dari gagal panen. Salah satu langkahnya adalah langkah antisipasi gagal panen dengan pupuk perangsang buah kelengkeng. Langkah antisipasi tersebut memang sebenarnya diperlukan demi kebaikan petani itu sendiri.

antisipasi gagal panen dengan pupuk perangsang buah kelengkeng

Langkah antisipasi gagal panen dengan pupuk perangsang buah kelengkeng tersebut sebenarnya dapat dilakukan dengan konsep yang mudah dan sederhana. Hanya saja ketika dipraktekan, langkah tersebut memerlukan kecermatan yang baik dari petani itu sendiri. Pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng sendiri memang difungsikan sebagai obat atau formula nutrisi yang diperlukan tanaman agar dapat menghasilkan buah kelengkeng/lengkeng yang dapat dipanen di kemudian hari. Adapun langkah antisipasi gagal panen dengan pupuk perangsang buah kelengkeng tersebut memiliki konsep yang sederhana seperti yang akan kami tulis dibawah ini.

  1. Tanaman kelengkeng/lengkeng membutuhkan pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng

Petani kelengkeng/lengkeng yang ingin mengantisipasi kegagalan dalam bertani tanaman kelengkeng/lengkeng dataran rendah, harus memahami konsep sederhana yang satu ini. Konsep tersebut ialah bahwa tanaman kelengkeng/lengkeng membutuhkan pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng, karena digunakannya pupuk tersebut sebagai nutrisi atau obat yang dapat memicu pembuahan pada tanaman kelengkeng/lengkeng. Untuk lebih menekankan lagi, jenis tanaman kelengkeng/lengkeng dataran rendah lah yang membutuhkan pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng tersebut.

Dengan memahami konsep sederhana diatas, maka petani dapat memposisikan pupuk perangsang sebagai komponen penting untuk mengantisipasi gagal panen pada usaha pertanian kelengkeng/lengkeng yang ia geluti.

  1. Pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng membutuhkan petani

Konsep yang kedua ini terkesan ringan namun sebenarnya mengandung makna yang dalam. Seharusnya petani yang membutuhkan pupuk peangsang pembuahan, namun pada konsep diatas justru dibalik. Pada konsep yang kedua ini justru pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkenglah yang membutuhkan petani. Mengapa demikian? Berikut penjelasannya.

Konsep yang kedua ini sebenarnya adalah lanjutan dari konsep yang pertama. Dan kedua konsep tersebut adalah satu rangkain yang saling menyambung yang dapat dilakukan dalam langkah antisipasi gagal panen dengan pupuk perangsang buah kelengkeng. Yang dimaksud bahwa pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng membutuhkan petani adalah berkaitan dengan bagaimana pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng tersebut diaplikasikan ke tanaman. Tanpa petani yang memiliki ketrampilan yang baik dibidang ini, tidak mungkin pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng tersebut dapat diberikan ke tanaman dengan baik sehingga tanaman tersebut dapat membuahkan buah yang lebat.

Secara garis besar, pemberian pupuk perngsang buah kelengkeng/lengkeng tersebut harus diberikan ke tanaman kelengkeng/lengkeng dengan prosedur yang benar. Nah, prosedur yang benar tersebut harus dikuasai oleh petani sehingga dapat memberikan pupuk perangsang pembuahan yang sesuai dengan prosedur yang benar.

Itulah dua konsep sederhana yang mendasari tentang langkah antisipasi gagal panen dengan memanfaatkan pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng. Dari penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa petani tidak boleh ketergantungan pada pupuk perangsang pembuahan ketika mengantisipasi gagal panen. Tetapi, dirinya sendiri dibutuhkan untuk belajar dan menguasai ilmu tentang seluk-beluk pupuk perangsang pembuahan. Karena tanpa ilmu yang benar dari petani, pupuk perangsang buah tersebut bisa saja diberikan dengan prosedur yang salah sehingga menyebabkan kegagalan panen yang tidak diinginkan.

Sejarah Perkembangan Pupuk Perangsang Buah Kelengkeng

Sejarah Perkembangan Pupuk Perangsang Buah Kelengkeng

Urbanina.com – Sejarah perkembangan pupuk perangsang buah kelengkeng patut ditelusuri terutama bagi mereka yang memiliki mata pencaharian sebagai petani. Sehingga, selain sebagai petani yang mampu memproduksi ribuan kilogram buah kelengkeng/lengkeng, ia juga mengerti dan dapat menjawab ketika ditanya tentang sejarah pertanian kelengkeng/lengkeng. Dan salah satu hal yang menarik untuk dibahas adalah tentang sejarah perkembangan pupuk perangsang buah kelengkeng tersebut. Dengan pembahasan tema tersebut, orang awam yang bukan petani sekalipun akan penasaran dengan sejarah perkembangan pupuk perangsang buah kelengkeng yang seolah dapat menghidupkan pertanian kelengkeng/lengkeng di Indonesia dari kegelapan menuju terang hingga sampai sekarang ini.

sejarah perkembangan pupuk perangsang buah kelengkeng

Mengupas tuntas tentang sejarah perkembangan pupuk perangsang buah kelengkeng akan lebih lengkap jika dimulai dari awal masa keterpurukan pertanian kelengkeng/lengkeng yang ada di Indonesia. Sehingga, untuk menuju ke perkembangan atau kemunculan pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng tersebut, dapat dimengerti dengan lebih mudah. Tanpa basa-basi, pembahasan tentang sejarah pupuk perangsang buah kelengekeng berikut ini diawali dari munculnya mitos yang banyak dipercaya oleh masyarakat Indonesia tentang tanaman kelengkeng/lengkeng yang hidup di Indonesia.

Mitos tentang tanaman kelengkeng/lengkeng yang hidup di Indonesia tersebut tersebar di berbagai daerah Indonesia terutama yang hidup di dataran rendah. Meskipun tanaman kelengkeng/lengkeng dapat berbuah dengan baik di dataran tinggi, tetapi tanaman kelengkeng/lengkeng yang ditanam di dataran rendah selalu tidak dapat berbuah meskipun telah berumur lebih dari 10 tahun. Saat tanaman kelengkeng/lengkeng mencapai tinggi 10 meter sekalipun tanaman tersebut masih tidak bisa berbuah. Sehingga, muncullah mitos bahwa tanaman kelengkeng/lengkeng adalah salah satu tanaman buah yang tidak akan dapat berbuah jika ditanam di dataran rendah di Indonesia.

Sejak adanya mitos tersebut, tanaman kelengkeng/lengkeng yang ditanam di dataran rendah hanya mereka manfaatkan sebagai tanaman atau pohon perindang saja tanpa dapat menikmati buahnya karena tidak dapat berbuah. Sehingga, produktivitas pertanian kelengkeng/lengkeng hanya mengandalkan tanaman kelengkeng/lengkeng yang ditanam di dataran tinggi saja. Produktivits kelengkeng/lengkeng dari pertanian dataran tinggi tersebut tentu tidaklah cukup untuk memeuhi kebutuhan pasar, karena kawasan dataran tinggi di Indonesia hanya terdapat sekitar 20% saja.

Kondisi yang tidak baik untuk pertanian kelengkeng/lengkeng di Indonesia tersebut kemudian menjadi salah satu pemecut bagi para ilmuwan di Indonesia untuk melakukan berbagai riset dan penelitian agar dapat mendongkrak pertanian kelengkeng/lengkeng di Indonesia terutama yang ditumbuhkan di dataran rendah. Hal ini sebenarnya masuk akal dan memiliki potensi meskipun hanya kecil. Potensi tersebut setidaknya dapat dilihat dari betapa subur dan kokohnya tanaman kelengkeng/lengkeng yang ditanam di dataran rendah, meskipun pada akhirnya tidak dapat berbuah.

Setelah melewati berbagai masa bagi ilmuwan untuk memikirkan kemajuan pertanian kelengkeng/lengkeng , akhirnya permasalahan tanaman kelengkeng/lengkeng dataran rendah yang tidak dapat berbuah dapat diselesaikan. Dan cara penyelesaian masalah tersebut adalah dengan ditemukannya formula kimia yang tepat yang dikhususkan bagi tanaman kelengkeng/lengkeng dataran rendah agar dapat berbuah. Formula kimia tersebut telah disusun dengan sedemikian rupa agar cocok digunakan untuk kelengkeng/lengkeng dataran rendah tanpa memberikan dampak yang buruk bagi tanaman. Formula kimia tersebutlah yang sekarang ini biasa disebut pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng.

Sejak berkembangnya pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng, pupuk tersebut telah banyak digunakan oleh petani kelengkeng/lengkeng hingga saat ini. Hasilnya, petani kelengkeng/lengkeng dapat meraup keuntungan yang cukup besar dari usahanya bertani kelengkeng/lengkeng dengan bantuan pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng tersebut. Tak hanya bagi petani, pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng tersebut juga bisa diaplikasikan atau digunakan oleh mereka yang memiliki tanaman kelengkeng/lengkeng didepan rumahnya dengan prosedur penggunaan yang mudah dipahami.

Manfaat Pupuk Perangsang Buah Kelengkeng

Manfaat Pupuk Perangsang Buah Kelengkeng

Urbanina.com – Perkembangan teknologi pertanian di Indonesia telah banyak melahirkan berbagai inovasi yang dapat mempermudah petani dalam melakukan pekerjaannya. Salah satu contoh sederhana kemajuan pertanian tersebut dapat dilihat mulai dipergunakannya alat pengolah lahan yang bernama traktor. Petani yang dulunya menggunakan cangkul membutuhkan waktu hingga berminggu-minggu ketika mengolah lahan yang luas. Namun, saat ini petani hanya membutuhkan waktu beberapa hari saja untuk mengolah tanah karena mereka menggunakan traktor hasil dari kemajuan teknologi pertanian tersebut. Kemajuan di bidang pertanian tidak hanya terjadi pada peralatan pertanian saja, tetapi juga pada metode pembuahan tanaman seperti tanaman kelengkeng/lengkeng misalnya. Saat ini, petani sudah dapat menikmati manfaat pupuk perangsang buah kelengkeng yang dapat membuat tanaman kelengkeng/lengkeng berbuah lebat meskipun dibuahkan diluar musim.

manfaat pupuk perangsang buah kelengkeng

Manfaat pupuk perangsang buah kelengkeng tersebut memang sudah dapat dinikmati para petani untuk membuahkan buah kelengkeng/lengkeng diluar musim. Namun, sebenarnya masih terdapat beberapa manfaat lain yang bisa didapat petani dari menggunakan pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng tersebut. Namun, sebelum membahas lebih jauh tentang manfaat pupuk perangsang buah kelengkeng tersebut,lebih baik terlebih dahulu dibahas mengenai tujuan utama kemajuan pertanian berupa pupuk perangsang buah tersebut.

Sesuai dengan namanya, pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng dapat berupa obat atau nutrisi atau pupuk yang kegunaannya adalah untuk merangsang pembuahan tanaman kelengkeng/lengkeng dataran rendah. Berkat pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng tersebut, mitos tanaman kelengkeng/lengkeng tidak dapapt berbuah di dataran rendah juga telah terbantahkan. Selanjutnya, berikut ini adalah beberapa manfaat lainnya yang didapat dari pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng tersebut.

  1. Membuat tanaman berbuah diluar musim

Ada berbagai manfaat lain yang dapat diperoleh petani dari penggunaan pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng tersebut. Salah satu manfaat tersebut adalah dapat membuat tanaman berbuah diluar musim. Mengapa demikian? Berikut penjelasannya. Pada umumnya tanaman buah seperti rambutan, durian dan sebagainya hanya dapat berbuah di musim yang seharusnya tanaman itu dapat berbuah. Namun, hal itu berbeda dengan tanaman kelengkeng/lengkeng yang menggunakan pupuk perangsang buah tersebut. Dengan pupuk tersebut, petani dapat membuahkan tanaman kelengkeng/lengkeng yang ia tanam bahkan diluar musim buah kelengkeng/lengkeng sekalipun. Itulah alasannya mengapa manfaat pupuk perangsang buah kelengkeng salah satunya adalah dapat membuahkan tanaman diluar musim.

  1. Mempermudah penjadwalan panen

Manfaat lain yang didapatkan dari pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng adalah mempermudah petani dalam membuat jadwal panen kelengkeng/lengkeng yang akan dilakukan. Hal ini dikarenakan penggunaan pupuk perangsang buah kelengkeng/lengkeng tersebut memiliki batasan waktu antara masa berbuah dengan masa pemberian pupuk perangsang buah. Sehingga, dengan mengkalkulasi masa yang diperlukan tanaman dalam sekali panen, petani dapat menjadwalkan pemanenan yang selanjutnya sehingga usaha pertanian yang ia geluti menjadi lebih tertata.

  1. Menambah produktivitas petani

Manfaat pupuk perangsang yang ketiga dirasakan sendiri oleh petani. Berkat penggunaan pupuk perangsang buah tersebut, tanaman kelengkeng/lengkeng yang ditanam petani dapat dibuahkan kapan saja sesuai keinginan petani. Karena masa panen dapat dilakukan setelah tanaman berumur 4-5 bulan setelah pemberian pupuk perangsang buah, maka dalam waktu 6 bulan petani sudah dapat memiliki tanaman dengan sekali panen. Sehingga, apabila dilakukan penggunaan pupuk perangsang buah dibulan berikutnya, dalam 6 bulan petani tersebut sudah bisa memiliki panen buah kelengkeng/lengkeng untuk yang kedua kalinya.

Banyaknya masa panen dalam waktu yang lebih singkat dapat meningkatkan produktivitas buah kelengkeng/lengkeng oleh petani. Itulah yang dimaksud dengan manfaat pupuk perangsang buah kelengkeng dalam menambah produktivitas petani.