Cara Budidaya Hidroponik Brokoli di Pekarangan

Urbanina.com - Brokoli (Brassica oleracea) adalah tanaman sayur dari keluarga Brassicaceae (jenis kol berbunga hijau) yang berbentuk batang lunak. Tanaman yang banyak mengandung gizi ini diduga datang dari Eropa. Budidaya tanaman brokoli bisa dilakukan dengan berbagai cara, salah satu diantaranya dengan sistem hidroponik brokoli yang tanpa memakai tanah sebagai media tanamnya sehingga dapat menanamnya kapan saja. Apabila Anda tertarik ingin melakukan budidaya hidroponik brokoli, maka sebaiknya Anda harus benar-benar mengetahui bagaimana cara budidaya hidroponik brokoli yang tepat. Berikut ini panduan teknis cara budidaya hidroponik brokoli di halaman rumah. Cara Budidaya Hidroponik Brokoli di Pekarangan [] Persiapan Lahan dan Benih
  • Lahan dibersihkan dari gulma, tanahnya diratakan, tata botol untuk media budidaya di atas tanah rata tadi.
  • Pilih bibit jenis unggul, bebas hama dan penyakit, tidak cacat, tenggelam sewaktu direndam air serta bersih dari kotoran.
Penyemaian Satu per satu benih dimasukkan ke dalam polybag kecil yang berukuran 7-8 cm x 10 cm. Media penyemaian berupa campuran pupuk kandang dan tanah halus (1:2) sebanyak 90%. Media semai sebaiknya disterilkan terlebih dulu dengan mengkukusnya pada suhu udara berkisar 55-100oC selama 30-60 menit lalu diangin-anginkan. Pembibitan
  • Setiap hari lakukan penyiraman untuk menghindari terjadinya kekeringan pada pagi dan sore hari supaya biji brokoli bisa tumbuh baik.
  • Atur naungan. Pada masa perkecambahan, brokoli jangan terkena sinar matahari berlebihan. Buka persemaian setiap pagi sampai jam 10.00 dan sore harinya mulai jam 15.00.
  • Tutup naungan ketika turun hujan untuk mencegah curahan air hujan yang bisa merusak bibit.
  • Lakukan penyiangan pada tanaman lainnya yang dinilai menghambat pertumbuhan bibit dengan cara mencabuti gulma atau rumput lainnya yang hidup disela-sela tanaman utama.
  • Beri pupuk susulan dengan cara melarutkan secukupnya pupuk NPK ke dalam air untuk menyiram tanaman.
  • Cegah dan berantas hama serta penyakit yang menyerang biji yang belum tumbuh dan tanaman muda dengan menggunakan fungisida dan insektisida.
Penanaman
  • Lakukan penanaman pada media yang sudah dipersiapkan, yakni sekam.
  • Lakukan penanaman pada pagi atau sore hari sebelum matahari terik. Tiap-tiap-tiap botol ditanami 1 tanaman brokoli.
Pemeliharaan Tanaman
  • Saat penyemaian lakukan penjarangan cuma satu kali, yakni ketika berumur 10-15 hari. Jika bibit disemainya pada polybag tidak perlu dilakukan penjarangan.
  • Lakukan penyiangan secara hati-hati dan jangan terlalu dalam sebelum pemupukan dan bertepatan dengan penggemburan tanah sewaktu tanaman berusia 7-10 hari, 20 hari, dan 30-35 hari supaya tidak merusak sistem perakaran tanaman.
  • Lakukan perempalan cabang/tunas-tunas samping sedini mungkin untuk memelihara pertumbuhan tanaman induk supaya terpusat pada penyusunan bunga.
Hama dan Penyakit
  • Gunakan penanganan secara fisik jika masih dalam jumlah kecil.
  • Gunakan pestisida jika cara fisik telah tidak dapat mengatasinya.
Panen
  • Lakukan pemanenan jika massa bunga (curd) sudah padat dan maksimal ukurannya, namun kuncup bunga belum tumbuh.
  • Panen biasanya dilakukan pada umur 2-3 bulan, tergantung varietas/kultivarnya, dengan memotong tangkai bunga, sebagian batangnya, dan daun-daunnya dengan panjang 25 cm.
  • Kumpulkan brokoli di tempat yang terlindung dari paparan sinar matahari langsung supaya laju respirasi menurun.
.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *