Cara Menanam Brokoli Dengan Sistem Microgreen

Urbanina.com – brokoli adalah salah satu jenis sayuran yang memiliki banyak gizi baik bagi tubuh. Saking banyaknya gizi yang terdapat pada sayuran ini, maka sayuran ini bisa disebut sebagai sayuran dengan sejuta manfaat. Hal ini memang benar adanya karena sayuran brokoli ini memang memiliki berbagai manfaat baik bagi tubuh seperti bermanfaat untuk mencegah kanker, menjaga sistem saraf, menjaga kesehatan kulit dan tulang dan masih banyak lagi manfaat yang bisa anda dapatkan dari sayuran ini. Memang benar kalau dulu orang tua kita menyarankan anaknya untuk banyak mengkonsumsi sayuran, karena memang banyak manfaat yang bisa kita dapatkan terutama pada sayuran brokoli ini. Apa lagi kalau sayuran brokoli yang kita konsumsi adalah sayuran brokoli dari sistem microgreen, tentu kadar gizinya akan lebih utuh.

sistem microgreen

Mungkin sebagian dari anda sudah tidak asing lagi dengan nama sistem microgreen ini. Tetapi, bagi anda yang masih awan terhadap nama sistem microgreen ini, masih belum terlambat bagi anda untuk mengenal sayuran yang satu ini. Sayuran yang ditanam dengan sistem microgreen atau bisa disebut sayuran microgreen adalah sayuran yang ditanam kemudian dipanen pada saat sayuran masih berumur remaja. Keunggulan dari sayuran microgreen ini adalah lebih bernutrisi dibandingkan sayuran yang dipanen di umur biasa. Sehingga, kebanyakan sayuran microgreen ini dijumpai di restoran tertentu saja. Akan tetapi, sebenarnya anda pun bisa mendapatkan sayuran microgreen ini di rumah sendiri dengan cara menanam sendiri. Seperti apa cara menanamnya? Berikut penjelasannya.

Kali ini, kita akan mencoba untuk menanam microgreen dari sayuran brokoli yang kaya manfaat tersebut. Adapun alat dan bahan yang diperlukan adalah sebagai berikut:

  1. benih brokoli
  2. cocopeat
  3. papan semai
  4. kain kasa
  5. penutup semaian
  6. air secukupnya

Setelah semua alat dan bahan yang diperlukan telah siap, kita bisa langsung memulai langkah pertama yaitu langkah penyemaian benih brokoli. Waktu yang ideal untuk penyemaian ini tidak ditentukan, sehingga anda bisa memilih waktu luang anda kapan saja untuk memulai langkah ini. Pertama-tama, gunakan kain kasa yang sudah dilipat untuk diletakkan diatas papan semai. Hal ini dimaksudkan untuk menutupi bagian bawah papan semai agar tidak membuat media tanam bocor. Kemudian masukkan cocopeat secukupnya ke papan semai yang sudah dipasang kain kasa tersebut. Usahakan agar tidak terlalu padat akan tetapi juga jangan terlalu renggang.

Kemudian, siapkan benih lalu tebarkan di cocopeat secara merata. Setelah itu, lapisi kembali dengan cocopeat yang sedikit sekedar untuk agarbenih tidak tampak di permukaan cocopeat. Setelah benih tersebar di cocopeat, maka anda bisa mulai untuk memberikan air secukupnya. Anda bisa menggunakan gelas ukur untuk menyirami benih ini dengan pelan-pelan agar benih tidak berpindah tempat. Setelah selesai, anda bisa menutup semaian dengan penutup semaian yang telah disiapkan dan simpan selama 1-3 hari agar terjaga kelembabannya.

Keesokan harinya, kalau benih sudah ecah benih anda bisa mengenakan benih ke sinar matahari agar tanaman bisa segera tumbuh dan tanaman telah masuk tahap perawatan. Selama perawatan, akan lebih baik kalau tanaman selalu mudah mendapatkan sinar matari dan mudah mendapatkan air. Oleh karena itu, kalau dirasa tanaman perlu disiram, maka anda bisa menyiramnya dengan hati-hati. Microgreen bisa ditanam dalam waktu 14 hari, nah kalau tanaman sudah berumur 14 hari, anda bisa memanennya dengan memotong tanaman menggunakan gunting tanaman. Mudah bukan? Anda bisa mengkonsumsi microgreen langsung tanpa harus mengantri di restoran. Nah, bagi anda yang mau order paket microgreen, anda bisa order dengan cara klik disini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *