Cara Menanam Tomat Secara Hidroponik dengan Langkah Mudah di Rumah

Urbanina.com – Menanam tanaman nyatanya tidak sesulit yang selama ini dibayangkan, terlebih jika Anda memilih sistem hidroponik. Sistem bertanam ini gampang dilakukan sebab tidak memerlukan tanah untuk media tanamnya dan lahan. Terdapat beberapa jenis tanaman yang dapat ditanam dengan cara hidroponik, salah satu diantaranya adalah tomat. Lantas, bagaimana cara menanam tomat secara hidroponik?

Banyak sekali manfaat yang bisa didapat dari buah tomat yang dalam bahasa ilmiah disebut Solanum lycopersicum ini. Salah satu manfaatnya yakni sebagai sumber vitamin A yang lumayan tinggi. Cara menanam tomat secara hidroponik tidak begitu sulit, seperti halnya menanam tomat di lahan tanah (kebun/sawah), yang diperlukan adalah keuletan dan pengetahuan prosedur menanm supaya bibit tomat yang ditanam bisa tumbuh walaupun tidak mempergunakan media tanah.

Cara Menanam Tomat Secara Hidroponik [ ]

Berikut ini uraian singkat mengenai cara menanam tomat secara hidroponik dengan langkah mudah di rumah.

  1. Menyemai Bibit Tomat

Hal ini perlu dilakukan sebelum proses penanamannya dimulai. Anda dapat mempergunakan cocopeat untuk media semainya. Cocopeat merupakan serbuk sabut kelapa yang biasa dipergunakan untuk proses penyemaian ataupun untuk media tanam. Cocopeat dan biji tomat dibasahi kemudian biji tomat diletakkan di atasnya. Simpanlah cocopeat di tempat yang terlindung dari sinar matahari dan tunggu sampai daun serta akar tomat terlihat tumbuh, kira-kira 28 hari.

  1. Memindahkan Benih Tomat ke Dalam Media Tanam

Anda dapat memakai botol plastik bekas yang dipotong menjadi dua bagian. Tanaman tomat yang akarnya telah bersih dari sisa-sisa serbuk sabut kelapa dipindahkan ke dalam media tanam botol bagian atas yang posisinya diletakkan terbalik. Lalu busa digunakan untuk menopang tanaman supaya tetap berada di dalam wadah tersebut. Kemudian bagian botol yang satunya lagi dilapisi dengan plastik hitam pada bagian luarnya untuk menghindari tumbuhnya alga. Kedua bagian botol itu disusun dan tanaman tomat dirawat sampai tumbuh besar.

  1. Memindahkan Tanaman Tomat ke Dalam Media Tanam Yang Lebih Besar

Semakin besar tanaman maka akan semakin banyak pula nutrisi yang diperlukan oleh tanaman tersebut. Sebaiknya menggunakan wadah yang lebih besar (talang air PVC) supaya Anda tidak terlampau kerap mengganti atau mengisi ulang larutan nutrisi ke dalam botol di bagian bawahnya. Kemudian gunakanlah sterofoam yang telah diberi lubang untuk tempat botol bagian atasnya. Wadah diisi dengan larutan nutrisi, tetapi sebaiknya tidak boleh hingga menggenai semua bagian akar. Beri sedikit jarak supaya akar bisa bernapas.

  1. Perawatan

Tidak boleh lupa untuk terus memeriksa persediaan larutan supaya tanaman tomat selalu memperoleh nutrisi yang cukup. Tanaman akan terus tumbuh besar sampai keluar bunga lantas berbuah. Untuk jalannya pertumbuhan ini, tentu saja tanaman akan memerlukan nutrisi yang lebih banyak dari biasanyai. Bila Anda memeliharanya dengan benar, Anda akan memperoleh  hasil panen yang banyak dan buah tomatnya segar.

Demikianlha beberapa langkah mudah dan uraian singkat tentang cara menanam tomat secara hidroponik di pekarangan rumah. Bertanam tanaman buah tomat secara hidroponik tentunya  cocok sekali untuk diterapkan di rumah sebab tidak membutuhkan lahan yang terlalu luas untuk menanamnya.

Jika Anda mau memulai urban farming, menanam sayuran hidroponik, sayuran organik, mau menanam sistem akuaponik, sebaiknya Anda berkunjung ke www.store.urbanina.com di sini tersedia berbagai starterkit dan juga alat serta bahan untuk Anda yang mau mulai menanam. Atau bisa konsultasi ke 082227639118.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *