Tips Membeli Bibit Kelengkeng Secara Online

Urbanina.com – Membeli bibit kelengkeng secara online memang menyediakan berbagai kemudahan bagi pembeli. Dengan membeli secara online, pembeli tidak perlu panas-panasan ataupun hujan-hujanan di jalan ketika hendak membeli bibit kelengkeng secara online. Karena, proses pemilihan dan pembelian bibit kelengkeng/lengkeng dapat dilakukan didalam rumah didepan komputer, maka bibit kelengkeng/lengkeng akan datang dengan sendirinya setelah dikirimkan oleh penjual. Namun, kemudahan tersebut terkadang dimanfaatkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab untuk menipu pembeli. Mungkin sudah banyak kasus yang sampai di telinga pembaca bahwa penipuan melalui media online memang harus diwaspadai apalagi yang melibatkan uang yang cukup banyak. Termasuk bagi orang yang ingin membeli bibit kelengkeng secara online, diperlukan tips-tips berikut ini agar belanja online tersebut dapat berjalan dengan aman.

membeli bibit kelengkeng secara online

Tanpa basa-basi, berikut ini adalah beberapa tips-tips dari Urbanina yang dapat dipraktekan ketika hendak membeli bibit kelengkeng secara online.

  1. Memastikan kejelasan penjual

Penjual online yang jelas akan secara jujur mencantumkan keaslian identitasnya. Identitas tersebut bisa meliputi nama penjual, nomor aktif yang bisa dihubungi, alamat yang jelas, dan akun media sosial jika punya. Meskipun toko tersebut bersifat online, tetap saja harus memiliki alamat kantor yang jelas, atau minimal alamat dari mana bibit kelengkeng/lengkeng itu akan dikirim. Bila penjual tidak memiliki kejelasan diantara beberapa hal diatas, maka pembeli perlu hati-hati jika ingin membeli di penjual tersebut.

  1. Memastikan keaslian nomor rekening

Selanjutnya, perlu dipastikan jeaslian nomor rekening penjual online, karena proses pembayaran bibit yang dibeli secara online salah satunya adalah dengan mengirimkan uang ke rekening penjual. Caranya, pembeli dapat menanyakan keaslian nomor rekening penjual dengan menanyakannya ke petugas bank yang bersangkutan. Jika terdapat beberapa nama yang sama, maka nomor rekening tersebut dapat dipastikan asli. Tetapi, jika terdapat nama yang berbeda, bisa jadi penjual bibit online tersebut hanya akan menipu pembeli.

  1. Memastikan jenis bibit yang dibeli

Selanjutnya, pembeli harus dapat memastikan bahwa bibit yang ingin dibeli adalah bibit kelengkeng/lengkeng yang benar-benar dibutuhkan. Karena, jika sudah terlanjur dibeli, penjual tentu tidak akan bertanggung jawab jika pembeli lah yang salah dalam memilih bibit tersebut. Cara memastikannyanya, pembeli dapat menanyakan deskripsi bibit yang akan dibeli, agar dapat memastikan jenis bibit yang tepat. Misalnya, dengan menanyakan cara menanam dan merawat bibit tersebut. Penjual yang terpercaya sudah seharusnya menjawab dan memberikan penjelasan yang cukup kepada pembeli.

  1. Meminta garansi pengiriman bibit

Meskipun penjual bibit online tersebut mengirim barang dalam keadaan yang baik, bisa jadi ketika proses pengiriman terjadi hal-hal yang tidak diinginkan sehingga bibit tiba ke pembeli dalam keadaan rusak. Maka dari itu, ada baiknya pembeli meminta garansi pengiriman bibit yang dibeli kepada penjual.

  1. Meminta jaminan bibit terkait foto

Melalui foto yang bagus yang dipajang di website, pembeli dapat tergiur untuk membeli bibit kelengkeng/lengkeng. Namun, sebaiknya pembeli harus lebih berhati-hati, karena foto yang dipajang di website terkadang berbeda dengan bibit sebenarnya yang dijual. Maka dari itu, pembeli harus meminta jaminan kepada penjual agar bibit yang dibeli nantinya tidak mengecewakan.

  1. Melihat testimoni

Testimoni adalah salah satu wadah yang bisa dijadikan pembeli untuk melihat seberapa bagus bibit kelengkeng/lengkeng yang dijual di toko online tersebut. Testimoni adalah kesaksian asli atau komentar tentang bibit yang dijual, yang dilontarkan oleh orang yang sudah pernah membeli. Testimoni biasanya ditampilkan di website milik penjual. Bila testimoni tersebut berisi komentar positif, maka bibit kelengkeng/lengkeng yang dijual bisa dikatakan bagus, namun justru sebaliknya jika testimoni berisi komentar yang negatif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CLOSE
CLOSE