Pupuk Perangsang Buah Kelengkeng Dengan NPK, Samakah?

Urbanina.com – Dalam usaha pertanian kelengkeng, ketrampilan petani memang harus diperhitungkan agar mendapatkan hasil panen yang memuaskan nantinya. Dan petani kelengkeng yang telah sukses tentu adalah sosok yang telah terbukti ketrampilannya untuk dapat merawat hingga memanen tanaman kelengkeng yang ia tanam. Salah satu ketrampilan petani adalah untuk dapat menggunakan pupuk bagi tanaman kelengkeng dengan baik dan benar. Karena, terdapat beberapa macam pupuk yang harus digunakan petani dalam usahanya bertani kelengkeng. Sebut saja salah satu pupuk yang digunakan tersebut adalah pupuk perangsang buah kelengkeng. Karena pupuk tersebut bersifat kimia, terkadang orang mengira bahwa pupuk perangsang buah tersebut merupakan pupuk NPK. Sehingga, mereka mengira bahwa pupuk perangsang buah kelengkeng dengan NPK adalah jenis pupuk yang sama. Lalu, apakah benar demikian ? Berikut penjelasannya.

pupuk perangsang buah kelengkeng dengan npk

Untuk mengetahui kebenaran dari pernyataan bahwa pupuk perangsang buah kelengkeng dengan NPK adalah jenis pupuk yang sama, sebenarnya dapat dilakukan dengan cara yang sederhana. Pertama-tama, seseorang harus memahami bahwa terdapat berbagai macam pupuk yang digunakan petani dalam usahanya bertani kelengkeng terutama jenis tanaman kelengkeng dataran rendah. Berbagai macam pupuk yang digunakan tersebut diantaranya adalah pupuk kandang, pupuk NPK, dan pupuk perangsang buah kelengkeng. Dari pemahaman tentang berbagai macam pupuk yang digunakan dalam pertanian kelengkeng tersebut orang dapat dengan mudah mengetahui bahwa tidak benar jika pupuk perangsang buah kelengkeng dengan NPK adalah jenis pupuk yang sama. Setelah mengetahui bahwa kedua jenis pupuk diatas adalah jenis pupuk yang berbeda tetapi sama-sama digunakan untuk tanaman kelengkeng, akan lebih mudah untuk membahas tentang dimana letak perbedaannya di paragraf berikutnya.

Perbedaan yang menonjol dari pupuk perangsang buah kelengkeng dengan NPK adalah pada penggunaannya atau fungsinya bagi proses pertumbuhan tanaman kelengkeng. Kita tahu bahwa pupuk perangsang buah kelengkeng adalah pupuk atau obat yang digunakan petani khusus untuk merangsang tanaman kelengkeng agar dapat berbuah. Sedangkan pupuk NPK adalah jenis pupuk yang digunakan petani hanya untuk memberi nutrisi yang berfungsi untuk membuat tanaman tumbuh lebih optomal, dan bukan untuk membuahkan tanaman kelengkeng. Dari perbedaan fungsi diatas, maka semakin jelas bahwa kedua jenis pupuk tersebut adalah jenis pupuk yang berbeda. Karena memiliki fungsinya masing-masing, pemakaian kedua jenis pupuk tersebut juga harus dioptimalkan dengan baik oleh petani kelengkeng itu sendiri.

Untuk lebih memperjelas adanya perbedaan antara pupuk perangsang pembuahan dengan pupuk NPK diatas,dapat kita lihat juga asal usul pupuk NPK yang sebenarnya sudah familiar di kalangan petani. Pupuk NPK adalah pupuk majemuk yang sudah umum digunakan oleh petani pada umumnya. Pupuk NPK ini mengandung komposisi dengan takaran tertentu yang terdiri dari nitrogen (N), fosfor (P), dan kalium (K). Ketiga zat kimia tersebut merupakan salah satu zat penting yang dibutuhkan tanaman untuk membantu pertumbuhan vegetatif,               membantu pertumbuhan akar dan tunas, serta membantu pembungaan. Sehingga, pupuk NPK ini banyak digunakan sebagai pupuk pembantu pula, yaitu untuk membantu pupuk utama yang digunakan pada suatu tanaman. Dengan begitu, jelas bahwa pupuk NPK ini tidak dapat disamakan dengan pupuk perangsang buah kelengkeng yangmenjadi pupuk utama yang berfungsi untuk membuat tumbuhan kelengkeng dapat berbuah.

Pada pertanian tanaman kelengkeng sendiri, pupuk NPK tersebut juga digunakan sebagai pupuk yang bersifat membantu. Pupuk NPK tersebut biasanya digunakan petani kelengkeng untuk diberikan kepada tanaman ketika bunga kelengkeng telah tumbuh. Harapannya, dengan pemberian pupuk NPK tersebut dapat membantu mengoptimalkan pertumbuhan bunga yang dimasa tersebut rawan diserang hama. Sehingga, ketika bunga yang dirawat dengan bantuan pupuk NPK tersebut dapat tumbuh dengan lebih sempurna dan dapat berubah menjadi buah kelengkeng yang lebih sempurna pula.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *